Rupiah Melemah
Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah menguat cukup tajam pekan ini, rupiah agaknya harus rela untuk kembali terkoreksi oleh dolar Amerika Serikat. Pada pembukaan perdagangan Jumat (19/3) pagi ini, kurs rupiah turun 15 poin dibanding penutupan kemarin.
Menurut Head of Treasury OCBC NISP Suryanto Chang, rupiah harus menunggu beberapa hari ke depan untuk kembali menguat. Bahkan hari ini ada potensi melemah atas dolar AS.
Untuk bisa menguat, rupiah butuh support dari mata uang euro. Namun euro sendiri masih terseok atas dolar AS karena belum ada keputusan bail out yang jelas dari Uni Eropa terkait masalah keuangan Yunani.
Suryanto menambahkan, di dalam negeri sendiri sebenarnya arus modal asing yang masuk sangat besar. Tapi, dolar yang sedang menguat secara global, ditambah kebutuhan dolar dalam negeri juga sedang meningkat, membuat rupiah tertekan. Hari ini, rupiah diperkirakan bergerak sangat sempit di level Rp9.120 sampai Rp9.150 per dolar AS.(DSY)



