Tol Palimanan Macet 17 Km

Headline News / Nusantara / Kamis, 9 September 2010 08:16 WIB

Metrotvnews.com, Cirebon: Tol Palimanan, Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (9/9), kembali macet total. Kemacetan diperkirakan mencapai 17 kilometer. Sebelumnya kemacetan hanya sepanjang 7 kilometer.

Ini terjadi karena makin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, sehingga arus mudik di kawasan pantura Cirebon semakin padat. Volume kendaraan meningkat dan menyebabkan tol Palimanan, Kanci, macet.

Kemacetan tol Palimanan malam tadi mencapai 17 kilometer. Kemacetan terlihat dari antrean kendaraan di pintu tol pembayaran Ciperna dan mencapai pintu tol Palimanan.

Kemarin, kemacetan di tol Palimanan, Kanci, hanya mencapai 7 kilometer. Akibat kemacetan panjang, petugas tol memberlakukan sistem buka-tutup karena khawatir kemacetan makin bertambah parah.

Petugas memperkirakan, puncak kemacetan akan terjadi hari ini. Pada hari berikutnya diperkirakan normal kembali karena para pemudik sudah merayakan lebaran di kampung masing-masing.(DOR)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • masdidiet, Kamis, 9-September-2010

    macet itu punya sensasi sendiri! semua orang tahu saat weekend Puncak pasti macet parah tapi banyak orang yang tdk kapok2 tetap saja pergi kesana, karena macet itu itu ada seninya dan kenikmatan tersendiri. Demikian juga mudik lebaran, orang sudah tahu pasti macet tapi tetap saj ngebet. karena macet adalah sensasi!

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *