Wartawan Olahraga Senior Heru Suprianto Tutup Usia
Metrotvnews.com, Bogor: Wartawan olahraga senior Heru Suprantio meninggal dunia akibat serangan jantung yang dideritanya, Selasa (8/3). Heru tutup usia di kediamannya di Perumahan Limus Pratama Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.
Menurut Herry Sudewo, adik almarhum, Heru tak memperlihatkan tanda-tanda penyakit sebelum meninggal. Kakaknya itu memang tak pernah mengeluh sakit.
"Pukul 8.00 pagi dia masih mencuci mobil sebelum tiba-tiba terjatuh. Almarhum menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Sudewo, adik almarhum yang berprofesi sebagai fotografer olahraga.
Heru, pria kelahiran Bogor 19 Januari 1960 yang akrab disapa Tio itu, meninggalkan seorang istri bernama Hesi. Wakil Pemimpin Redaksi GO Sports itu juga meninggalkan dua putri, Daru Kometi Halela (25) dan Daru Firenzea (18).
Almarhum dikenal sebagai sosok yang mempunyai gaya hidup sehat. Semasa hidupnya, pria berusia 51 tahun itu tak pernah menyentuh rokok dan alkohol. Iapun dikenal sebagai pria yang rajin menjalankan salat.
"Untuk ukuran mereka yang berprofesi sebagai wartawan, almarhum termasuk sosok yang bersih dalam arti mempunyai gaya hidup yang teratur dan hidup sehat. Tidak merokok dan jarang begadang," kata Raja Pane, Ketua SIWO PWI Pusat, salah satu rekan almarhum.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Pemred GO Sports, almarhum pernah berkarir di harian Suara Karya, Harian Merdeka, Media GO dan harian Berita Buana. Event penting yang pernah diliput almarhum adalah Piala Dunia 1990 di Italia dan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.(Ant/***)




Pak Tio satu diantara sekian guru yang aku miliki di dunia ini. Dia adalah guru sewaktu di Harian Jakarta. Selamat jalan Pak Tio...
Innalillahi wa innailaihi rojiuun..
Saya adalah salah satu wartawan didikan beliau saat tergabung dalam media cetak Harian Jakarta (2004-2005). Saya bersyukur telah diizinkan oleh Allah untuk mengenal Pak Tio. Jasa beliau dalam karier, bahkan hidup saya, sangat besar. He literally changed my life dan membuat saya jatuh cinta pada dunia media.
Ya Allah, semoga Engkau melapangkan dan menerangkan jalan beliau menuju surga-Mu. Amiiin..
God Bless U Pa.....
Betul skali saya sebagai juniornya pa tio juga menganggap alm sebagai pribadi yg baik dan tak segan berbagi ilmu dengan para juniornya....