Malaysia Menjamin Keselamatan TKI

Metro Siang / Polkam / Kamis, 2 September 2010 12:29 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Malaysia menjamin keselamatan dua juta tenaga kerja Indonesia yang berada di Malaysia. Jaminan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Malaysia Dato Sri Anifah Aman saat diwawancarai Desi Fitriani dari Metro TV di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (2/9).

Menurut Anifah Aman, yang terpenting saat ini bukan bukan untuk memanas-manasi keadaan. "Tetapi bagaimana mencari jalan terbaik agar rakyat kedua negara tetap berhubungan, termasuk bisnis," kata Anifah Aman.

Hari ini, sejumlah koran di Malaysia, seperti Utusan Malaysia, dan Bernama, menulis di headline ikhwal imbauan agar para TKI kembali ke Indonesia. Koran utusan misalnya, menulis berita berjudul "Pulanglah ke Indonesia". Namun, Anifah Aman meminta mereka tetap bertahan bekerja. "Karena Indonesia-Malaysia masih terjalin hubungan erat.

Masalah hubungan Indonesia-Malaysia yang kembali memanas akan diselesaikan dalam pertemuan 6 September nanti di Kota Kinibalu, Malaysia. Delegasi kedua negara, termasuk Menteri Luar Negeri kedua negara, akan hadir.

Anifah Aman menegaskan, sejauh ini Pemerintah Malaysia belum akan mengeluarkan larangan warga Malaysia berkunjung ke Indonesia. Anifah hanya menyayangkan Pemeirntah Indonesia yang tak menindak aktivias Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang melempari Kedutaan Malaysia di Indonesia dengan kotoran manusia, termasuk membakar bendera.

Menurut Anifah Aman, apabila demonstrasi tersebut terjadi di Malaysia pelaku akan ditindak. Namun, kata Aman, pihaknya menghormati hukum yang berlaku di Indonesia yang tidak menindak perilaku demonstran seperti itu. Sejauh ini, baik pemerintah maupun parlemen Malaysia terus memantau demo anti-Malaysia yang terjadi di Indonesia. (DOR)



Bookmark and Share

KOMENTAR [14]

  • matpelor, Kamis, 2-September-2010

    koran malingsia kesiangan,baru treak2 setelah kita reda, kemarin kecil nyalinya,takut menara kembarnya rata dengan tanah. TKI pulang tak masalah, tidak di malingsia bisa dialihkan ke negara lain.ITULAH TUGAS SI IMIN.. MIIIINNN....IMIINNN... tuh kerjaanmu ,cari peluang kerja bagi TKI, pindahkan dari malingsia ke TIMUR TENGAH atau AFRIKA yg lagi banyak membutuhkan. KERJALAH KAU. TKI pulang INDUSTRI dan PEMBANGUNAN di MALINGSIA TIARAP. TAK ADA LAGI TENAGA KERJA YG MAU DIPERAS SEPERTI TKI. negara lain sangat memperhatikan GAJI tenaga kerjanya yg bekerja diluar negeri termasuk di MALINGSIA. mereka seolah tak butuh tki, padahal tanpa TKI mereka TAK BISA APA2. si MENLU PREMAN CUMAN OMONG BESAR SAJA KHAS malingsialan.

  • TKI PULANG, Kamis, 2-September-2010

    SEMUA KORAN DI MALAYSIA MENULIS TKI PULANGLAH KE INDONESIA...JADI TUNGGU APA LAGI?? PULANG DONG..JANGAN BIKIN MALU RI..3 JUTA TKI PULANG!!! RI BISA BERI KAMU PEKERJAAN...DIJAMIN!! PULANG!! JANGAN BIKIN MALU!!! UDAH DIUSIR SEMUA TKI...PULANG!!!

  • prabu kencana, Kamis, 2-September-2010

    ibarat maling masuk rumah kata yg punya rumah "tolong jgn maling ya" maling menjawab ini punyaku yg punya rumah mengajak diplomasi anak yg punya rumah disandra maling dimaafkan .aku yakin indonesia ga rugiputus hub dgn malingsia.presiden terlalu baik harusnya jd KIYAI aja ya

  • ya elah!!, Kamis, 2-September-2010

    diplomasi aja kalah melulu,sekarang mengandalkan diplomasi lagi ckck

  • ya elah!!, Kamis, 2-September-2010

    diplomasi aja kalah melulu,sekarang mengandalkan diplomasi lagi ckck

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *