Senin, 1 Februari 2010 18:27 WIB
Lebih sepuluh tahun kita berupaya melakukan perubahan untuk menggapai sebuah Indonesia yang lebih baik. Namun berbagai upaya yang dilakukan begitu lamban untuk menghasilkan sebuah Indonesia yang lebih demokratis dalam politik, sejahtera dalam ekonomi, dan menghormati kemajemukan dalam budaya.Kenyataan itu dirasakan oleh begitu banyak warga. Setiap terjadi pergantian pemerintahan memang selalu muncul sebuah harapan baru. Namun harapan itu kemudian hilang ditelan perjalanan waktu.Terutama bagi masyarakat lapisan bawah terasa betul bahwa kehidupan semakin mengimpit. Harga-harga kebutuhan pokok semakin mahal, biaya pendidikan juga dirasakan semakin membebani, sementara biaya kesehatan semakin sulit untuk dijangkau.Sungguh kita tidak punya hati kalau tidak mau menerima kenyataan ini. Denyut kehidupan masyarakat di tingkat bawah seperti ini sangat mudah untuk bisa ditangkap apabila kita mau turun ke bawah, merasakan apa yang menjadi beban masyarakat banyak.Sayangnya seringkali kita mencoba untuk menyangkal diri. Kita mencoba lari kenyataan karena takut dianggap tidak berhasil. Padahal kita tidak mungkin menutupi sebuah kenyataan bahwa masih banyak warga bangsa ini yang hidup dalam kemiskinan.Kita bersyukur bahwa banyak warga bangsa ini yang masih berpikiran terbuka. Mereka bersikap realistis terhadap fakta yang terjadi di tengah masyarakatnya. Mereka tidak hanya sekadar mengeluh dan sekadar menyalahkan, tetapi berupaya untuk berbuat bagi kemajuan negeri ini.Itulah yang setidaknya kita lihat dari orang-orang yang berkumpul bersama untuk membentuk organisasi kemasyarakatan yang mereka namanya Nasional Demokrat. Sebanyak 45 orang yang.berasal dari lintas agama dan lintas golongan berkeinginan untuk melakukan restorasi Indonesia.Dalam manifesto yang dibacakan Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, Nasional Demokrat mencanangkan keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Demokrasi bukan hanya sekadar pergantian kepemimpinan secara teratur, tetapi harus mampu memakmurkan kehidupan seluruh rakyat.Gerakan perubahan yang diusung Nasional Demokrat sangat tepat di tengah kemandekan kemajuan dari bangsa ini. Tantangannya bagaimana Nasional Demokrat mampu merumuskan sebuah kegiatan yang sungguh-sungguh menyentuh kehidupan masyarakat terutama mereka yang berada di bawah.Begitu sering organisasi kemasyarakatan dibentuk tetapi kemudian kehilangan identitasnya. Mereka larut dalam arus besar pragmatisme dan hanya menjadikan ormas sebagai kepentingan kelompok.Kalau saja Nasional Demokrat bisa tampil dengan format yang lebih membumi, pasti akan mampu mendapat hati di tengah masyarakat. Apalagi jika mampu menempatkan masyarakat sebagai bagian dari kegiatan mereka, sehingga hasilnya bisa langsung dirasakan.Pada tingkat paling dasar, begitu banyak warga bangsa ini tidak bisa mengecap pendidikan yang memadai, memeroleh akses kesehatan yang mencukupi. Padahal di tengah dunia yang berlari semakin kencang, di mana globalisasi tidak bisa lagi ditahan, tidaklah mungkin kita menjadi bangsa pemenang tanpa manusia-manusia yang berkualitas.Kesejahteraan dan kemakmuran merupakan hasil proses panjang setelah kita mampu membangun manusia yang berkualitas. Sebab kalau kesejahteraan dan kemakmuran yang menjadi tujuan utama, sementara kita alpa untuk memersiapkan kualitas manusia yang tertinggal, maka hasilnya adalah kesenjangan yang semakin lebar.Inisiator Nasional Demokrat, Surya Paloh tepat untuk mengutip perjuangan Bapak Bangsa Bung Karno yang berteriak lantang terhadap ketidakadilan dunia. Sekarang kita harus berani berteriak lantang terhadap ketidakadilan yang masih dirasakan oleh warga bangsa ini.Kehadiran berbagai spektrum politik dalam pedeklarasian Nasional Demokrat menunjukkan banyaknya warga bangsa ini yang memiliki perasaan yang sama. Oleh karena itu Nasional Demokrat tidak boleh lagi gagal untuk melakukan perubahan.Mampukah kita melakukan perubahan itu? Bapak Bangsa Afrika Selatan Nelson Mandela pernah mengatakan, apabila kita bisa menjadikan visi menjadi aksi, maka kita akan mampu mengubah dunia. Sebab, kalau sekadar misi tanpa aksi, itu hanyalah sebuah mimpi. Aksi tanpa visi, itu hanyalah membuang-buang waktu.Para deklarator Nasional Demokrat tentunya tidak hanya ingin sekadar bermimpi atau membuang-buang waktu saja. Kita percaya dengan mengusung gerakan perubahan, Nasional Demokrat ingin mengubah Indonesia menjadi negeri yang lebih baik, yang mampu memberikan keamanan dan ketenangan bagi mereka yang tinggal di dalamnya dan memberikan juga kesejahteraan.
mBok sampun Nandalem lenggah ingkang sekeco kemawon mboten sisah manekoneko. Gangsal warso mengajeng Nandalem sampun suswo - sampun nboten wonten kesempatan malih. Nuwun
Jangan pernah berhenti untuk berharap, sebab hidup adalah harapan. Saya memahami bahwa kebenaran akan menemukan jalanya sendiri walaupun itu terjal,pahit getir. TERUS BERGERAKLAH NASIONAL DEMOKRAT. SAYA BERSUMPAH MENDUKUNG DAN BERHARAP HARAPAN ITU TERUS DITUMBUHKAN.
maaf bung surya paloh rasanya sulit sekali meyakini kalau gerakan ini merupakan gerakan moral, karena yang terlihat dalam pendeklarasiannya terdiri dari orang2 partai politik yang ternyata kalah dalam pemilu lalu, jadi saya rasa gerakan ini tetap saja merupakan gerakan politik untuk kepentingan pemilu 2014 yang dibungkus dengan slogan gerakan moral.
anda ga usah counter seperti itu, ga usah sirik/iri, misal partai anda partai demokrat, lebih baik anda koreksi internal..apakah partai anda sendiri sudah bersih dari kkn?
Ormas nasional demokrat- yg kelihatan dikulit sekedar mengcounter Aburizal Bakri dan SBY- maka itu adalah pekerjaan sia2 ,karena tak terlihat kwalitas yg menerobos.tak terlihat langsung menyentuh akar urat nadi kehidupan rakyat /bangsa Indonesia yg semakin terpuruk, yg al. keadilan ,penegakan hukum -perbaikan kemelaratan.......lapangan kerja ,pendidikan ...dstnya.
mBok sampun Nandalem lenggah ingkang sekeco kemawon mboten sisah manekoneko. Gangsal warso mengajeng Nandalem sampun suswo - sampun nboten wonten kesempatan malih. Nuwun
Jangan pernah berhenti untuk berharap, sebab hidup adalah harapan. Saya memahami bahwa kebenaran akan menemukan jalanya sendiri walaupun itu terjal,pahit getir. TERUS BERGERAKLAH NASIONAL DEMOKRAT. SAYA BERSUMPAH MENDUKUNG DAN BERHARAP HARAPAN ITU TERUS DITUMBUHKAN.
maaf bung surya paloh rasanya sulit sekali meyakini kalau gerakan ini merupakan gerakan moral, karena yang terlihat dalam pendeklarasiannya terdiri dari orang2 partai politik yang ternyata kalah dalam pemilu lalu, jadi saya rasa gerakan ini tetap saja merupakan gerakan politik untuk kepentingan pemilu 2014 yang dibungkus dengan slogan gerakan moral.
anda ga usah counter seperti itu, ga usah sirik/iri, misal partai anda partai demokrat, lebih baik anda koreksi internal..apakah partai anda sendiri sudah bersih dari kkn?
Ormas nasional demokrat- yg kelihatan dikulit sekedar mengcounter Aburizal Bakri dan SBY- maka itu adalah pekerjaan sia2 ,karena tak terlihat kwalitas yg menerobos.tak terlihat langsung menyentuh akar urat nadi kehidupan rakyat /bangsa Indonesia yg semakin terpuruk, yg al. keadilan ,penegakan hukum -perbaikan kemelaratan.......lapangan kerja ,pendidikan ...dstnya.