Kepala SD Gadel Dicopot Terkait Kecurangan UN
Metrotvnews.com, Surabaya: Kepala Sekolah Sukatman menyatakan pasrah dengan keputusan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang mencopotnya dari jabatan kepala sekolah SD Gadel.
Menurutnya, hukuman ini dianggap sebagai sebuah pelajaran berharga. Namun, kembali Suhatman meminta agar jangan dibesar-besarkan sebab kasusnya sudah dianggap selesai.
''Wali kota sudah mengambil tindakan, kita terima dengan lapang dada. Tidak ada masalah, semuanya diharapkan akan berjalan normal kembali,'' ujarnya, Jumat (10/6).
Reaksi serupa juga datang dari Komisi D DPRD Surabaya yang membidangi pendidikan dan kesehatan. Terusirnya Siami daru Gedel membuktikan Wali Kota Surabaya gagal memberikan rasa aman untuk warganya tinggal di Surabaya.
Seharusnya, kata Anggota Komisi D DPRD Surabaya Edhi Budi, tidak perlu terjadi pengusiran bila warganya sadar bahwa tindakan itu salah.
''Wali kota melalui aparatnya harus memberikan masukan ke warga agar jangan bertindak seperti itu,'' ujarnya.
Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menenangkan warga, jangan sampa terjadi dendam kesumat sehingga bisa menganggu keamanan orang lain. (MI/RIE)




gimana ga dibesar-besarkan, pemimpin untuk tunas bangsa malah mengajarkan untuk jadi penjahat terdidik. Copot turunkan aja jadi pesuruh sekolah.