Polisi Bubarkan Paksa Kelompok Warga di Kotaraja
Metrotvnews.com, Jayapura: Polisi membubarkan paksa kelompok warga yang berusaha menduduki Kompleks Sekolah Tinggi Teologia Baptis Kotaraja, Jayapura, Papua, Sabtu (20/3), pasca bentrokan antarwarga di lokasi tersebut. Tembakan peringatan dilepas polisi karena warga balik menyerang.
Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor Kota Jayapura Ajun Komisaris Dominggus Rumaropen mengatakan, pihaknya menyerukan kelompok warga agar membubarkan diri. Dengan bantuan tetua adat setempat, warga meninggalkan lokasi sambil terlihat kesal. Namun, tiba-tiba warga kembali dan berusaha menyerang polisi.
Para tetua adat dan polisi berusaha menenangkan warga. Berselang beberapa jam, warga bersedia bubar dengan tertib. Sementara polisi tetap berjaga hingga konflik internal Gereja Baptis Kotaraja ini selesai.(****)




mudah2an para tokoh adat / masyarakat serta aparat benar2 serius menangani kasus tsb dgn mencari akar permasalahan dg du2k bersama mencari solusi di awali itikad baik, semoga dpt terselesaikan... jika kita sama2 mau menahan diri semua takkan terjadi.
Sangat memprihatinkan,,,!! mereka dipakai untuk kepentingan pribadi, atau kelompok tertentu yang saling berbeda pendapat.... Kalo masalahnya tentang denda adat mungkin masih bisa kita pahami (meskipun tetap saja memprihatinkan) tetapi ini??? masalah di dalam tubuh organisasi gereja??? mana pemimpin-pemimpin gereja ini??? mengapa lari bersembunyi dan membiarkan sesama jemaat mereka saling serang????