Raja Erizman Bantah Terlibat Markus

Metro Pagi / Hukum & Kriminal / Jumat, 19 Maret 2010 05:26 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Dua Ekonomi Khusus Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Raja Erizman juga membantah tudingan eks Kepala Bareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal (Pol) Susno Duadji. Baru-baru ini Susno membeberkan adanya praktik makelar kasus di Polri.

"Kalau mau dikatakan, semua sesuai aturan permainannya, perkara sudah dikirim dan aturan money loundring (pencucian uang) sudah diterima kejaksaan (P21). Dan waktu membuka ini pun di zaman Pak Susno. Jadi, tidak ada yang mengalir ke polisi," jelasnya.

Raja Erizman menolak dikaitkan dengan uang hasil penggelapan di tubuh polri. Menurutnya, masalah ini akan terus didalami dan pemeriksaan tak dihentikan. (*****)



Bookmark and Share

KOMENTAR [6]

  • Wong Ndeso, Minggu, 21-Maret-2010

    Bersyukur karena Pak Susno sebagai seorang jenderal bintang tiga nggak memiliki rasa OKNUM korp nya tetapi justru memiliki rasa korp nya yg tinggi sehingga berani membuka tabir kasus2 yg mungkin dapat menodai korp nya sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Maju terus Pak Susno rawe rawe rantas malang malang putung rakyat sekarang sudah semakin cerdas diera keterbukaan ini siapa yg tidak mau berubah akan terlindas oleh zaman.

  • dadi, Jumat, 19-Maret-2010

    Ah....! MetroTv buat berita ada2 ajah! Polri itu kan pelayan, pengayom masyarakat dan digaji masyarakat melalui pajak-pajak. Mana mgkn mereka mencuri uang rakyat. Lagian polisi2 di Indonesia kan profesional. Coba perhatikan di jalan raya, Kalo ada tilang kan semua diteruskan ke pengadilan, jd uang itu semua disetro ke negara. Polisi kita kan orang2 mulia, jujur, tak berdosa, tidak arogan lagi. Tengok di beberapa sel Polsek, kl ada yg mau besuk kel, sahabat2 yg ditahan kan dikasih aja dan tdk minta pengertian dlm bentuk rupiah. Apa lg kalau ada yg berdamai kan polisinya tdk mau minta uang, kalo ada cabut pengaduan, kan polisi juga tak perlu dibayar. Mereka juga pintar2, tidak sebodoh kita masyarakat. Makanya banyak orang pengen masuk polisi dengan menyuap dan memberikan uang sebanyak mungkin yang penting lulus.

  • dudy, Jumat, 19-Maret-2010

    prihatin sekali thd polisi, seorg bintang 3 kok ngak punya rasa korp nya. apakah seorg susno berssssih???? 1 juta % tidak yakin. ini mungkin beliau tdk dpt cepretan atau sindrom tdk dapat jabatan. ingin populitas. ia maling teriak maling. mudah2an polisi dpt memperbaiki diri.

  • mantra, Jumat, 19-Maret-2010

    PRAKTEK MARKUS SDH ADA SEJAK JAMAN KEN AROK, KALO SKRG JD BOMMING ITU KRN YG JD MARKUS PARA PENEGAK HUKUM ITU SENDIRI, MUNGKIN PERNYATAAN PAK SUSNO TDK BERLEBIHAN...!!! KALO PD KENYATAANNYA MEMANG ADA MARKUS DI POLRI, YA SIKAT SJ OKNUMNYA, POLISI HRS BERANI BERUBAH...!!!

  • Yohanes Edy, Jumat, 19-Maret-2010

    Kalau pernyataan susno itu benar berarti ditubuh polri perlu adanya pembenahan, markus bisa diberantas apabila polisinya adalah robocop, sedangkan yang jadi hakimnya adalah hakim bau.........................

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *