Kepala SD Gadel Dicopot Terkait Kecurangan UN

Nasional / Jumat, 10 Juni 2011 17:06 WIB

Metrotvnews.com, Surabaya: Kepala Sekolah Sukatman menyatakan pasrah dengan keputusan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang mencopotnya dari jabatan kepala sekolah SD Gadel.

Menurutnya, hukuman ini dianggap sebagai sebuah pelajaran berharga. Namun, kembali Suhatman meminta agar jangan dibesar-besarkan sebab kasusnya sudah dianggap selesai.

''Wali kota sudah mengambil tindakan, kita terima dengan lapang dada. Tidak ada masalah, semuanya diharapkan akan berjalan normal kembali,'' ujarnya, Jumat (10/6).

Reaksi serupa juga datang dari Komisi D DPRD Surabaya yang membidangi pendidikan dan kesehatan. Terusirnya Siami daru Gedel membuktikan Wali Kota Surabaya gagal memberikan rasa aman untuk warganya tinggal di Surabaya.

Seharusnya, kata Anggota Komisi D DPRD Surabaya Edhi Budi, tidak perlu terjadi pengusiran bila warganya sadar bahwa tindakan itu salah.

''Wali kota melalui aparatnya harus memberikan masukan ke warga agar jangan bertindak seperti itu,'' ujarnya.

Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menenangkan warga, jangan sampa terjadi dendam kesumat sehingga bisa menganggu keamanan orang lain. (MI/RIE)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • sheena, Rabu, 15-Juni-2011

    gimana ga dibesar-besarkan, pemimpin untuk tunas bangsa malah mengajarkan untuk jadi penjahat terdidik. Copot turunkan aja jadi pesuruh sekolah.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *