Kearifan di Tanali
BENCANA alam seakan tiada henti mendera Indonesia. Berbagai bencana itu menimbulkan korban jiwa maupun material yang besar. Berdasarkan Asia-Pacific Disaster Report 2010 yang disusun oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk kawasan Asia dan Pasifik (ESCAP), sejak tahun 1980 sampai 2009 bencana alam Indonesia menyebabkan hampir dua ratus ribu orang meninggal dan kerugian ekonomi mencapai 22.582 miliar dollar Amerika.
Banyaknya bencana alam, baik karena ulah manusia maupun karena alam, seharusnya menjadi peringatan agar Indonesia lebih siap. Apalagi posisi Indonesia yang memang berada di daerah rawan bencana. Namun masih sedikit warga yang siap jika bencana alam datang sewaktu-waktu. Warga Desa Tanali, Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur merupakan sebagian dari warga yang telah bersiap jika bencana alam terutama banjir menerjang desa mereka.
Posisi Desa Tanali yang berada di daerah aliran sungai dan berbukit menyebabkan desa ini berada di daerah rawan bencana. Mereka pernah mengalami banjir besar pada tahun 1979. Berdasar pengalaman itu mereka berbenah, termasuk dalam menjaga alam. Sejak dulu mereka telah memiliki aturan adat dalam memanfaatkan alam. Mereka juga membangun rumah panggung untuk mengantisipasi datangnya bencana alam. Peran perempuan juga diakomodasi dalam berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kebencanaan.




makasih metro... liputanmu membuat inspirasi bagi penelitian2 mengenai karakteristik masyarakat yang sangat tanggap bencana sperti ini....
Selamat siang, saya mau bertanya, apakah bisa saya mendownload videao Kearifan di Tanali ? sebagai bahan referensi kami di komunitas untuk melakukan simulasi bencana. Terima kasih banyak salam