
<rss version="2.0">
	<channel>
        <title>METRO TV NEWS EKONOMI</title>
        <link>http://www.metrotvnews.com/</link>
        <description>Metrotvnews Indonesia News Video Portal</description>
        <language>id-ID</language>
        <managingEditor>editor@metrotvnews.com</managingEditor>
        <webMaster>admin@metrotvnews.com</webMaster>
		<image>
		  <title>KapanLagi.com</title>
		  <url>http://www.metrotvnews.com/metrotvnews.jpg</url>
      	  <link>http://www.metrotvnews.com/</link>
		</image>
<item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 09:33:13 GMT</pubDate>
			<title>Rupiah Naik Tipis</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/09/99410/Rupiah-Naik-Tipis</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Rupiah masih mungkin naik turun. Ekonom Standart Charter Bank Fauzi Iksan mengatakan, rupiah akan mengikuti pergerakan bursa regional.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99410_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99410</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 10:01:24 GMT</pubDate>
			<title>Harga Minyak Dunia Berangsur Pulih</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/09/99408/Harga-Minyak-Dunia-Berangsur-Pulih</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:&nbsp; </strong>Harga minyak dunia berangsur pulih setelah penjualan besar-besaran, pekan lalu. Penjualan dipicu sentimen negatif atas buruknya data tenaga kerja Amerika dan krisis ekonomi di zona Eropa.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99408_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99408</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 09:52:52 GMT</pubDate>
			<title>Harga Emas Akan Turun</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/09/99407/Harga-Emas-Akan-Turun</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Penguatan indeks US$ yang terekam pada kurs Greenbak terhadap enam mata uang lainnya menjadi penyebab utama pelemahan harga emas dan sejumlah kontrak komoditas lainnya.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99407_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99407</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 09:43:59 GMT</pubDate>
			<title> Bursa Asia Tertekan</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/09/99406/-Bursa-Asia-Tertekan</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Pada Selasa (9/2) pagi, Indeks Nikkei 225 terpukul ke posisi terendahnya dalam dua bulan terakhir. Naiknya saham Toyota tidak sebanding dengan saham-saham berbasis expor yang terjun bebas.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99406_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99406</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 09:27:15 GMT</pubDate>
			<title>Komisi XI Akan Memanggil 300 Perusahaan Pengemplang Pajak</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/09/99405/Komisi-XI-Akan-Memanggil-300-Perusahaan</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Panitia menargetkan pembayaran 50 persen dari tunggakan. Dirjen Pajak mencatat jumlah pajak tertunda mencapai Rp 51 triliun. Sebanyak Rp 11 triliun di antaranya ditunggak perusahaan BUMN dan sisanya perusahaan swasta.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99405_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99405</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 19:10:07 GMT</pubDate>
			<title>Bakrie Dituntut Lunasi Tunggakan Pajak Rp 2,1 Trilun</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/08/99373/Bakrie-Dituntut-Lunasi-Tunggakan-Pajak-Rp</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>: Mahasiswa menuntut pengusutan kasus tunggakan pajak yang kelompok usaha Bakrie sebesar Rp 2,1 trilun. Bakrie Group merupakan satu dari 10 badan usaha penunggak pajak terbesar.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99373_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99373</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 13:55:19 GMT</pubDate>
			<title>PDI Perjuangan: Ditemukan Indikasi Tindak Pidana Korupsi</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/08/99359/PDI-Perjuangan-Ditemukan-Indikasi-Tindak-Pidana</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> Pandangan awal Fraksi PDI Perjuangan dalam kasus Bank Century adalah ditemukannya indikasi tindak pidana korupsi dan kriminal perbankan. Penegak hukum diminta mengusut tuntas kasus tersebut.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99359_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99359</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 13:08:29 GMT</pubDate>
			<title>Demokrat Minta Waktu, PKS Siap</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/08/99356/Demokrat-Minta-Waktu-PKS-Siap</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> Rapat Pansus Bank Century hari ini mengagendakan pandangan awal setiap fraksi terhadap temuan-temuan yang sudah ada. Timbul persoalan saat ada fraksi yang siap dan belum siap menyatakan pandangan awal.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99356_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99356</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 09:58:31 GMT</pubDate>
			<title>Darmin: OJK Bank Indonesia Tahan Krisis Ekonomi</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/08/99352/Darmin-OJK-Bank-Indonesia-Tahan-Krisis</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>: Konsep otoritas jasa keuangan Bank Indonesia sudah siap. Namun, masih dievaluasi agar lebih tahan krisis ekonomi pada masa mendatang.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99352_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99352</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 09:55:29 GMT</pubDate>
			<title>Gas Defisit Telanjur Dijual ke Luar</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/08/99350/Gas-Defisit-Telanjur-Dijual-ke-Luar</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan pemerintah tidak bisa menghentikan kontrak gas yang sudah berjalan.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99350_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99350</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 10:13:46 GMT</pubDate>
			<title>Rupiah Masih Jatuh</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/08/99347/Rupiah-Masih-Jatuh</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Pada perdagangan awal hari ini rupiah berada di level Rp 9.453 per US$. Hingga akhir Februari diprediksi lemah dan stabil.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99347_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99347</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 09:40:23 GMT</pubDate>
			<title>Satu Lagi Program 100 Hari Kabinet Tersisa</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/08/99346/Satu-Lagi-Program-100-Hari-Kabinet</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> Pencanangan program "Food Estate" atau Cluster Pangan di daerah Merauke, Papua, diundur menjadi akhir Februari karena kendala teknis.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99346_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99346</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 09:37:19 GMT</pubDate>
			<title>Likuiditas AS Diharap Pacu Ekspansi Sektor Rill</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/08/99345/Likuiditas-AS-Diharap-Pacu-Ekspansi-Sektor</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Kelebihan likuiditas Amerika Serikat mendorong penguatan nilai rupiah. Bisa memacu ekspansi sektor riil.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99345_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99345</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 22:19:25 GMT</pubDate>
			<title>Warga dan Perusahaan Saling Klaim Lahan Perkebunan</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/07/99323/Warga-dan-Perusahaan-Saling-Klaim-Lahan</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Sidrap:</strong> Aksi protes dilakukan sekitar 60-an warga Bendoro, Desa Telumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap. Warga mengaku, lebih dari 280 hektare dari lahan seluas 900 hektare yang rencananya dijadikan perkebunan tebu itu adalah lahan garapan mereka sejak 1982.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99323_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99323</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 12:22:28 GMT</pubDate>
			<title>Harga Beras dan Kebutuhan Pokok Terus Meroket</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/06/99246/Harga-Beras-dan-Kebutuhan-Pokok-Terus</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Pekanbaru</strong>: Harga beras dan sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah daerah terus naik. Kenaikan ini dipicu kelangkaan stok beras lantaran gagal panen.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99246_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99246</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 09:39:06 GMT</pubDate>
