Dituduh Membunuh, Seorang TKW Minta Perlindungan KBRI
Metrotvnews.com, Selangor: Seorang pembantu rumah tangga asal Majalengka, Jawa Barat, ditahan polisi Malaysia. Ia dituduh membunuh anak majikannya. Hingga Sabtu (4/9), ia mendekam di kantor polisi wilayah Serdang, Selangor.
Wanita bernama Rita Richyati itu menyangkal tuduhan tersebut. Ia kemudian meminta perlindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.
Rita mengaku meninggalkan bayi yang baru berusia 15 bulan itu. Ia menemani anak majikannya yang lain. Sementara majikan, Tan Tjin, tengah terlelap.
Saat Rita kembali, sang bayi sudah tak bernyawa. Hasil visum dokter mengatakan korban mengalami pendarahan otak. Diduga, korban dipukul dengan benda tumpul.
Rita takut dan kabur. Ia sempat mendapat majikan baru. Namun, majikan baru menyerahkan Rita ke polisi setelah melihat foto dan berita tentang perempuan tersebut.(***)




@anton,hai ya wangcat loe.loe omong apa?loe itu miskin sosah itu sebab loe bodoh.wangcat
Kebanyakan sekali para majikan yang kurang ajar, penganiaya, pemfitnah rata2 mereka adalah keturunan sipit, yang menjadi cukong pembalakan kebanyakan juga yang sipit, kalau dari majikan yang melayu jarang sekali terjadi, jadi saya menduga jangan2 ketegangan antar kedua negara ditengngarai oleh si sipit, jadi saya harap jangan gara2 si sipit kita yang sama2 melayu berperang, bunuh-bunuhan sedangkan yang menikmati hasilnya orang sipit......
Mengikut laporan koran Malaysia, Rita ditangkap ketika meminta kerja baru ertinya beliau belum sempat mendapat majikan baru. Ketika urusan temuduga ini, orang yg menemuduga Rita mengenali wajah Rita kerana sebelumnya polisi Malaysia telah mengedarkan fotonya Rita ke koran-koran dan banyak pemberitaan tentang Rita yang diduga membunuh bayi berkenaan. Salam