Berebut Sembako, Lansia dan Anak-anak Terjepit
Metrotvnews.com, Makassar: Pembagian paket sembako gratis di 3 tempat di Tanah Air, Ahad (5/9), berlangsung ricuh. Di Makassar, Sulawesi Selatan, demi memperoleh paket sembako, ribuan warga harus berdesakan dan saling dorong. Demikian juga di Solo, Jawa Tengah, dan Probolinggo, Jawa Timur.
Di Makassar, warga yang tak sabar akhirnya terlibat saling dorong dengan sesama pengantre lain. Mereka berebut agar bisa lebih dahulu masuk ke tempat pembagian sembako. Akibatnya, sejumlah lansia dan anak-anak yang ikut mengantre terjepit.
Petugas dari Kamar Dagang Sulawesi Selatan yang menggelar pembagian sembako terpaksa mengeluarkan mereka dari antrean agar kondisinya tidak lebih parah. Warga mengaku rela berdesakan demi memperoleh paket berupa beras, gula, terigu dan telur untuk dibuat kue Lebaran.
Kondisi lebih ricuh terjadi dalam pembagian 10 ribu paket sembako gratis di Lapangan Kota Barat Solo. Warga yang datang tanpa kupon memaksa masuk karena juga ingin mendapatkan paket sembako dari sejumlah organisasi massa, pengusaha dan kelompok pengajian yang tergabung dalam Solo Bersama Selamanya.
Melihat kericuhan itu, panitia berusaha membubarkan warga. Namun upaya itu gagal karena warga tetap ngotot untuk mendapat kupon paket sembako gratis. Situasi akhirnya berhasil dikendalikan setelah warga mendapat jaminan akan mendapatkan kupon.
Antrean warga demi memperoleh pembagian sembako juga terjadi di Pondok Pesantren Roudotul Jannah, Desa Klaseman, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Ribuan fakir miskin yang mayoritas ibu-ibu rela mengantre berjam-jam demi memperoleh pembagian zakat, berupa beras dan gula.
Berbeda dengan di 2 tempat di atas, pembagian sembako di ponpes itu berjalan dengan baik, sekalipun warga tetap berdesakan dan menunggu selama berjam-jam. Dalam pembagian sembako itu, pihak pensantren mengerahkan 300 petugas keamanan dari Polres Probolinggo, Kodim 0820 dan Satpol PP. Setiap warga menerima pembagian berupa beras seberat 5 kilogram dan satu kilogram gula pasir.(DSY)




kalau mau bagi2in sembako jgn pamer biar masuk Tv sampai ngorbanin org2yg tdk berdosa coba kalau sipenerima masing2 sudah mengantongi jawal kpn dia ngambil pasti ga akan kejadian spt ini dsr org2 pamer ga bklan dpt phla luh
Mungkin ada baiknya media juga menyorot sisi lain dari pembagian sembako, khususnya di Solo. Meski ada kejadian yang kurang baik (yg sebenarnya tidak banyak kasusnya kan?), tetapi hikmahnya sangat besar. sebagai orang yang ikut dalam pembagian dari awal hingga akhir, saya melihat nilai kekompakan, kebersamaan, dan ke-Bhinneka Tunggal Ika-an dari kegiatan SBS (Solo Bersama Selamanya). Tolong sesekali yang disiarkan juga semua pihak yang secara sukarela membantu. Saya merasa senang, walaupun panas terik membuat gosong, celana & sepatu baru saya kecipratan tinta, tetapi canda antar sukarelawan dan ucapan terima kasih yang tulus dari para penerima telah menyiramkan kesejukan. Jadi, mohon MetroTv (yg adalah saluran favorit keluarga kami) juga menyiarkan sisi positif dari setiap kegiatan sosial ya.... terima kasih....
SETIAP TAHUN, PULUHAN ATAU RATUSAN PEGAWAI DEP TENAGA KERJA KESELAMATAN, lakukan PUNGLI THR . KE PERUSAHAAN PERUSAHAAN DI DKI .. .. PARAH ... PARAH .......HARAM .........HARAM.