Presiden Sikapi Skandal Century Senin Depan
Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diperkirakan akan memberikan tanggapan surat pimpinan DPR yang berisi rekomendasi skandal Bank Century Senin (22/3) pekan depan. Sikap itu akan disampaikan setelah Presiden menerima masukan dan saran dari para menteri di bawah koordinasi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Joko Suyanto.
Hal tersebut diutarakan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/3) siang. Menurut Sudi, saran dan masukan dari para menteri itu sudah harus diterima Presiden paling lambat Senin depan. "Dari saran dan masukan itulah presiden akan menindaklanjuti," kata Sudi.
Menurut Sudi, yang akan memberikan masukan, antara lain Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jaksa Agung, Kapolri dan Ketua BPKP. Menurut Sudi, surat dari pimpinan DPR itu harus ditelaah dengan saksama dan hati-hati. "Surat dari DPR itu dilampiri dengan lampiran yang tebal. Maka, perlu didalami dari beberapa aspek, terutama aspek hukum," kata Sudi.
Di tempat yang sama, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha, menegaskan, bagi Presiden surat pimpinan DPR itu amat penting. Ia membantah Presiden lamban merepons surat itu. "Lambat atau tidak itu relatif. Ini hal yang lazim dalam proses surat-menyurat. Apakah ini lama atau tidak, ini hal yang lazim," kata Julian.
Pemerintah, kata Julian. pasti berhati-hati terkait rekomendasi Bank Century. Julian menegaskan, semula Sudi ingin menjelaskan lebih awal. Tapi baru kali ini ada waktu yang pas. "Tidak ada hubungan dengan penundaan lawatan Presiden Obama ke Indonesia," kata Julian.
Julian menegaskan, setelah Presiden datang dari lawatan ke Australia dan Papua Nigini, rapat khusus yang membahas masalah ini belum pernah dilakukan. "Tapi, masing-masing menteri bisa memberikan pandangan di berbagai kesempatan yang berbeda," kata Julian. Ia belum bisa memastikan apakah Presiden akan memberikan keterangan langsung terkait sikapnya itu Senin mendatang.(DOR)




yang di bawah ini apa orang-orang goblognya megawati ??
Saya punya usul, klo tidak ada dan mau bertanggung jawab atas Kasus Bank Century, gimana klo Pak Sahedan tetangga saya aja yg kita suruh bertanggung jawab sepenuhnya atas Kasus Bank Century, karna ada yg bilang pengambil kebijakan itu tidak bisa disalahkan dan dihukum jadi sangat pantas klo Pak Sahedan tetangga saya yg kita pilih dan kita suruh bertanggung jawab penuh atas Kasus Bank Century karna dia hanya diam dan tidak mengambil kebijakan apapun untuk menyelamatkan Bank Century
Kagak usah pikirin BC dan Obama ........ adu jangkrik dululah ........ jangkrik nya Jendpol VS Jendpol menarikan ........... ha ha ha ha
Dengan kasus century jelas apa maunya anggota dpr yang menjadi inspirator kasus century yaitu untuk menggiring pak bud keluar sebagai wkl. presiden dan menggantikannya dengan Aburizal bakri lapindo (lumpur lapindo), sengat jelas sekali maksudnya. Dan menkeu mungkin oleh sisipit kwik khiang gie (tidak punya prestasi sebagai ekonom). Sby harus hati-hati menindaklanjuti kasus century ini, dan harus tetap pada pendirian bahwa pak bud dan ibu sri orang yang tidak bersalah dan bahkan harus diberi penghargaan karena dapat membawa indonesia terhindar dari krisis.
Jika saja SBY menonaktifkan sementara SMI dan Merekomendasikan pemeriksaan Pak Bud maka, beban SBY untuk kasus century untuk sementara aman, kan klupun ada pemazqulan maka tdk ke SBY tapi hanya ke SMI dan Pak Bud, tapi jika SBY juga tetap ngotot maka, sulit untuk membayangkan masa pemerintahan SBY kedepan, dan sejarah telah membuktikan apapun bisa saja terjadi, lebih penting mana 2 (Dua) orang atau seluruh rakyat indonesia Pak SBY ?