MS Hidayat: Krisis Gas Hambat Pertumbuhan Industri
Metrotvnews.com, Jakarta: Rencana perusahaan gas negara memotong pasokan gas ke sektor industri masih terus menuai kritik. Setelah banyak industri mengeluhkan kekurangan pasokan gas kini Menteri Perindustrian MS Hidayat mengaku, krisis gas membuat pemerintah sulit mencapai target pertumbuhan industri.
Bila krisis gas berlanjut pertumbuhan industri dipastikan tidak akan mencapai target sebesar 5,5 persen tahun ini. Pertumbuhan industri yang rendah akan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain industri keramik, kekurangan pasokan gas juga dikeluhkan perusahaan asing di Indonesia. Semula, Perusahaan Gas Negara berencana memotong pasokan gas ke industri hingga sebesar 20 persen mulai 1 April mendatang. Kekurangan ini disinyalir karena kelebihan pasokan ke PT Chevron dan ekspor Conoco Philips ke Singapura. Hingga kini banyak pihak yang mendesak pemerintah mengambil langkah politis demi membela kepentingan nasional.(DOR)