			<title> Rupiah Layu</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/05/99179/-Rupiah-Layu</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Hampir seluruh nilai mata uang bursa Asia melemah. Akibat pergerakan negatif di bursa Wallstreet dan Dow Jones. Rupiah pagi ini layu 45 poin ke level Rp 9.370 per US$.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99179_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99179</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 10:14:22 GMT</pubDate>
			<title>Pemda Diminta Tanggap Menyikapi Kenaikan Harga</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/05/99178/Pemda-Diminta-Tanggap-Menyikapi-Kenaikan-Harga</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Pemerintah segera menghapus aturan yang membelenggu OP. Sebelumnya OP diatur hanya bisa dilakukan bila lonjakan harga sudah di atas 25 persen dari harga normal.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99178_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99178</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 10:10:12 GMT</pubDate>
			<title>Departemen Transportasi AS Investigasi Soal Toyota Prius</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/05/99177/Departemen-Transportasi-AS-Investigasi-Soal-Toyota</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Maryland</strong>: Departemen Transportasi Amerika Serikat menginvestigasi masalah rem yang terjadi pada mobil Toyota Prius. Masalah ini merusak reputasi raksasa otomotif asal Jepang ini.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99177_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99177</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 09:55:46 GMT</pubDate>
			<title>Komoditas Pangan Unggulan Terganjal Masalah Lahan</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/05/99176/Komoditas-Pangan-Unggulan-Terganjal-Masalah-Lahan</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Sebanyak 15 komoditas pangan unggulan di antaranya jagung, beras, gula, kedelai, dan daging sapi.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99176_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99176</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 09:48:49 GMT</pubDate>
			<title>UKM Mengkhawatir Kenaikan Tarif Listrik</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/05/99175/UKM-Mengkhawatir-Kenaikan-Tarif-Listrik</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Karawang: </strong>Bagaimana mungkin pemerintah menaikkan tarif, sementara pelayanan PLN belum mantap. Buktinya pemadaman listrik bergilir masih terjadi dimana-mana.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99175_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99175</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 09:41:32 GMT</pubDate>
			<title>Bulog Yakin Harga Beras Segera Turun</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/05/99174/Bulog-Yakin-Harga-Beras-Segera-Turun</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> Harga beras seperti menyundul langit. Menurut Sutarto, kenaikan harga sejak akhir tahun kemarin lebih karena faktor psikologis.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99174_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99174</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 15:28:07 GMT</pubDate>
			<title>Meneg BUMN: Lonjakan Harga Beras Bisa Diredam</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/04/99123/Meneg-BUMN-Lonjakan-Harga-Beras-Bisa</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>: Asalkan Perum Bulog bisa menghilangkan sejumlah hambatan, di antaranya dengan proaktif melakukan sosialisasi.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99123_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99123</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 09:54:56 GMT</pubDate>
			<title>Warga Mengeluhkan Kenaikan Harga</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/04/99100/Warga-Mengeluhkan-Kenaikan-Harga</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Surabaya: </strong>Munawaroh, pedagang beras, mengaku tidak tahu pasti penyebab tingginya harga. Yang terang, kondisi ini telah memangkas omzet penjualannya.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99100_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99100</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 09:40:21 GMT</pubDate>
			<title>Rupiah Menguat</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/04/99099/Rupiah-Menguat</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> Selain kepercayaan pasar, pengawasan ketat yang dijalankan Bank Indonesia ikut menambah kepercayaan atas rupiah.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99099_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99099</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 09:34:28 GMT</pubDate>
			<title>TNI AL Turut Mengawasi Distribusi BBM</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/ekonomi/2010/02/04/99098/TNI-AL-Turut-Mengawasi-Distribusi-BBM</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> BPH Migas sulit memantau distribusi bahan bakar di perairan lepas 12 mil laut. Padahal, distribusi BBM melalui laut mencapai 30 hingga 40 persen.</p>]]></description>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_video/newsvideo/video_thumb/99098_1.jpg</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>99098</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 20:25:21 GMT</pubDate>
			<title>Kalbar Tawarkan Singapura Ikut Kelola CPO</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/09/10461/Kalbar-Tawarkan-Singapura-Ikut-Kelola-CPO</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Pontianak: </strong>Izin Usaha Perkebunan yang diterbitkan pemerintah daerah di Kalbar mencapai 2,3 juta hektare dengan realisasi tanam sekitar 500 ribu hektare Produksi CPO Kalbar setiap tahun sekitar 800 ribu ton.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Pontianak: </strong>Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menawarkan Pemerintah Singapura untuk bekerja sama dalam pengelolaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). "Selama ini, CPO dari Kalbar harus melewati Pelabuhan Belawan, di Medan," kata Gubernur Kalbar Cornelis di sela kunjungan Duta Besar Singapura untuk Indonesia Ashok Mirpuri di Pontianak, Selasa (9/2).<br /><br />Izin Usaha Perkebunan yang diterbitkan pemerintah daerah di Kalbar mencapai 2,3 juta hektare dengan realisasi tanam sekitar 500 ribu hektare Produksi CPO Kalbar setiap tahun sekitar 800 ribu ton. Namun, nilai jual CPO Kalbar berkurang Rp200 per kilogram karena harus menggunakan Pelabuhan Belawan sebelum diekspor ke berbagai negara.<br /><br />Gubernur Cornelis menambahkan, kalau Singapura berminat mengelola CPO di Kalbar, tidak perlu lagi dibawa ke Belawan. Pembeli CPO Kalbar juga banyak yang berasal dari Malaysia. Ia juga memperkirakan akan terjadi peningkatan yang signifikan terhadap produksi CPO di Kalbar mulai tahun 2012.<br /><br />"Perkebunan yang sudah menanam akan mulai produksi tahun 2012. Kalau jadi semua, produksi CPO Kalbar naik drastis," katanya.<br /><br />Gubernur Cornelis juga menyampaikan berbagai potensi lain yang dapat dikelola di Kalbar seperti sektor perkebunan, pertambangan, peternakan dan pertanian. Dubes Singapura Ashok Mirpuri mengatakan akan menawarkan berbagai potensi yang ada di Kalbar kepada pengusaha di negaranya. "Cukup banyak peluang dan yang berinvestasi di Kalbar," kata Ashok Mirpuri.(Ant/BEY)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10461</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 19:41:11 GMT</pubDate>
			<title>Kota Boras-UGM Kerja Sama Pengelolaan Sampah</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/09/10458/Kota-Boras-UGM-Kerja-Sama-Pengelolaan-Sampah</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Yogyakarta: </strong>Kota Boras, Swedia dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menyepakati kerja sama pengelolaan sampah melalui pendidikan dan penelitian.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Yogyakarta: </strong>Kota Boras, Swedia dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menyepakati kerja sama pengelolaan sampah melalui pendidikan dan penelitian. "Dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan kerja sama tersebut Wali Kota Boras Ulrik Nilsson bersama rombongan berkunjung ke UGM yang diterima Rektor Prof Sudjarwadi," kata Sekretaris Eksekutif UGM Djoko Moerdiyanto usai pertemuan Wali Kota Boras dengan Rektor UGM di Yogyakarta, Selasa (9/1).<br /><br />Ia mengatakan, misi utama kunjungan Wali Kota Boras tersebut terkait dengan "project waste refinery", yakni pengembangan proyek energi tenaga sampah di Pasar Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dengan demikian, menurut dia, keberhasilan Swedia dalam pengelolaan sampah diharapkan juga dapat ditularkan kepada masyarakat Indonesia.<br /><br />Sri mengatakan, kedua pihak berharap ilmu pengetahuan dan teknologi pengelolaan sampah yang dimiliki Swedia dapat dikembangkan di Indonesia. "Dengan demikian, sampah tidak lagi sekadar dijadikan pupuk atau biogas. Namun, bagaimana dengan ilmu dan teknologi yang ada sampah bisa dimanfaatkan menjadi energi listrik," katanya.<br /><br />Selain pengelolaan sampah, menurut dia, Wali Kota Boras dan Rektor UGM juga berkeinginan untuk lebih mendekatkan masyarakat Swedia dan Indonesia melalui pendidikan. "Untuk mewujudkan keinginan tersebut kedua pihak sepakat melakukan peningkatan jumlah pertukaran pelajar dan mahasiswa," katanya.(Ant/BEY)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10458</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 17:50:02 GMT</pubDate>
			<title>Bank Sinar Mas dan BPD Terima Aliran Century</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/09/10456/Bank-Sinar-Mas-dan-BPD-Terima</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Bank Sinar Mas dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) disebut-sebut, termasuk dari lima bank penerima aliran dana bail out atau dana talangan untuk Bank Century.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta: </strong>Bank Sinar Mas dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) disebut-sebut, termasuk dari lima bank penerima aliran dana bail out atau dana talangan untuk Bank Century. Lima bank tersebut ada dalam laporan Pusat Analisis Transaksi Keuangan.<br /><br />Kepada Metrotvnews.com, Selasa (9/2), anggota Panitia Khusus Bank Century dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Andi Rahmat mengatakan Bank Sinar Mas memang mempunyai hubungan dekat dengan bank yang berganti nama Bank Mutiara. Ia menyebutkan, Bank Sinar Mas menerima sekitar Rp250 miliar.<br /><br />"Tapi ini normal karena money market. Tiga bank lainnya saya tidak hafal, untuk BPD jumlahnya saya lupa. Ini cuma pasar uang antarbank kok,"ujar Andi.<br /><br />Ketua Pansus Bank Century, Idrus Marham enggan berkomentar soal kebenaran informasi tersebut. Ia menyatakan, Pansus Bank Century akan memeriksa apakah benar apa yang diungkapkan Andi Rahmat. "Belum tahu, nanti kita lihat,"cetus Idrus.<br /><br />Sementara, Kepala Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan Yunus Husein juga enggan memberikan tanggapan mengenai aliran dana kepada Bank Sinar Mas dan BPD. "Saya tidak bisa pastikan," terangnya.<br /><br />Berdasarkan dokumen yang beredar di DPR, disebutkan PT Sinar Mas Sekuritas diduga merupakan salah satu perusahaan yang terkait kasus tindak pidana dalam kasus PT Antaboga Delta Sekuritas. Dalam dokumen itu bahkan dibeberkan PT Sinarmas Sekuritas disinyalir menerima aliran dana dari PT Antaboga Delta Sekuritas melalui seorang berinisial HA.<br /><br />Sebelum dilakukan bailout Century, Sinar Mas pernah berencana untuk membeli bank ini. Namun, akhirnya pembelian oleh Sinar Mas dibatalkan.(Andhini)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10456</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 17:22:37 GMT</pubDate>
			<title>Ical: Saya Bukan Penunggak Pajak</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/09/10453/Ical-Saya-Bukan-Penunggak-Pajak</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Kendari</strong>: Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie mengaku bukan penunggak pajak. Pernyataan ini terkait adanya pihak yang menyebut perusahaan di bawah Bakrie Group sebagai salah satu penunggak pajak terbesar.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Kendari: </strong>Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie mengaku bukan penunggak pajak. Pernyataan ini terkait adanya pihak yang menyebut perusahaan di bawah Bakrie Group sebagai salah satu penunggak pajak terbesar.<br /><br />"Saya bukan penunggak pajak, sebab kalau yang dimaksud adalah perusahaan dan perusahaan itu bisa berbeda pendapat dengan Direktorat Jenderal Pajak. Oleh karena itu, perbedaan itu harus diselesaikan di pengadilan," kata Aburizal usai melantik dan mengukuhkan pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar se-Sultra di Kendari, Selasa (9/2).<br /><br />Menurut Ical, sapaan akrab Aburizal, perbedaan pendapat antara perusahaan dan Ditjen pajak belum dapat dikatakan tunggakan, karena hal itu harus diputuskan pengadilan.&nbsp; "Di dalam pengumuman tunggakan pajak itu, ada puluhan perusahaan penunggak pajak, dan kesemuanya membantah. Kalau yang membantah hanya satu perusahaan, kemungkinan yang salah adalah perusahaan, tapi ini keseluruhan termasuk BUMN. Oleh karena itu, yang terbaik adalah persoalan tunggakan itu diselesaikan di pengadilan, bukan di media massa," ujar Ical.<br /><br />Ical juga meminta pihak yang menyebut adanya pengemplang pajak yang melakukan politisasi kasus Bank Century untuk membuktikan pernyataan itu. "Saya tidak menggerakkan politisasi, dan pernyataan seperti itu harus dibuktikan, jangan asal sampai ada kebohongan publik. Soal Century itu murni kepentingan rakyat dan tidak ada kaitannya dengan pajak," ujarnya.<br /><br />Aburizal juga menjelaskan, semua anggota partai yang duduk di parlemen adalah politisi, tetapi tidak berhak mengangkat masalah tunggakan pajak sebagai instrumen untuk menekan pemerintah. "Kalau seumpama persoalan Bank Century ini dikatakan sebagai politisasi, maka maksud pernyataan itu ditujukan kepada siapa, saya nggak tau," tambahnya.<br /><br />Ia juga menjelaskan, perusahaan di bawah Group Bakrie, keluarga Bakrie hanya pemegang saham minortitas, seperti pada PT. Bumi Resources Tbk (BUMI) di mana saham keluarga Bakrie hanya sebesar tujuh persen, sedangkan selebihnya dikuasai masyarakat sebagai perusahaan go public.<br /><br />"Saya tegaskan, saham keluarga Bakrie pada semua perusahaan di bawah Group Bakrie itu minoritas, cuman menjalankan saja, tapi pemiliknya mayoritas adalah masyarakat. Jadi bisnis Bakrie bukan lagi personal, bukan lagi keluarga, melainkan menjadi institusi tersendiri, sehingga ancaman apapun yang datang terhadap perusahaan itu tidak akan mempengaruhi sikap politik saya," ujarnya.(Ant/BEY)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10453</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 15:41:35 GMT</pubDate>
			<title>Selundupkan Heroin ke Penjara, Seorang Wanita Dicokok</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/09/10443/Selundupkan-Heroin-ke-Penjara-Seorang-Wanita</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Saminah menyembunyikan narkotika seberat 10 gram di celana dalam. Polisi curiga dan Saminah pun digeledah.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta: </strong>Polisi mencokok seorang wanita yang kedapatan menyelundupkan narkotika jenis heroin kepada seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (9/2).&nbsp; Saminah menyembunyikan narkotika seberat 10 gram di celana dalam. Polisi curiga dan melakukan penggeledahan. <br /><br />Bubuk memabukkan itu dikemas Saminah menggunakan kondom. Ia mengaku disuruh menjadi kurir oleh Roby, tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Heroin itu rencananya diserahkan kepada Komar yang juga napi di Lapas Cipinang. Saminah kini diperiksa Kepolisian Sektor Jatinegara. (           SAMSURI FILLAHYASA/****)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10443</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 12:40:39 GMT</pubDate>
			<title>Ani dan Istri Menteri Janji Belanja untuk Batik</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/09/10433/Ani-dan-Istri-Menteri-Janji-Belanja</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Cirebon:</strong> "Kami datang kemari bukan hanya menengok karena cinta pada batik, tapi kami juga ingin memperkuat ekonomi Cirebon khususnya dan Jawa Barat umumnya. Insya Allah kami akan ikut membelanjakan apa yang kami punyai untuk memajukan Cirebon," tutur Ani Yudhoyono.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Cirebon: </strong>Ani Yudhoyono bersama dengan istri-istri menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid dua berjanji untuk menggelontorkan uang berbelanja batik di Cirebon, Jawa Barat. Janji tersebut disampaikan Ibu Negara ketika memberi pengarahan kepada 250 perajin batik Jawa Barat di Gedung Negara, Cirebon, Selasa (9/2).<br /><br />"Kami datang kemari bukan hanya menengok karena cinta pada batik, tapi kami juga ingin memperkuat ekonomi Cirebon khususnya dan Jawa Barat umumnya. Insya Allah kami akan ikut membelanjakan apa yang kami punyai untuk memajukan Cirebon," tuturnya.<br /><br />Ani yang berangkat dari Jakarta ke Cirebon menggunakan Kereta Api Luar Biasa membawa lebih dari 200 anggota rombongan yang dibagi dalam enam gerbong kereta. Rombongan antara lain terdiri atas istri menteri KIB 1 dan 2, istri Kabinet Pembangunan era mantan Presiden Soeharto, istri staf khusus kepresidenan, serta istri-istri duta besar negara sahabat.<br /><br />Ani juga mengundang beberapa istri pemimpin media televisi nasional.<br /><br />"Ini istri bos-bos. Mudah-mudahan kantongnya tebal," ujarnya.<br /><br />Ani menegaskan kedatangan rombongan tersebut ke Cirebon bukan hanya untuk memastikan pelestarian batik tetap berlangsung, tetapi juga untuk mempromosikan batik Jawa Barat yang kurang dikenal dibanding motif batik Yogyakarta atau Solo.<br /><br />Selain itu, para istri pejabat itu juga ingin memotivasi perajin batik Jawa Barat dengan memperkuat ekonomi mereka.<br /><br />Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik yang turut dalam rombongan juga "menodong" para istri pejabat itu untuk membelanjakan uang mereka di sentra kerajinan batik Cirebon.<br /><br />"Ini salah satu wisata paling heboh yang saya ikuti dalam 100 hari ini. Ada kereta lima gerbong, banyak istri duta besar, istri menteri, istri pengusaha. Jadi kalau nanti rasanya beliau-beliau tidak belanja maka hanya bicara saja mau melestarikan batik," tuturnya.<br /><br />Setelah berdialog dengan para perajin batik, Ani beserta rombongan yang seluruhnya diwajibkan mengenakan pakaian baik, akan meninjua Desa Trusmi yang merupakan sentra perajin batik di Cirebon.(Ant/DSY)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10433</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 00:14:35 GMT</pubDate>
