Menuju `Investment Grade`

Selasa, 16 Maret 2010 14:48 WIB

Itulah target yang ingin kita capai dalam setahun ke depan. Peringkat atau rating yang dikeluarkan lembaga-lembaga pemeringkat dunia bisa memasukkan  Indonesia ke dalam "investment grade".

Baik Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati maupun Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wiryawan merasakan yakin bahwa target tersebut akan bisa dicapai akhir tahun ini. Itu bukan hanya karena tinggal satu tingkat lagi kita mencapai kelompok itu, tetapi memang perbaikan yang dilakukan memungkinkan kita untuk segera naik kelas.

Apa sebenarnya manfaat yang kita bisa dapatkan apabila peringkat "investment grade" bisa diraih? Dengan peringkat itu, para pengelola dana (fund managers) sah untuk datang langsung ke Indonesia dan melihat sendiri potensi apa yang ada di sini.

Sekarang ini, kalau pun mereka datang, maka itu dilakukan secara diam-diam. Mereka tidak memberitahu para pemilik modal, karena itu melanggar aturan. Kalau kemudian memilih untuk menanamkan modal, maka itu dilakukan pada investasi yang memang pasti menguntungkan dan berjangka pendek.

Kita sangat mengharapkan adanya investasi yang lebih berjangka panjang. Peran swasta menjadi sangat penting, karena kemampuan anggaran pemerintah bagi pertumbuhan pembangunan hanya sekitar 13 persen.

Kalau kita berbicara investasi swasta itu tidak hanya terbatas pengusaha dalam negeri. Dalam sistem ekonomi dunia yang terbuka, kita mengharapkan triliunan dollar dana yang tersedia di dunia, sebagian bisa masuk dan ditanamkan juga di Indonesia.

Selama ini modal yang tersedia itu lebih banyak masuk ke China. Itulah yang membuat perekonomian China bisa tumbuh luar biasa cepatnya dalam 20 tahun terakhir ini. Begitu banyaknya modal yang datang sehingga China pun tidak mampu lagi untuk menyerapnya.

Dana yang tidak bisa lagi tertampung oleh China ditangkap oleh negara-negara Indochina, seperti Vietnam. Raksasa baru yang mulai tumbuh karena arus modal dunia yang bisa mereka optimalkan adalah India.

Apakah Indonesia tidak dilihat sebagai negara tujuan investasi? Dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki dan pasarnya yang besar, Indonesia sangat potensial untuk investasi. Apalagi pengelolaan anggaran pemerintah, setidaknya sejak tahun 2003 berjalan baik. Defisit anggaran terkelola dengan baik serta rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto yang hanya 30 persen tergolong sehat.

Itulah yang membuat Indonesia bisa melewati krisis global 2008 dengan selamat. Indonesia menjadi salah satu negara bersama China dan India yang pertumbuhan ekonomi tahun lalunya masih positif.

Dengan perekonomian yang terlalu panas di negara-negara lain, Indonesia memang menjadi tempat investasi yang relatif lebih aman. Bayangkan ketika "investment grade" bisa kita dapatkan, maka para investor dan juga pengelola dana akan lebih yakin untuk masuk ke Indonesia.

Memang peringkat bukanlah satu-satunya pertimbangan bagi investor maupun pengelola dana untuk memutuskan menanamkan modalnya atau tidak. Setelah mereka masuk dan melihat sendiri kondisi Indonesia, maka kita harus bisa menunjukkan bahwa kita memang bersahabat terhadap investasi.

Untuk itu kita tidak boleh berhenti untuk memperbaiki diri. Persoalan perizinan misalnya, harus benar-benar bisa disederhanakan dan seperti itu pulalah praktiknya. Infrastruktur harus tersedia cukup agar tidak terjadi penyumbatan. Sistem perpajakan harus bisa kompetitif dibandingkan negara-negara sekitar. Arah kebijakan harus konsisten agar pelaku usaha tidak menjadi bingung ketika sudah memulai kegiatannya.

Hadirnya investasi sangat kita nantikan karena kita tidak bisa terus bertahan dengan pertumbuhan yang ditopang oleh konsumsi semata. Kita membutuhkan pertumbuhan yang bisa menyerap tenaga kerja baru dan menurunkan angka kemiskinan.

Sekarang ini banyak anggota masyarakat yang belum menikmati kemajuan pembangunan. Kesenjangan di antara masyarakat justru semakin melebar karena pertumbuhan hanya dinikmati sekelompok kecil masyarakat. Inilah yang juga kita ingin perbaiki ketika "investment grade" kelak bisa kita raih.

Bookmark and Share



KOMENTAR [4]

  • mangudel, Rabu, 4-Maret-2010

    Permasalahan yg sama dari zaman bareto/dahulu (jaman tai kotok dilebuan) sampai dengan jaman kiwari/saat ini. Salahsatunya adalah persoalan perizinan. Tidak ada itikad baik (goodwill) dari pemegang kebijakan seakan tidak peduli dan memang kenyataannya demikian "kalau bisa dipersulit kenapa harus dibuat mudah". Demikian juga dengan perpajakan //siapa yg bisa "bermain" bisa diberikan "stimulus" dlm bentuk pemotongan/penguran pajak dengan memberikan sedikitt banyak "imbalan (bisa milyaran rupiah lho....)" bagi pejabat tertentu//. Sebenarnya tidak seberapa penting arti dari "Investment Grade" yg kita dapat, namun yg lebih utama adalah angka kemiskinan kita harus turun hingga (kalau bisa sd. ke level nol). yg bisa dicapai dengan kebijakan2 pada prioritas ekonomi kerakyatan, undang2 ketenagakerjaan yg melindungi hajat hidup para buruh/tenaga kerja, pola penggajian yg proporsional (seorang manajer dapat membeli satu rumah dalam satu bulan, sementara seorang buruh untuk makan selama sebulanpun senen kemis). Demikian pun dengan penggajian para pejabat negara harus dirobah total, yg mana banyak ketimpangan dan ketidakjelasan proses penggajiannya, semisal gaji menteri "bisa juga gaji presiden" lebih kecil dibanding gaji pejabat BUMN. Namum kenyataannya pendapatan yg dibawa ke rumah bisa beratu2 kali lipat dari gaji resmi yg diperolehnya. Hal ini merupakan suatu ketimpangan dan ketidakjelasan atau keanehan yg ada di negera ini.., dan ini merupakan hal-hal yg lumrah sudah dimaklumi oleh pemerintahan dari dahulu hingga saat ini.

  • lulu, Rabu, 4-Maret-2010

    Mungkin orang2 Indonesia cuma pintar ngomong tapi tak pintar kerja !! Kita banyak ahli dalam bidangnya masing2. cuma mengelola aset alam yang terpendam !! Kenapa kita tidak bisa mengatakan ; INDONESIA adalah NEGARA PERTANIAN TERBESAR di DUNIA ....kenapa tidak?? kita punya pisang ter ENAK di dunia;yaitu pisang RAJA ! tinggal para ahli yang ekspose itu dlm bentuk buku, apa kandungan di dalam pisang raja,manfaatnya bagi tubuh manusia ,...sekarang kan lagi back to nature !! negara2 dingin;Jepang Norwegia,Denmark Canada ,Swedia tak punya buah... apa yang dilakukan menteri pertanian ?? ,menteri perdagangan ? menteri kesehatan (ada ahli gizi) menteri transmigrasi..? menteri menkokesra ? .....semua instansi dibawahnya? menteri kan orang2 pintar; punya staff ahli ,ada fasilitas, uang (uang negara/uang rakyat) untuk menglola semuanya....

  • sugi, Rabu, 4-Maret-2010

    Mestinya Indonesia yg katanya kaya raya ini tdk perlu investment, tetapi outvestment.

  • Oding S. Sulaeman, Selasa, 3-Maret-2010

    # " Mahkamah Konstitusi Harus merombak alias Uji Materi produk UNdang- Undang di Bawah Ini :" Undang-undang Nomor 27 tahun 2009 tentang MPR/DPR/DPD dan DPRD mengatur syaratnya harus dihadiri 75 persen anggota DPR. UU tersebut tidak berpihak kepada penegaak supremasi hukum dan keadilan rakyat. KAWAL TERUS UNTUK REALISASIKAN DAN GUNAKAN SECARA BIJAK UNTUK KEPENTINGAN RAKYAT MAKA HAK MENYATAKAN PENDAPAT DARI DPR-MPR, DUET SBY-BUDIONO BISA ANGKAT KAKI DARI ISTANA NEGARA . GANYANG REZIM PREDATOR !!! " SATUKAN KEKUATAN RAKYAT INDONESIA, BULATKAN KEKUATAN PERJUANGAN !!! GALANG PERSATUAN & KESATUAN DISELURUH WILAYAH DAN ELEMEN RAKYAT INDONESIA !!! LAWAN, LAWAN !!! LAWAN, REZIM PREDATOR !!! Beberapa penelusuran dan pengungkapan Skandal yang tidak jelas arah dan tujuannya mencabik-cabik hati nurani rakyat Indonesia. Beberapa Skandal yang mengakibatkan UANG RAKYAT raib di RAMPOK para PROFESIONALIS & POLITISI yang bercokol diinstitusi PEMERINTAHAN abu-abu, antara lain : 1. METROPOLIS SKANDAL PERTAMINA Rp. 700 Triliyun, 2. MEGA SKANDAL BANK CENTURY Rp. 6.7 Triliyun, 3. REKENING LIAR 15 PERWIRA POLRI 4. Dana BLBI 600 Triliyun 5. DANA ABADI UMAT KEMENTRIAN AGAMA. 6.FLAMBOYANT SKANDAL LAPINDO. Kinerja dibidang hukum, adanya upaya dan terjadi pengexlusifan hukum baik Perdata dan Pidana. Ini adalah bentuk makar terhadap UUD 1945 dan Menentang keinginan rakyat indonesia. Yang di tetapkan dalam TAP-TAP MPR sebagai acuan menjalankan roda pemerintahan. " GANYANG !!! GANYANG !!! GANYANG, REZIM PREDATOR !!! GANTUNG KORUPTOR !!! #

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *