Massa HMI Bentrok dengan Komunitas Mahasiswa UMJ

Metropolitan / Selasa, 19 Juli 2011 21:59 WIB

Metrotvnews.com, Tangerang: Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bentrok dengan Komunitas Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Jalan KH Achmad Dahlan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (19/7).

"Kedua kelompok saling serang menggunakan batu dan kayu di depan kampus UMJ," kata Kapolsek Ciputat Komisaris Alip di Tangerang.

Menurutnya, penyebab bentrok kedua kelompok tersebut karena peristiwa penyerangan Ketua Badan Koordinasi Jabodetabek Banten Rudi Ghani yang diduga dilakukan oleh pihak UMJ sehari sebelumnya. Karena tidak terima dengan penyerangan tersebut, kemudian massa dari HMI melakukan penyerangan balik dengan alasan menuntut pertanggung jawaban.

"Jadi, penyebab bentrok kedua kelompok karena pihak HMI merasa tidak senang atas penyerangan yang dilakukan pihak KM (Komunitas Mahasiswa) UMJ," katanya.

Bentrok kedua kelompok tersebut terjadi selama setengah jam. Akibat peristiwa, sejumlah mahasiswa dari kedua kelompok mengalami luka. Selain itu, sejumlah polisi yang datang untuk melerai bentrokan, sempat menjadi sasaran amuk mahasiswa. (Ant/RIE)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • mey sella, Selasa, 19-Juli-2011

    sama sama berbasis islam, tapi kenapa penyelesaian permaslahannya dg cara seperti itu,,? amat sangat disayangkan bila kaum intelektual bertindak liar.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *