Aparat Cile Tahan 500 Mahasiswa
Metrotvnews.com, Santiago: Lebih 500 orang ditahan dan 14 lagi cedera di Cile, Kamis (5/8) waktu setempat. Mereka terlibat bentrok saat polisi menembakkan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan protes yang digelar mahasiswa.
Para mahasiswa menuntut reformasi pendidikan. Bahkan, ratusan mahasiswa menduduki sebuah stasiun televisi Cile dan memaksa para produser menyiarkan pesan-pesan mereka.
Wakil Menteri Dalam Negeri Rodrigo Ubilla membenarkan penahanan 527 orang itu. Ia juga menjelaskan ada 14 orang cedera dalam bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan.
Setelah pecah bentrok di sejumlah kota, pada sore hari, ribuan mahasiswa dan guru besar berusaha bertemu di Plaza Italia, Santiago. Mahasiswa meletakkan barikade ban yang dibakar. Aksi ini menyebabkan kemacetan lintas.
Para mahasiswa meminta pemerintah nasional mengambilalih sistem sekolah publik, tempat 90 persen dari 3,5 juta mahasiswa menuntut ilmu. Menurut mahasiswa, sistem itu tidak mendapat dana yang memadai dan sangat tidak adil.
Para mahasiswa dan para pengajar mengumumkan pemogokan nasional. Dua unjuk rasa akan digelar, Jumat (5/8) waktu setempat. Namun, kata Menteri Dalam Negeri Rodrigo Hinzpeter, pemerintah tidak memberikan izin unjuk rasa.
Protes meningkat sejak Presiden Sebastian Pinera mengumumkan pemangkasan pengeluaran dana pendidikan yang luas awal tahun ini. Chile mengalokasikan 4.4 persen dari produk kotor nasionalnya untuk sektor pendidikan, jauh di bawah tujuh persen seperti direkomendasikan UNESCO.(Ant/DOR)