			<title>Mbak Tutut Digugat Pailit</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/09/10405/Mbak-Tutut-Digugat-Pailit</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>: Gugatan ini terkait penjamin pribadi atas hutang PT Citra Industri Logam Mesin Persada sebesar Rp 1,6 triliun. Gugatan pailit didaftarkan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta</strong>: Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut, putri sulung mendiang Presiden Soeharto, digugat pailit oleh Literati Capital Investments Limited (Literati). Gugatan ini terkait penjamin pribadi atas hutang PT Citra Industri Logam Mesin Persada (CILMP) sebesar Rp 1,6 triliun.<br /><br />Gugatan pailit itu didaftarkan kuasa hukum Literati, Andi F Simangunsong, di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Senin (8/2). Andi menjelaskan, permohonan pailit diajukan terhadap Mbak Tutut dalam kapasitasnya selaku penjamin pribadi utang CILMP. Literati mengklaim Mbak Tutut utang Rp 1,6 triliun.<br /><br />CILMP yang tak lain mantan kreditur PT Bank Internasional Indonesia (BII), berdasarkan perjanjian kredit awal tertanggal 17 November 1994, mendapat kucuran kredit Rp 7,5 miliar. Setelah sejumlah perusahaan dihempas krisis ekonomi 1997, kondisi CILMP mengalami kesulitan likuiditas. Pinjaman kemudian dialihkan ke Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).<br /><br />Hingga kini total tagihan per 30 September 2009 mencapai Rp 1,6 triliun. "Dalam kredit dimaksud, Tutut selaku penjamin telah melepaskan hak istimewanya sebagai penjamin sehingga secara hukum dapat dituntut utang," kata Andi.<br /><br />Andy menjelaskan, seluruh aset PT Citra beralih tangan ke Literati pada 2009. Namun, utang itu hingga kini tidak pernah dibayarkan. Andi menjelaskan, pihaknya sudah dua kali melayangkan somasi kepada Tutut. Namun, sampai saat ini belum ada respons.(Ant/DOR)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10405</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 23:59:14 GMT</pubDate>
			<title>Penjualan Mobil di Rusia Jatuh </title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10404/Penjualan-Mobil-di-Rusia-Jatuh-</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Mokswa</strong>: Pada bulan Januari lalu mobil yang terjual hanya sebanyak 74.086 unit terjual pada Januari, jauh anjlok dibandingkan tahun sebelumnya.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Mokswa</strong>: Penjualan mobil dan truk ringan di Rusia pada Januari 2010 jatuh 37 persen. Pada bulan itu mobil yang terjual hanya sebanyak 74.086 unit terjual pada Januari, jauh anjlok dibandingkan tahun sebelumnya. Demikian diungkapkan Asosiasi Bisnis Eropa (AEB), Senin (8/2).<br /><br />Pasar mobil di Rusia, pernah dianggap sebagai salah satu yang paling menjanjikan di Eropa, turun 49 persen tahun lalu dibandingkan dengan 2008. "Penjualan Januari secara tradisional lemah," kata Martin Jahn, Wakil Ketua Komite Produsen Mobil AEB.<br /><br />"Alasan (penurunan) adalah masa libur panjang dan penurunan kegiatan konsumen. Kami perkirakan kebangkitan kembali di pasar setelah Februari," ujar Jahn. Pemerintah telah meluncurkan berbagai inisiatif dalam beberapa bulan terakhir untuk mendorong produksi lokal dan akan memperkenalkan sebuah program "cash-for-clunkers" pada Maret. (Ant/DOR)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10404</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 21:52:56 GMT</pubDate>
			<title>Pertamina Terbitkan Obligasi Dolar April 2010</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10398/Pertamina-Terbitkan-Obligasi-Dolar-April-2010</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>: Penerbitan obligasi didasarkan pada audit laporan keuangan periode Desember 2009. Tiga institusi keuangan asing yang ditunjuk menjadi penjamin pelaksana emisi obligasi: Citibank, Credit Suisse, dan HSBC.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta</strong>: PT Pertamina akan menerbitkan obligasi global (global bond) sebesar 1-1,5 miliar dolar Amerika Serikat, April 2010. Rencana terebut dipaparkan Direktur Keuangan Frederick ST Siahaan di sela rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di DPR, Jakarta, Senin (8/2).<br /><br />Menurut Frederick, penerbitan obligasi didasarkan pada audit laporan keuangan periode Desember 2009. Tiga institusi keuangan asing yang ditunjuk menjadi penjamin pelaksana emisi obligasi: Citibank, Credit Suisse, dan HSBC.<br /><br />Dana hasil obligasi akan digunakan untuk membiayai investasi perusahaan. Pada tahun 2010 belanja modal perusahaan migas pelat merah ini mencapai Rp 46 triliun. "Sebesar 60 persen belanja modal akan dibiayai dari internal kas perusahaan, sisanya dibiayai dari eksternal perusahaan, seperti obligasi maupun pinjaman bank," kata Frederick.<br /><br />Setelah global bond, menurut Frederick, Pertamina menjajaki kemungkinan menerbitkan obligasi dalam denominasi rupiah. Menurutnya, penerbitan obligasi rupiah akan disesuaikan dengan kondisi pasar obligasi dolar yang diterbitkan. "Kami tetap melihat situasi pasar obligasi," tegas Frederick. (Ant/DOR)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10398</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 19:34:07 GMT</pubDate>
			<title>DPR Belum Setujui Realokasi Anggaran Kelautan-Perikanan</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10390/DPR-Belum-Setujui-Realokasi-Anggaran-Kelautan-Perikanan</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>: Realokasi anggaran harus dibahas lebih lanjut antara Komisi IV DPR dengan masing-masing Direktorat Jenderal di Kementerian Kelautan dan Perikanan.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta</strong>: Komisi IV DPR RI belum menyetujui usulan realokasi anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan pada APBN 2010 sebesar Rp 184,46 miliar. "Saya tidak berani melanggar undang-undang. Ini (realokasi anggaran tanpa persetujuan DPR) bisa kena lampu merah," kata Ketua Komisi IV DPR Ahmad Muqowam dalam rapat kerja dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad di DPR, Jakarta, Senin (8/2).<br /><br />Muqowam ia menegaskan, realokasi anggaran harus dibahas lebih lanjut antara Komisi IV dengan masing-masing Direktorat Jenderal di Kementerian Kelautan dan Perikanan. "Kita perlu tahu dari masing-masing direktorat apakah perubahan anggaran tersebut berdampak pada kinerjanya atau tidak," ujar dia.<br /><br />Fadel Muhammad menjelaskan, perubahan anggaran sangat penting guna mendukung peningkatan produksi perikanan. "Jika memang dewan tidak menyetujui realokasi anggaran ke budidaya ya target peningkatan produksi tahap pertama (12 persen) gagal," ucap dia.<br /><br />Ia mengatakan, falsafah dasar dari peningkatan produksi, yakni kesejateraan masyarakat. Karena itu, jika perubahan alokasi anggaran dari beberapa direktorat ke Ditjen Perikanan Budidaya tidak disetujui, maka manfaat dari anggaran yang sudah ada, yakni Rp 516,82 miliar tidak terasa. "Saya akan mencoba melobi agar dewan memahami harapan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menaikan produksi ini," kata Fadel.<br /><br />Fadel juga mengatakan, "Tidak akan merealokasi anggaran apabila memang DPR tidak menyetujuinya. Kalau memang dewan setuju baru akan kita ajukan ke Menteri Keuangan".(Ant/DOR)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10390</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 16:45:34 GMT</pubDate>
			<title>Golkar Temukan 59 Penyimpangan</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10377/Golkar-Temukan-59-Penyimpangan</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>: Dari 59 penyimpangan di antaranya 15 pelanggaran operasional Bank CIC sebelum proses akusisi dan merger, 4 penyimpangan pada proses merger, 21 pelanggaran setelah merger Bank CIC, Danpac dan Pikko, 8 penyimpangan terkait pemberian FPJP dan 11 pelanggaran dalam bail out Rp 6,7 triliun.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta</strong>: Partai Golkar menemukan 59 penyimpangan dari akusisi, merger hingga bail out dalam kasus Bank Century. Demikian pandangan Partai Golkar dalam rapat internal Panitia Khusus (Pansus) Bank Century di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/2).<br /><br />Dibacakan anggota Pansus Bank Century, Agun Gunadjar Sudarsa, Golkar menjelaskan dari 59 penyimpangan tersebut di antaranya terdapat 15 pelanggaran operasional Bank CIC sebelum proses akusisi dan merger, empat penyimpangan pada proses merger, 21 pelanggaran setelah merger Bank CIC, Danpac dan Pikko, delapan penyimpangan terkait pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek serta sebelas pelanggaran dalam bail out sebesar Rp 6,7 triliun.<br /><br />Soal status dana Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Golkar berpendapat uang LPS merupakan keuangan negara . Hal itu nyata ada di dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. "Karena itu polemik soal uang LPS ini harus dihentikan," pinta Agun.<br /><br />Soal status Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 4 Tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan, Golkar memandang Perppu tersebut sudah tak berlaku lagi sejak 18 Desember 2008 karena tak mendapat persetujuan paripurna DPR RI. "Fraksi Partai Golkar memandang bahwa pengusutan kasus Bank Century merupakan momentum emas yang harus dimanfaatkan," kata Agun.(Andhini)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10377</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 16:41:09 GMT</pubDate>
