Bentrok di Bangli, Satu Orang Tewas
Metrotvnews.com, Bangli: Ribuan massa antara Desa Songan dan Banjar Kawan, Kabupaten Bangli, Bali, bentrok pada Selasa (19/7) sekitar pukul 19.30 wita. Dalam insiden berdarah itu satu tewas sementara delapan luka-luka.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Bangli, Ajun Komisaris Ida I Dewa Nyoman Rai saat dikonfirmasi mengatakan identitas korban tewas belum teridentifikasi. Jenazah korban saat ini berada RSUD Bangli.
"Korban tewas masih berstatus Mr X, karena tanpa identitas. Umurnya sekitar 48-50 tahun," ujar Ida Idewa Nyoman Rai.
Sementara korban luka-luka tercatat delapan orang dirawat di RSUD Bangli. Kedelapan korban luka-luka adalah Kadek Jun,23, AA Semara Putra, 18, Komang Pangkur, Komang Nova, 19, Alit Wijaya, 25, Kadek Dede, 24, Putu Krisna, 15, Komang Sandi, 25. Semuanya asal Banjar Kawan dan sekitarnya.
Peristiwa berdarah ini menurut informasi yang dihimpun, diduga berawal dari kasus pengeroyokan puluhan siswa asal Banjar Kawan terhadap empat siswa SMK 2 Bangli asal Desa Songan SMK 2 Bangli di Desa Kayubihi. Atas kejadian itu, empat siswa yang menjadi korban penganiayaan itu melapor ke Polres Bangli.
Warga Songan yang emosi, dalam waktu yang singkat sudah berkumpul hendak menyerang Banjar Kawan. Niat ini sempat dicegah dan ditenangkan tokoh masyarakat dan juga aparat kepolisian.
Namun massa berhasil lolos menembus aparat sampai akhirnya bentrok fisik pun pecah di sekitar lingkungan Cempaga Bangli.
Situasi lapangan di sekitar kota Bangli hingga pukul 22.00 Wita berangsur terkendali walau masih terasa mencekam. "Warga sudah berhasil kita arahkan pulang ke rumah masing-masing," ujar Idewa Rai. (MI/RIE)




Turut berduka cita atas meninggalnya rasa menyama braya
semoga pikiran yang baik selalu datang dari segala penjuru.., lupa kita adalah satu, korban yang terjadi adalah luka kita bersama...berdamailah selalu dengan keadaan yang dulu kitamasyarakat bali selalu junjung kebersamaan, masyarakat yang penuh wulas asih saling asah saling asuh.., semoga kita belajar dari pengalaman...
dlm hal ini kita gak perlu saling menyalahkan lg...mari kita memulai dari diri kita sendiri dulu...karena semua bermula dari kita....sdh waktunya kita mulat sarira....ASTUNGKARE.
yang mulai bukan kita (orang songan)kita mempertahankan harga diri kita,,,perdamain itu ada sebelum ada hal seperti ini,,tapi jangan setelah adik2 adiku di lecehkan kalian minta damai,,, enak aja
baru aja kita menyambut hari raya hindu , baru saja kita saling introfeksi diri kenapa sekarang begini?