Denny Indrayana: Keterangan Susno sebagai Masukan Awal
Metrotvnews.com, Jakarta: Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait dugaan dana Rp 25 miliar yang diterima pegawai pajak. Kasus pidana pajak tersebut yang sedang ditangani Mabes Polri.
Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana di Jakarta, Jumat (19/3). Menurut Denny, Satgas akan menggunakan keterangan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi Susno Duaji sebagai bahan masukan awal.
Menurut Denny, dalam kasus itu ada banyak kejanggalan-kejanggalan. Misalnya, uang Rp 25 miliar yang dimiliki seorang pegawai pajak ada yang menyatakan sudah habis, ada pula yang bilang tinggal Rp 400 juta. "Sedang didalami," kata Denny. Menurut Denny, ada praktik mafia hukum di dalamnya. "Mafia atau calonya aparat sipil. Susno mengatakan ada keterlibatan penyidik dan jaksa," kata Denny Indrayana.(DOR)




betul periksa dulu harta kekayaan susno dengan cara apapun kalau doi memang bersih patut kita angkat dia jadi ketua KPK
Bagus tuh susno, biar polisi gak spt aparat pejabat, hrsnya aparat rakyat. spt kasus anggodo-bibit chandra, yg nyuap jelas anggodo, yg masih dugaan kena suap malah ditangkap duluan. goblog kapori itu, nampak sdh di-duitin. pokoknya polisi sekarang (yg bos2nya) kerja hanya ntuk dapat "siraman milyar" lah, yg kroco, disuruh perbaiki citra....baru tau cara main bos2nya polisi rupanya. org jadi tau prmainan spt itu berkat susno. Jadi LEONY, LU SALAH KAPRAH...mungkin kakekmu polisi...
Sangat baik apabila harta kekayaan Susno Duaji juga diperiksa oleh KPK, supaya maling tidak teriak maling.
Berantas terus markus2 dimana saja. Jangan tebang pilih. Yang dari paling bawah juga harus dispu bersih. Mulai dari Kelurahan, Kebupatian, Kecamatan dst..dst hingga ke Gubernuran, dst....dst.. ke daprtemen2 pemerintahan bahkan BUMN. Sebar saja intel2/pengawas kalo mau tangkap mereka., Insya Allah, ini negara akan bersih dari Markus dan Para Koruptor yg sudah membudaya dan berakar dinegeri tercinta ini.
Bingung om....kenapa yang benar yang selalu ditindas ,sedangkan yang salah selalu dilindungi..semua pejabat bicara seolah2 dia paling benar dan bersih,selalu aj ada cara buat menyangkal.seolah2 dirinya benar.Tetapi masyarakat tidak bodoh,yang bobrok tetap aj bobrok.Semuanya seperti serigala berbulu domba.sok manis padahal.licik.. Sampai kapan kita akan bersabar,apakah pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi itu selamanya hanya mimpi...????????