			<title>PDI Perjuangan Minta Penegak Hukum Tindaklanjuti Kasus Century</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10376/PDI-Perjuangan-Minta-Penegak-Hukum-Tindaklanjuti</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>: Fraksi PDI Perjuangan menyimpulkan ada indikasi pelanggaran tindak pidana korupsi, perbankan dan merekomendasi penegak hukum menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan BI, Komite Stabilitas Sistem Keuangan dan Komite Koordinasi.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta</strong>: Fraksi PDI Perjuangan menemukan berbagai indikasi pelanggaran hukum dan akuntabilitas dalam proses akusisi, merger, pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) dan Penyertaan Modal Sementara hingga bail out untuk Bank Century. Karena itu, partai banteng moncong putih itu meminta penegak hukum menindaklanjuti kasus Bank Century.<br /><br />Diwakili anggota Pansus Bank Century, Eva Kusuma Sundari, pada rapat internal Panitia Khusus (Pansus) Bank Century di Gedung DPR/MPR, Jakarta,&nbsp; Senin (8/2), PDI Perjuangan memaparkan adanya data dan fakta yang menunjukan kemudahan dan ketidaktegasan Bank Indonesia (BI) dalam proses akusisi dan merger. Terkait FPJP, PDI Perjuangan menemukan akad perikatan agunan pencairan FPJP masih merujuk pada Peraturan Bank Indonesia tahun 2008.<br /><br />"Selain itu penanganan BI terhadap permohonan repo asset dari Bank Century yang diproses sebagai permohonan FPJP perlu dipertanyakan, perhitungan rasio kecukupan modal (Capital Adequecy Rasio/CAR) yang berubah-ubah juga menimbulkan ketidakpastian," papar Eva.<br /><br />PDI Perjuangan, lanjut Eva, melihat keberadaan Komite Koordinasi tak dibentuk berdasarkan Undang-Undang Lembaga Penjamin Simpanan. Alhasil, lembaga itu tak mempunyai dasar hukum. "Berdasarkan uraian di atas, fraksi menyimpulkan ada indikasi pelanggaran tindak pidana korupsi, perbankan dan merekomendasi penegak hukum menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan BI, Komite Stabilitas Sistem Keuangan dan Komite Koordinasi," kata Eva.(Andhini)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10376</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 15:49:37 GMT</pubDate>
			<title>PKS Bantah Ada Negosisasi</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10374/PKS-Bantah-Ada-Negosisasi</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> Anggota Pansus dari PKS Andi Rahmat membantah adanya negosiasi dengan Partai Demokrat seputar nama-nama yang terlibat. PKS hanya ingin KPK yang berhak menyebut nama.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta:</strong> Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah adanya dugaan negoisasi dari Partai Demokrat terkait Bank Century. Keengganan menyebut nama yang bertanggungjawab, karena belum selesainya kerja Panitia Khusus (Pansus) Bank Century<br /><br />"Kalau masih jago-jagoan <em>nggak</em> penting. Soal nonaktif itu lain perkara, karena kita <em>nggak</em> mau menuduh orang," kata anggota Pansus Bank Century dari Fraksi PKS, Andi Rahmat di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (8/2).<br /><br />Menurut Andi, hanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bisa menyebutkan semua nama yang terlibat. Sebab tindak pidana korupsi harus melewati penegak hukum.<br /><br />"Tidak ada negoisasi. <em>Nggak </em>sebut nama ya gak bisa karena belum sampai pada kesimpulan akhir. Kalau baru tingkat seperti ini hal pertama tak sebutkan orang,"dalih Andi.<br /><br />Penyebutan nama diprediksi mengakibatkan pembuatan alibi bagi yang tersebut. Karena itu, subjek yang bertanggungjawab akan dibeberkan pada rapat paripurna 2 Maret nanti.<br /><br />Dalam pandangan awalnya, dari proses merger hingga bailout PKS menyebutkan terdapat 66 pelanggaran yang terangkum dalam 14 temuan. Intinya, keberadaan Bank Century tak memenuhi syarat untuk proses akusisi dan merger. Bank yang berganti nama Bank Mutiara itu bisa bertahan karena diberikan keistimewaan oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia.<br /><br />"Penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik hanya didasari pertimbangan psikologis, keberadaan sejumlah deposan BUMN, karyawan kesejahteraan BI dan BRI sebagai deposan menunjukkan bahwa ada konsesus yang begitu besar, terutama jika Bank Century dinyatakan sebagai bank gagal berdampak sistemik dan adanya ketidakjelasan tentag pengaturan KK baik di Perpu JPSK maupun UU LPS," terang Andi.(Andhini)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10374</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 15:22:00 GMT</pubDate>
			<title>Idrus Yakin Kesimpulan Pansus Tak Banyak Berubah</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10373/Idrus-Yakin-Kesimpulan-Pansus-Tak-Banyak</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> Ketua Pansus Bank Century yakin kesimpulan akhir pansus tidak banyak berubah. Meski tidak dipungkiri tambahan data masih mungkin ada.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta:</strong> Ketua Panitia Khusus (Pansus) Bank Century Idrus Marham meyakini kesimpulan akhir Pansus pada rapat paripurna 2 Maret nanti tak akan banyak berubah. Meski diakuinya kemungkinan data bertambah masih ada.<br /><br />"Kemungkinan masih ada penambahan karena kita akan menyalin data-data terkait bailout dan Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) dari kertas kerja pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan," kata Idrus di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (8/2).<br /><br />Menurut Idrus, pandangan awal fraksi hari ini penting guna memberikan gambaran terhadap data yang telah dimiliki Pansus. Selain itu, kesimpulan awal tersebut bisa menjadi bahan dasar tim kecil membuat rekomendasi akhir. "Jadi saya yakin tak akan banyak berubah. Meski masih ada tambahan dari KKP BPK,"tandas Idrus.(Andhini)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10373</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 11:14:02 GMT</pubDate>
			<title>BCA Beri Kredit Pemilik Showroom Mobil Bekas</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10352/BCA-Beri-Kredit-Pemilik-Showroom-Mobil</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> Program `showroom financing` bertujuan membantu pemilik usaha yang membutuhkan modal kerja bagi pengembangan usaha.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta: </strong>PT Bank Central Asia Tbk melalui BCA Finance memfasilitasi kredit bagi pemilik usaha ruang pamer (showroom) mobil bekas yang merencanakan pengembangan bisnisnya. Program `showroom financing` bertujuan membantu pemilik usaha yang membutuhkan modal kerja bagi pengembangan usaha. Demikian kata Presiden Direktur PT BCA Finance Roni Haslim di Jakarta, Senin (8/2).<br /><br />Kesepakatan kerja sama pembiayaan showroom mobil bekas ini ditandatangani antara Roni Haslim dengan Kepala Divisi Bisnis Kecil dan Menegah BCA Haryono Wongsonegoro, di Pusat Penjualan Mobil bekas WTC Mangga Dua Jakarta.<br /><br />Roni mengatakan, sebagai tahap awal program ini baru dapat dinikmati pemilik showroom mobil bekas yang selama ini sudah bekerja sama dengan BCA Finance dalam hal kredit pemilikan kendaraan untuk wilayah Jakarta dan Bekasi.<br /><br />Diharapkan program tahap awal ini dapat berjalan baik, sehingga program ini dapat dilaksanakan tidak terbatas di dua wilayah saja, tetapi semua wilayah di Indonesia.<br /><br />Menurut Roni sampai dengan akhir 2009 setidaknya 1.300 pemilik showroom yang sudah bekerja sama dengan BCA Finance serta akan ditawarkan kredit modal kerja.<br /><br />Ia berharap, program ini akan dapat meningkatkan kinerja sehingga target Rp13,5 triliun pada 2010 akan dapat tercapai, sedangkan pada 2009 pihaknya telah menyalurkan Rp11 triliun.<br /><br />"Kami optimis target tahun ini akan tercapai. Melalui program pembiayaan ruang pamer mobil bekas saja ditargetkan Rp400 miliar," jelasnya.<br /><br />Haryono mengatakan, kerja sama ini akan memberikan tambahan nasabah sekaligus meningkatkan volume penyaluran kredit BCA untuk sektor kredit mobil bekas.<br /><br />Terkait dengan kerja sama, BCA mengharapkan dapat menyalurkan kredit sampai Rp500 miliar untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.<br /><br />Program pembiayaan ini memiliki banyak keuntungan seperti bunga kompetitif, proses cepat, syarat mudah, serta sebagai ikatan cukup mobil yang diperdagangkan (bukan fixed asset), jelasnya.<br /><br />Ia juga menyampaikan selama periode 8 Februari sampai 8 Mei 2010 akan mendapat fasilitas bebas biaya provisi.(Ant/BEY)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10352</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 10:37:21 GMT</pubDate>
			<title>Cilic Pertahankan Gelar Turnamen Tenis Zagreb</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10348/Cilic-Pertahankan-Gelar-Turnamen-Tenis-Zagreb</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Zagreb:</strong> Petenis Kroasia Cilic memenangi turnamen tenis Zagreb setelah mengalahkan petenis non unggulan dari Jerman. Cilic bulan lalu melaju ke semifinal turnamen grand slam Australia Terbuka.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Zagreb:</strong> Petenis Kroasia Marin Cilic mengalahkan pemain bukan unggulan dari Jerman Michael Berrer 6-4, 6-7, 6-3, Ahad (7/2) kemarin, dalam final turnamen tenis Zagreb. Kemenangan ini adalah kali kedua di turname yng sama dan yang kelima secara keseluruhan sepanjang karirnya.<br /><br />Unggulan utama itu hanya membutuhkan waktu dua jam 38 menit untuk mengalahkan lawannya yang berusia 29 tahun. Cilic membukukan penampilan terbaik dalam karirnya setelah maju ke putaran final turnamen ATP untuk pertama kalinya.<br /><br />Berrer sebelumnya mengalahkan pemain unggulan Janko Tipsarevic dan Viktor Troicki dari Serbia serta menyisihkan rekan senegaranya Philipp Petzschner 7-6 7-5 di semi final.<br /><br />Cilic, pemain dengan tinggi badan 1,98 meter itu menang pada set pertama namun pemain berperingkat 65 dunia itu mendapat tekanan dari lawannya dan tidak dapat memenangi set kedua sehingga kejar mengejar angka menghasilkan kedudukan <em>tie break</em>.<br /><br />Pada set penentu, pemain berusia 21 tahun dari Kroasia itu mematikan servisnya pada <em>game</em> keempat dan mengamankan dua angka berikutnya sebelum mendapatkan 13 <em>ace</em> dan memenangi set itu.<br /><br />Cilic masuk ke daftar urutan 10 besar peringkat dunia tahun ini untuk pertama kalinya setelah menang di Chennai Terbuka bulan lalu dan maju untuk pertama kalinya ke putaran semi final turnamen grand slam di Australia Terbuka.(Ant/RIZ)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10348</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 09:55:41 GMT</pubDate>
			<title>Korban Tewas Ledakan Pembangkit Listrik Bertambah</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10346/Korban-Tewas-Ledakan-Pembangkit-Listrik-Bertambah</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Middletown: </strong>Perhitungan jumlah korban ledakan pembangkit listrik terus berlanjut. Sejauh ini, tercatat lima orang tewas dan 12 orang lainnya terluka.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Middletown: </strong>Korban tewas bertambah menjadi lima orang dalam insiden ledakan pembangkit listrik di Middletown, negara bagian Connecticut, Amerika Serikat. Insiden terjadi Ahad (7/2) tepatnya di Kleen Energy Plan, pukul 11.30 waktu setempat.<br /><br />Walikota Sebastian Giuliano menyebutkan, sebanyak 12 korban lainnya cedera. Namun, total jumlah korban belum bisa dipastikan karena tidak diketahui jumlah pekerja saat ledakan terjadi. Sebelumnya, Al Santostefano, wakil kepala pemadam kebakaran di Middletown menyebutkan ada 50 pekerja bangunan di lokasi.<br /><br />"Banyak kontraktor berada di lokasi, sehingga menambah kebingungan mengenai jumlah pekerja yang benar-benar bekerja di tempat kejadian," ungkap Sebastian.<br /><br />Pembangkit listrik belum sepenuhnya beroperasi dan ledakan terjadi selama prosedur percobaan. Penyebab utama kecelakaan diduga akibat ledakan gas. Kini, tim search dan rescue (SAR) menurunkan 20 ambulans dan menurunkan anjing pelacak untuk mencari korban lain. Warga di sekitar 20 mil dari lokasi kejadian sempat menduga ledakan itu gempa bumi.(Ant/*****)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10346</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 00:12:35 GMT</pubDate>
			<title>Presiden Diminta segera Ajukan Calon Gubernur BI</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/08/10324/Presiden-Diminta-segera-Ajukan-Calon-Gubernur</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> "Sudah hampir satu tahun (jabatan gubernur BI kosong). Persoalan jabatan Gubernur BI sangat serius untuk menjaga stabilitas. Apa susahnya mencari gubernur BI. Orang-orangnya ada," kata Arif Budimanta di Jakarta.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta: </strong>Anggota Komisi XI DPR dari PDI Perjuangan Arif Budimanta meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mengajukan calon gubernur Bank Indonesia agar stabilitas moneter dan perbankan di Indonesia semakin terjaga.<br /><br />"Sudah hampir satu tahun (jabatan gubernur BI kosong). Persoalan jabatan Gubernur BI sangat serius untuk menjaga stabilitas," kata Arif Budimanta di Jakarta, Ahad (7/2), saat diminta komentarnya mengenai jabatan Gubernur BI yang kosong setelah ditinggal Boediono yang kini menjadi Wapres.<br /><br />"Apa susahnya mencari gubernur BI. Orang-orangnya ada," katanya.<br /><br />DPR, katanya, sudah menulis surat mengenai jabatan gubernur BI tersebut. Arif mengatakan, sedikitnya ada tiga kriteria yang dimiliki calon gubernur BI. Pertama, memiliki pengetahuan tentang fiskal dan moneter. Kedua, punya rekam jejak yang baik. Ketiga integritasnya teruji.<br /><br />Arif merasa, sangat kecewa saat mendengar rekaman rapat dewan gubernur BI mengenai perubahan Peraturan Bank Indonesia. Mereka yang hadir terkesan tidak mempunyai kompetensi yang baik karena tidak ada analisis yang memadai.<br /><br />Mengenai nama-nama yang beredar, seperti Agus Martowardojo sebagai bankir senior, Raden Pardede yang pernah diajukan, atau Iman Sugema yang menjadi doktor di bidang moneter dan perbankan, Arif sekali lagi lebih suka menyebut kriteria. Namun Arif menekankan bahwa penting calon gubernur BI memiliki pengetahuan moneter dan mampu melakukan analisis-analisis yang baik serta bekerja ekstra.<br /><br />"Atas dasar itu, yang penting juga dalam memberantas korupsi maka perlu orang yang mempunyai komitmen, mau bekerja ekstra keras, dan memahami moneter," katanya.<br /><br />Ia bahkan mencontoh Gubernur Bank Sentral Amerika Ben Bernanke yang merupakan ahli moneter sehingga bank sentral bisa memainkan peran sebagai pengendali moneter dengan maksimal.<br /><br />Arif mengatakan, gubernur BI harus mampu melihat persoalan moneter dengan baik dan mampu memberikan analisis dan hubungan sebab akibat yang baik pula seperti hubungan antara inflasi, suku bunga dan juga harga-harga barang. Ia mengatakan, ahli moneter berbeda dengan ahli ekonomi semata.(Ant/DSY)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10324</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 15:52:14 GMT</pubDate>
			<title>Pemerintah Konversi Pupuk Tunggal ke Majemuk</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/07/10305/Pemerintah-Konversi-Pupuk-Tunggal-ke-Majemuk</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Untuk tahap awal, di 2010, penggunaan urea akan dikonversi ke NPK dengan proporsi enam persen dan pertumbuhan empat persen per tahun.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta: </strong>Pemerintah akan memulai program konversi pupuk tunggal (urea) ke pupuk majemuk (NPK) untuk mengefisienkan pemakaian gas pada pabrik pupuk, tahun ini. Untuk tahap awal, di 2010, penggunaan urea akan dikonversi ke NPK dengan proporsi enam persen dan pertumbuhan empat persen per tahun.<br /><br />"Program konversi ini sejalan dengan program revitalisasi industri pupuk yang sedang dijalankan pemerintah," ujar Direktur Pengembangan Sarana Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Sputnik Sudjono di sela rakornas Kementan di Jakarta, Jumat (5/2).<br /><br />Tahun ini, alokasi pupuk NPK bersubsidi akan dinaikkan 46,6 persen, yakni dari 1,5 juta ton di tahun lalu menjadi 2,2 juta ton. Tingkat kenaikannya memang paling besar dibanding alokasi untuk pupuk bersubsidi jenis lain.<br /><br />Adapun alokasi pupuk urea bersubsidi hanya dinaikkan 9 persen, yakni dari 5,5 juta ton menjadi 6 juta ton. Sedangkan untuk pupuk SP-36 dan ZA, alokasinya tetap dibanding tahun lalu, yakni masing-masing sebesar 1 juta ton dan 950 ribu ton.<br /><br />"Penambahan alokasi NPK itu rencananya akan diambil dari tambahan produksi NPK melalui pembangunan pabrik-pabrik baru milik BUMN pupuk, yakni PT Pusri, Pupuk Kaltim, dan Petrokimia Gresik," ujarnya.<br /><br />Meski demikian, dia mengakui, program konversi pupuk ini akan tersendat jika program revitalisasi industri pupuk melalui pembangunan pabrik-pabrik baru itu tidak mendapat kepastian pasokan gas. "Pembangunan pabrik baru bisa terlaksana jika mereka sudah mendapat jaminan gas," ujarnya.<br /><br />Untuk itu, ujarnya, saat ini pemerintah juga tengah terus memfasilitasi kedua BUMN pupuk lain tersebut untuk mendapatkan negosiasi penjualan gas. Pasalnya, saat ini, baru satu dari tiga produsen tersebut yang mendapatkan kepastian kontrak pasokan gas. Satu pabrik itu yakni Pabrik Kaltim V milik PT Pupuk Kaltim yang belum lama ini telah mengikat kontrak dengan sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Kaltim sebesar 80 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd).(MI/BEY)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10305</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 14:59:32 GMT</pubDate>
