Indonesia Satu Tim, Malaysia Hanya Menlu Anifah
Metrotvnews.com, Kinabalu: Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa dan Menlu Malaysia Datuk Seri Anifah Aman melakukan pertemuan empat mata di Kinabalu, Sabah, Malaysia, Senin (6/9). Pertemuan itu merupakan bagian dari perundingan Indonesia - Malaysia menyoal perbatasan darat dan maritim kedua negara. Untuk membahas persoalan itu, Indonesia mengutus 30 juru runding.
Reporter Metro TV Desi Fitriani dari Kinabalu, melaporkan, pertemuan kedua menlu itu sebagai awal dari perundingan. Pertemuan Marty dan Anifah berlangsung tertutup. Setelah itu, akan dilakukan pleno yang diikuti perwakilan kedua negara.
Ironisnya, untuk perundingan itu, Indonesia mengirim serombongan berjumlah 30 orang, terdiri dari perwakilan Kemenlu, Kemenhumkam, dan KBRI. Sedangkan dari Malaysia hanya diwakili Menteri Luar Negeri Datuk Seri Anifah Aman. Dan pertemuan ke-16 itu pun seharusnya digelar di Indonesia pada Oktober mendatang. Namun karena permintaan Indonesia, akhirnya pertemuan dipercepat dan digelar di Kinabalu.(DSY)




Sebelum mau ganyang Malaysia...lihat masalah d indonesia dulu. Sudah miskin mau bikin susah lagi.. fokus dulu masalah sinabung, pengangguran, kemiskinan, korupsi...think rationally first..don't taking any action based on your negative emotion....
kalo bicara soal JUMLAH ORANG Indonesia tak terkalahkan, coba saja liat di supermarket, mall, bis, kantor pemerintah, DPR, dll dan bandingkan dgn negara manapun didunia Indonesia tetap No 1 dalam hal jumlah orang2nya (doang) TAPI kalo bicara soal pelayanan dan kinerjanya No 10000000000000
Mari kita sama-sama memboikot produk MALAYSIA. Hindarkan untuk 1. Tidak menggunakan XL (Excelcom) 2. Tidak berbelanja di GIANT 3. Tidak mengendarai PROTON SAGA 4. Tidak mengisi BBM di SPBU PETRONAS 5. Tidak menabung di BII dan CIMB Niaga 6. Tidak mendegar dan menonton GEN FM 97.8 dan IPIN-UPIN 7. Tidak menggunakan penerbangan AIR ASIA dan MAS 8. Dan masih banyak lagi Kita nyatakan perang secara pasar.
Jangan terlalu d bawa emosi dalam perkara ini.... d malaisya banyak saudara muslim kita.... mngkin ini hanya salah paham dr oknum tertentu... kita harus berfikir jernih dalam hal ini,jangan terburu-buru mengambil tindakan untuk mengganyang negara lain
Ganyaaang Malaysia (baca: malingsia). Kemenlu RI tidak peka terhadap perasaan Rakyat/Bangsa Indonesia. Sikap under-estimate, arogan dan merendahkan Tim Kemenlu RI. Bangsa Indonesia membutuhkan pejuang-pejuang Diplomatik yang tahu menghargai Nasionalisme , Kedaulatan dan Harga Diri Bangsa. Evaluasi kinerja Kemenlu...