Thamrin: DPR Lempar Jumroh di Indonesia Saja
Metrotvnews.com, Jakarta: Sosiolog Universitas Indonesia Thamrin Amal Tamagola mencibir sikap anggota DPR yang tergabung dalam Tim Pengawas Ibadah Haji 2010. Sebab, mereka diam-diam membawa serta keluarga dan melaksanakan ibadah pada kunjungan kerjanya ke Tanah Suci.
"Lempar jumroh di Indonesia saja, wong setannya banyak di sini. Kenapa ini tidak dilemparin, dari BUMN, instansi, banyak kok iblis dan setannya," kata Thamrin dalam sebuah diskusi di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (5/11).
Menurut Thamrin, tiap tahun devisa negara digunakan untuk ibadah haji gratisan para pejabat negara. Padahal, selayaknya dana tersebut bisa digunakan untuk perbaikan sarana dan prasarana, bahkan penanggulangan bencana.
Ia pun menyarankan pemerintah membuat kebijakan agar pelaksanaan ibadah haji hanya bisa dilakukan sekali. Lebih baik kuota haji diberikan kepada umat Islam yang belum pernah berangkat ke Tanah Suci. "Atau kalau bisa bangun jalan dan sarana transportasi bisa lebih bermanfaat. Jadi, harus ada ketegasan, pejabat pemerintah dan DPR," saran Thamrin.
Thamrin berpendapat, ketidakpedulian para anggota DPR tidak bisa lagi dikatakan membandel tapi "membadak". Selain kulitnya seperti badak, hatinya juga batu. "Makanya kalau disinggung pakai hati nurani enggak mempan. Jadi, harus dengan extraordinary enforcement. Kita lempari mereka saja pakai batu krikil untuk jumroh," ucap dia.
Thamrin membeberkan, dana abadi haji dikumpulkan dengan cara menipu rakyat. Para jemaah diminta mengumpulkan uang untuk naik haji selama 2-3 tahun di bank. Sementara bunganya dimanfaatkan Kementerian Agama. Karena itu, Kementerian Agama harus diaudit.
Thamrin kembali menyoroti masalah kunjungan kerja ke luar negeri. Ia menceritakan berdasarkan pengalamannya, pejabat negara meminta dibayari kantor. Oleh sebab itu, tak heran anggota DPR bersikap itu. "Ada uang yang disisakan untuk kunjungan kerja dan naik haji anggota karena dianggap tradisi, sudah dianggarkan dan dari dulu begitu. Sekretariat negara itu harus dievaluasi karena punya kewenangan soal dana yang masuk dari luar negeri," tandas Thamrin.(Andhini)




ya tuhan kalau Engkau tdk turut campur,sulit menyelamatkan bangsa ini dr kehancuran ,budaya korupsi sdh mewabah dr hulu ke hilir..tuhan mengapa Engkau berdiam diri saja melihat ketidak adilan dinegri ini,masakan org yg melanggar laranganMu Engkau biarkan..rakyat sdh menjerit minta pertolonganMu ya Allah..
saya setuju dgn pak thamrin,,,memang kalau perlu ,tu anggota dewan yang tak berhati nurani,,,lebih baik kita aja yang lemparin mereka,,,satu lagi bunga tabungan haji dipakai untuk kementrian agama , sangat biadab sekali,,,