			<title>Aturan Distribusi Obat Generik Diperlonggar</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/07/10303/Aturan-Distribusi-Obat-Generik-Diperlonggar</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta: </strong>Tapi tetap saja pemerintah mengatur plafon penambahan biaya distribusi berdasarkan wilayah. Paling tinggi sebesar 20 persen untuk wilayah tertentu.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta: </strong>Pemerintah melonggarkan aturan distribusi obat generik dengan memperbolehkan pabrik obat dan atau pedagang besar farmasi (PBF) menambahkan biaya distribusi pada harga obat generik yang disalurkan ke daerah di luar Pulau Jawa dan Bali. Ketentuan baru itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.03.01/Menkes/146/I/2010 tanggal 27 Januari 2010 tentang harga obat generik.<br /><br />Tapi tetap saja pemerintah mengatur plafon penambahan biaya distribusi berdasarkan wilayah. "PBF dapat menambahkan biaya distribusi maksimal sampai 20 persen dari harga netto apotek dan pajak pertambahan nilai sesuai regionalnya. Tapi harga jual ke konsumen tetap tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi yang sudah ditetapkan," kata Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Sri Indrawaty.<br /><br />Menurut peraturan baru, PBF yang mendistribusikan obat generik ke daerah regional I termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Lampung dan Banten, tidak boleh menambahkan biaya distribusi ke harga obat. Penambahan biaya distribusi hanya diperbolehkan pada penyaluran obat generik ke daerah-daerah yang berada pada regional II, III dan IV.<br /><br />Untuk regional II mencakup Pulau Sumatra, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung dan Nusa Tenggara Barat, dapat menambahkan biaya distribusi maksimum lima persen. Sementara untuk di regional III seperti Nanggroe Aceh Darussalam, Kalimantan, dan Sulawesi dapat menambahkan biaya distribusi maksimal 10 persen.<br /><br />"Untuk distribusi ke daerah di regional IV yang meliputi provinsi Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, PBF dapat menambahkan biaya maksimal 20 persen dari harga netto apotek dan pajak pertambahan nilai.<br /><br />Menurut Sri, kebijakan itu diambil untuk menjamin ketersediaan obat di seluruh wilayah. "Supaya tidak ada lagi yang tidak mau mendistribusikan obat generik ke wilayah tertentu dengan alasan biaya distribusinya terlalu mahal," kata Sri.(Ant/BEY)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10303</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 11:40:48 GMT</pubDate>
			<title>Menkominfo Surati Mendagri soal Perobohan Menara Telkom</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/07/10293/Menkominfo-Surati-Mendagri-soal-Perobohan-Menara</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Jakarta:</strong> Perobohan menara yang dilakukan atas dasar alasan tidak memiliki IMB justru dikhawatirkan mendatangkan dampak negatif bagi Bali.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Jakarta: </strong>Kementerian Komunikasi dan Informatika segera melayangkan surat ke Kementerian Dalam Negeri terkait perobohan 31 menara telekomunikasi yang di dalamnya terdapat 84 BTS di Kabupaten Badung, Bali, awal Februari 2010.<br /><br />"Setelah selesai dibahas dan diformulasikan internal di minggu pertama Februari 2010, Kementerian Kominfo hanya dalam beberapa hari ke depan akan melayangkan surat resmi ke Kementerian Dalam Negeri," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Gatot S. Dewa Broto, dalam keterangan persnya di Jakarta, Ahad (7/2).<br /><br />Gatot Dewa mengatakan, perobohan menara yang dilakukan atas dasar alasan tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) berdasarkan Perda Provinsi Nomor 4/PD/DPRD/1974 tentang Bangun-Bangunan, justru dikhawatirkan mendatangkan dampak negatif bagi Bali termasuk dalam hal kelangsungan layanan publik, perkembangan pariwisata dan stabilitas keamanan setempat.<br /><br />Menurut Gatot, aturan yang sama juga sesungguhnya tidak mengatur tentang kewajiban memiliki IMB dalam pendirian menara telkom. "Surat ini akan merupakan surat resmi kedua yang dikirimkan oleh Menteri Kominfo, karena sekitar setahun yang lalu atau tepatnya pada tanggal 16 Pebruari 2009 Menteri Kominfo Mohammad Nuh telah mengirimkan surat No. 75/M.KOMINFO/2/2009 perihal penghentian pembongkaran menara telekomunikasi di Kabupaten Badung," katanya.<br /><br />Surat yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri sebelumnya Mardiyanto itu pada intinya adalah minta Mendagri agar menginstruksikan Bupati Badung untuk menghentikan sementara pembongkaran menara di Badung sampai dengan adanya penyelesaian permasalahan tersebut dan kepastian hukum yang jelas.<br /><br />Pada saat itu, yang menjadi salah satu dasar hukumnya adalah Peraturan Menteri Kominfo No. 2/PER/M.KOMINFO/3/2008 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama Telekomunikasi.<br /><br />"Khusus untuk pengiriman surat kali ini substansinya jauh lebih serius dan dengan penanganan yang sangat khusus, karena selain Komisi 1 DPR dalam rapatnya dengan Kementerian Kominfo pada tanggal 1 Pebruari 2010 telah mendesak Kementerian Kominfo untuk segera mencegah perobohan sepihak atas sejumlah menara telekomunikasi di Kabupaten Badung," katanya.<br /><br />Tindakan itu bila dibiarkan akan berdampak luas di antaranya berpotensi segera diikuti sejumlah daerah lain tanpa mengindahkan Peraturan Bersama Mendagri, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Kominfo dan Kepala BKPM tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Menara Telekomunikasi No. 18 Tahun 2009, No. 07/PRT/M/2009, No. 19/PER/M.KOMINFO/3/2009 dan No. 3/P/2009.<br /><br />Meskipun demikian, ada juga beberapa daerah lain yang cukup elegan dan komprehensif dalam penyelesaian masalah menara telkom seperti Jakarta dan juga Yogyakarta. Perobohan menara juga dikhawatirkan akan mengganggu pelayanan telkom di Badung dan sekitarnya.<br /><br />Sebagai gambaran, pada saat terjadi masalah perobohan menara telkom di Badung di akhir 2008 hingga awal 2009 terdapat sebanyak 148 menara yang eksisting di mana sekitar 12 di antaranya telah dirobohkan. Sedang pada awal 2010 terdapat sekitar 200 menara yang eksisting, dan tercatat yang telah dirobohkan adalah sebanyak 31 menara dan 84 BTS.<br /><br />Seandainya perobohan tersebut terus berlangsung, maka dikhawatirkan jumlah yang dirobohkan akan terus bertambah sehingga akan mengganggu kualitas layanan telkom di sejumlah titik tertentu di daerah tersebut dengan indikasi lemahnya sinyal atau bahkan hilangnya sinyal sama sekali.<br /><br />"Kementerian Kominfo sejak awal merebaknya masalah tersebut di awal tahun 2009 mendesak para penyelenggara telekomunikasi untuk tidak bersikap emosional dengan cara mematikan BTS di Badung sebagai tanda protes, yaitu dengan cara memanfaatkan menara yang terdekat yang dirobohkan agar tidak ada area yang tidak terjangkau," katanya.<br /><br />Pihaknya mengimbau para penyelenggara telkom agar tidak mematikan BTS, tetapi dengan kejadian terakhir ini, memang penyelenggara telkom tidak melakukan sikap protes. Namun secara otomatis di beberapa titik tertentu yang menaranya tidak berfungsi lagi saat ini telah terjadi kelangkaan sinyal layanan telkom .<br /><br />Kemungkinan merebaknya di beberapa titik tertentu yang semula ada sinyal layanan telkom, namun secara tiba-tiba tidak terjangkau layanannya akan berpotensi menimbulkan class action dari masyarakat khususnya pengguna layanan telkom nirkabel.<br /><br />Pihaknya juga mengkhawatirkan dampak terganggunya pelayanan publik di daerah tersebut dan mudah mendorong masyarakat umum untuk menyampaikan pengaduan mengingat layanan telkom termasuk ruang lingkup pelayanan yang wajib diselenggarakan.<br /><br />Perobohan menara secara sepihak juga dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan layanan pariwisata, khususnya wisatawan asing yang datang ke Badung, khususnya saat menggunakan layanan telkom atas dasar buruknya kualitas layanan yang tersedia.<br /><br />"Kondisi tersebut dikhawatirkan akan mengganggu usaha kerja keras pemerintah untuk meningkatkan kedatangan wisata asing ke Bali yang pintu gerbangnya terutama melalui Kabupaten Badung. Apalagi sejumlah sarana strategis dan obyek vital pariwisata justru banyak berada di Badung," katanya.<br /><br />Pihaknya juga mengkhawatirkan terganggunya koordinasi aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan di Bali dan khususnya Badung dari kemungkinan ancaman pihak tertentu yang melakukan aksi gangguan keamanan pada saat aparat keamanan saling berkomunikasi menggunakan layanan seluler dan Fixed Wireless Access.(Ant/BEY)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10293</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 19:08:00 GMT</pubDate>
			<title>Moderenisasi PN Target Satgas Mafia Kasus </title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/05/10225/Moderenisasi-PN-Target-Satgas-Mafia-Kasus</link>
			<description><![CDATA[<p><span style="font-weight: bold;">Jakarta:&nbsp;</span> Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum menargetkan moderenisasi pengadilan negeri (PN). Perbaikan tersebut ditargetkan terwujud sejak kini hingga masa tugas satgas tersebut berakhir dua tahun mendatang.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><span style="font-weight: bold;">Metrotvnews.com, Jakarta:&nbsp;</span> Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum menargetkan moderenisasi pengadilan negeri (PN). Perbaikan tersebut ditargetkan terwujud sejak kini hingga masa tugas satgas tersebut berakhir dua tahun mendatang. <br /><br />"Awalnya cukup di Jakarta dulu. Tidak usah di seluruh Indonesia. Ini jadi suatu target," kata ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Kuntoro Mangkusubroto saat ditemui di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (5/2). <br /><br />Target lain yang diharapkan akan terwujud, kata Kuntoro, yakni adanya tranparansi proses peradilan. Dengan transparansi tersebut, katanya, diharapkan masyarakat mengetahui benar hak-hak dan kewajibannya jika berperkara. <br /><br />"Sekarang kan kita tidak tahu, Mudah-mudahan diantara kita tak ada yang berperkara. Tapi kalau kita berperkara jadi tahu tahapannya apa, biayanya berapa," kata dia. <br /><br />Jika ada masyarakat yang menerima panggilan dari Kejaksaan Agung, kata Kuntoro, transparansi itu diharapkan membuat masyarakat mengetahui benar yang harus dilakukan dan siapa yang harus dihubungi. "Bukan langsung kesana. Tanya ada apa, punya saudara yang dikenal atau tidak," katanya. <br /><br />Pasalnya, menurut Kuntoro, banyaknya ketidakjelasan mengenai peradilan dan lembaga hukum sekarang ini akan membuat orang yang berperkara serta merta mencari calo atau makelar kasus. <br /><br />Untuk itu, selama dua tahun ini target utamanya yakni agar masyarakat mulai percaya lembaga hukum. Sehingga, katanya, mereka tidak memerlukan lagi calo-calo, makelar kasus. <br /><br />Kuntoro mengakui susah bagi satgas dalam melakukan kuantifikasi sasaran itu. Maka, katanya, untuk bisa meningkatkan rasa percaya, pertama yakni dengan menunjukkan bahwa tidak ada gunanya lagi menggunakan calo. <br /><br />"Atau ya mudah-mudahan calo-calo kakap itu diketahui dan diproses. Tapi susah sekali kalau ada yang tanya berapa jumlahnya, kan repot," tuturnya. (MI/ICH)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10225</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 18:18:32 GMT</pubDate>
			<title>Ribuan Petani Kentang Diduga Terpapar Racun Pestisida </title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/05/10223/Ribuan-Petani-Kentang-Diduga-Terpapar-Racun</link>
			<description><![CDATA[<p><strong> Banjarnegara: </strong>Ribuan petani kentang di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, diduga kuat terpapar pestisida. Hasil pemeriksaan darah sejumlah petani menunjukkan kadar racun atau <em>cholinesterase</em> mereka tinggi.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Banjarnegara: </strong>Ribuan petani kentang di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, diduga kuat terpapar pestisida. Hasil pemeriksaan darah sejumlah petani menunjukkan kadar racun atau <em>cholinesterase</em> mereka tinggi. <br /> <br />Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarnegara Yusrie Hussein mengakui dalam darah para petani kentang mengandung racun. "Hasil riset yang dilakukan oleh tim dari Yogyakarta pada 2007-2008 serta pemeriksaan di Puskesmas Batur cukup mengejutkan, karena di dalam darah petani <em>cholinesterase</em>-nya cukup tinggi," jelasnya, Jumat (5/2). <br /> <br />Ia menjelaskan, pestisida untuk tanaman kentang mereka masuk ke dalam darah melalui udara dan makanan. Sebab, para petani kentang sangat sering menyemprotkan pestisida pada tanaman kentang yang mereka budidayakan. <br /> <br />"Sehingga mereka menghirup pestisida dari udara. Selain itu dari makanan yang telah tercemar pestisida," katanya. <br /> <br />Menurutnya, dengan tingginya kadar racun di dalam darah, petani kentang berpotensi menderita penyakit ginjal. Apalagi bila kadar racun terus bertambah. "Kami saat ini belum melakukan survei kembali berapa kadar racun di dalam darah para petani," ujar Yusrie. <br /> <br />Oleh karena itu, ia mengimbau para petani agar berhati-hati saat menyemprotkan pestisida. Misalnya mengenakan masker dan sarung tangan. Selain itu, petani harus membersihkan tangan sebelum mengkonsumsi makanan. <br /> <br />Data di Dinas Pertanian Banjarnegara menyebutkan, tanaman kentang menjadi salah satu primadona pertanian di sejumlah kecamatan, di antaranya Pejawaran, Batur, Wanayasa, dan Kecamatan Kalibening. Luas lahan di Kecamatan Batur mencapai 4.564 hektare (ha), Pejawaran luasnya 3.510 ha, Wanayasa 352 ha dan Kalibening 8 ha. Luasan panen kentang di kabupaten setempat mencapai 8.434 ha dengan produksi 133 ribu ton lebih setiap tahun. <br /> <br />Salah seorang petani di Kecamatan Batur, Pudjiharjo, 52, mengatakan penyemprotan pestisida dilakukan setidaknya dua hari sekali untuk menekan hama. "Kalau tidak disemprot, tanaman kentang gampang terkena jamur dan mati. Saat menyemprot tanaman itulah biasanya petani tidak mengenakan sarung tangan karena tidak terbiasa," tambahnya. (MI/ICH)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10223</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 15:52:11 GMT</pubDate>
			<title>Karyawan Telkom Kupang Memprotes Merger</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/05/10213/Karyawan-Telkom-Kupang-Memprotes-Merger</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Kupang: </strong>Karyawan yang terancam kehilangan pekerjaan ini menentang merger. Sejumlah kantor cabang Telkom dilebur.</p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Kupang:</strong> PT Telkom Indonesia diduga terancam pailit sehingga melakukan merger sejumlah kantor cabang. Kantor Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang sebelumnya berdiri sendiri kini harus melebur dengan Kantor Cabang Mataram, Nusa Tenggara Barat. Alasannya buat efisiensi.<br /><br />Peleburan meresahkan karyawan. Mereka, Jumat (5/2), ramai-ramai berunjuk rasa di Kupang dengan mengadang Pimpinan Telkom Jakarta Muhamad Awaludin yang hendak berkunjung ke kota itu. Mereka membentangkan spanduk menutupi pintu gerbang masuk Kantor Telkom Kupang.<br /><br />Karyawan yang terancam kehilangan pekerjaan ini menentang merger. Mereka mengaku telah mengendus rencana pemecatan massal. Karyawan pun menuntut manajemen Telkom memperjuangakan pelayanan dan kenyamanan kerja.(ICH/Eugenius Kau Suni)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10213</guid>
			</item><item>
			<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 06:35:16 GMT</pubDate>
			<title>Prof Windia: Kebijakan Ekonomi Tak Akrab dengan Pertanian</title>
			<link>http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/ekonomi/2010/02/05/10178/Prof-Windia-Kebijakan-Ekonomi-Tak-Akrab</link>
			<description><![CDATA[<p><strong>Denpasar: </strong>Kurang akrabnya kebijakan ekonomi terhadap sektor pertanian itu agak kontradiktif, mengingat Indonesia mempunyai sumber daya alam bidang pertanian sangat melimpah, tetapi sebaliknya menjadi negara pengimpor beberapa jenis komoditi pertanian.<br /></p>]]></description>
			<story><![CDATA[<p><strong>Metrotvnews.com, Denpasar: </strong>Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof Dr. I Wayan Windia, MS menilai, kebijakan ekonomi Indonesia selama ini kurang akrab dan tidak mendukung pengembangan sektor pertanian dalam arti luas. "Kondisi tersebut menyebabkan sektor pertanian cenderung kurang mendapat perhatian dibanding sektor ekonomi lainnya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi," kata Gurubesar Prof Windia di Denpasar Jumat.<br /><br />Ia mengatakan, kurang akrabnya kebijakan ekonomi terhadap sektor pertanian itu agak kontradiktif, mengingat Indonesia mempunyai sumber daya alam bidang pertanian sangat melimpah, tetapi sebaliknya menjadi negara pengimpor beberapa jenis komoditi pertanian. "Sebenarnya hasil pertanian yang diimpor itu bisa diproduksi dalam negeri, jika kebijakan pemerintah akrab dengan pengembangan sektor pertanian," tutur Windia.<br /><br />Ia menjelaskan, hasil pertanian yang selama ini diimpor sebenarnya dapat diproduksi oleh petani di berbagai daerah di Indonesia, antara lain berbagai jenis hasil buah-buahan, daging sapi, terigu, gula pasir, kedele dan beras. Bahkan petani sanggup meningkatkan produksi pertanian itu secara berlipat ganda hingga Indonesia memiliki ketahanan pangan, sehingga Pemerintah perlu menggarap sektor pertanian secara serius dan sungguh-sungguh dengan memanfaatkan potensi yang ada secara maksimal.<br /><br />"Oleh sebab itu program revitalisasi pertanian hendaknya dapat diterapkan dengan baik di seluruh daerah di Indonesia, dengan harapan mampu membawa perubahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun memacu pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.<br /><br />Ia menganalisa, selama dua dekade terakhir sektor pertanian hanya diposisikan sebagai "pendukung" sektor lain, dan bukan sebagai "mesin penggerak" pertumbuhan ekonomi nasional.(Ant/BEY)</p>]]></story>
			<image>http://www.metrotvnews.com/bank_images/actual/</image>
			<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
			<guid>10178</guid>
			</item></channel></rss>