PBB-Pakta Kolektif Teken Kerja Sama
Metrotvnews.com, Mokswa: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Bank Ki-Moon menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pakta Pertahanan Negara-negara bekas Uni Soviet yang dipimpin Rusia. Kelompok ini dipandang sebagian pihak sebagai kekuatan penyeimbang Pakta Atlantik Utara (NATO).
Perjanjian diteken Ban Ki-Moon dan Niklai Bordyuzha, Ketua Organisasi Pakta Kolektif aliansi tujuh negara-negara bekas Uni Soviet yang didominasi Mokswa. Ban mengatakan, PBB harus bekerja sama dengan kelompok pertahanan keamanan di wilayah bekas Uni Soviet ini.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan, Mokswa ingin bekerja sama dengan PBB terkait masalah Afganistan. Karena perdagangan heroin Afganistan telah menjadi ancaman bagi stabilitas dunia.
Dalam wawancara dengan sebuah televisi Rusia, Ban Ki-Moon mengimbau Israel membatalkan rencana membangun pemukiman baru di kawasan sengketa Yerusalem Timur. Pengumunan Pemerintah Israel yang akan membangun sedikitnya 1.600 rumah Yahudi dinilai sangat kontraproduktif. Israel menduduki Yerusalem Timur dalam perang Timur Tengah tahun 1967.(DOR)



