Presiden SBY Memahami Alasan Obama

Headline News / Polkam / Jumat, 19 Maret 2010 10:10 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menerima penundaan kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia. Presiden menyatakan bisa memahami situasi politik terkini di Washington. Hal itu disampaikan Staf Khusus Presiden SBY Bidang Hubungan Internasional Dino Patti Djalal dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (19/3) pagi.

Dino Patti Djalal menyebutkan, kabar penundaan kunjungan Presiden Obama diterima Presiden SBY pukul 22.30 WIB, Kamis kemarin. Obama langsung yang mengontak Presiden SBY. Sebelumnya, memang terjadi komunikasi intens antara pihak Istana Negara dan Washington DC menyoal rencana penundaan kunjungan Obama.

Pada kesempatan ini Dino pun memastikan bahwa penundaan itu tidak terkait dengan situasi dan kondisi Indonesia. Menurut Dino, penundaan hingga pada Juni mendatang agar Presiden Obama bisa membawa serta keluarganya, istrinya Michele dan dua putrinya, Malia Obama (10 tahun) dan adiknya, Sasha (7 tahun). Sejauh ini, belum ada kepastian tanggal kedatangan Obama pada Juni nanti. Namun, Dino memperkirakan Obama akan datang pada pertengahan Juni.

Semula Presiden Obama dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 23 - 25 Maret mendatang. Penundaan ini merupakan kali kedua. Obama sebelumnya menunda kujungannya ke Indonesia dan Australia, yang semula dijadwalkan 18 - 24 Maret menjadi 20 Maret hingga 26 Maret. Obama menunda kunjungannya karena tengah berupaya menggolkan Rancangan Undang-Undang Reformasi Kesehatan di senat dan kongres Amerika.(DSY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [3]

  • Mohammad Dawoed, Sabtu, 20-Maret-2010

    Obama mau datang atau tidak, itu sepenuhnya hak beliau dengan berbagai alasan yang rasional. Saya merasa bangga bahwa kita semua ternyata sudah mempersiapkan kedatangannya, akan tetapi beliau tidak datang. What next.......... ? Mudah mudahan hal ini akan menjadikan kita sebagai bangsa Indonesia semakin menyadari betapa besarnya arti sebuah silaturahim antar kedua negara.

  • Jerry Radissa, Jumat, 19-Maret-2010

    SBY NGACA DONG KEBIJAKAN ANDA TERLALU KONSERVATIF DAN PROGRAM-PROGRAM PRO RAKYAT HANYA ISAPAN JEMPOL BELAKA !!!! ANDA HARUS ANGKAT KAKI DARI ISTANA RAKYAT !!!

  • mangudel, Jumat, 19-Maret-2010

    Ada istilah bagaikan Ustadz di negeri maling, istilah ini muncul pada masa Jaksa Agung Abdurahman Saleh menjadi Jaksa Agung RI. Istilah ini mungkin sangat tepat pula untuk kepemimpinan SBY sekarang ini. Betapa tidak SBY yg menurut mangudel memiki keinginan untuk menjadikan negara ini menjadi lebih baik justru sangat banyak diselimuti oleh orang2 yg tidak memiliki integritas moral, mental, spiritual dan etika yg baik. Profil SBY cukup memiliki kepribadian yg baik namun tidak didukung oleh keberanian mengambil keputusan pada banyak kasus-kasus yg bersinggungan dengan persoalan hukum dan penyalahgunaan kekuasaan. Kadang2 menimbulkan kesan seolah2 SBY selalu cuci tangan terhadap kasus yg dihadapi bangsa ini. Pada kasus Kriminalisasi KPK, seolah presiden cuci tangan dengan mengembalikan kasus ini pada plisis dan jaksa, yg sebelumnya telah dibentuk tim pencari fakta namun kasus ini dikembalikan kembali pada polisi dan jaksa. Padahal kasus ini muncul dikarenakan ulah dari "penyidikan orang2 kejaksaan dan kepolisian". Pada kasus Antasari pun demikian, Preisiden tidak sedikitpun memberi perhatian untuk kasus yg sangat berbau rekayasa baik dalam penyelidikan, penyidikan, pengusutan, penuntutuan hingga pemutusan vonis perkaranya. Di sisi lain pada saat terjadi penculikan anak seorang pengusaha kaya, SBY terlihat sangat amat terlalu memberikan perhatian penuh untuk kasus tsb, berbeda dengan perhatiannya terhadap kasus2 hukum dan keadilan yg sangat penting dan mendasar yg dihadapi bangsa ini. Jika saja SBY mau dan berani mengambil sikap, tentu saja masyarakat, bansa dan negara ini akan menjadi lebih baik dan terhormat. Jika saja SBY berani mengevaluasi (atau mereformasi, atau merevolusi) dan mengambil tindakan bagi para petinggi2 hukum di negeri ini (khususnya kejaksaan dan kepolisian) maka penegakan hukum akan lebih baik lagi. Kerancuan2 hukum dan keadilan akan hilang dengan sendirinya, mafia2 hukum dan keadilan akan musnah dengan sendirinya, penindasan hukum terhadap masyarakat kecil akan lenyap dengan sendirinya. Hanya sebatas harapan saja SBY mempunyai kepribadian yg berani dan tegas serta tidak berkesan selalu cuci tangan, walaupun bukan tanpa resiko dalam pemerintahannya. Kembali pada istilah di atas, sangatlah tidak salah jika saat SBY seperti Ustadz di negara maling.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *