Boy Rafli: FPI Harus Konsultasi ke KPI
Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi mengingatkan Front Pembela Islam (FPI) agar berkonsultasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebelum meminta SCTV untuk tidak memutar film "?" pada lebaran nanti. Pasalnya, KPI memiliki wewenang untuk menentukan sebuah film layak diputar atau tidak.
"KPI kan yang punya otoritas itu. Seharusnya tanya ke sana dulu sebelum protes," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Boy Rofli Amar, di Jakarta, Ahad (28/8).
Menurut Boy bila FPI keberatan dengan film tersebut, itu merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang harus dihargai. "Cuma catatannya harus disampaikan secara tepat, sesuai aturan hukum dan tidak membahayakan ketertiban umum. Kalau sudah begitu polisi bisa turun. Cuma sampai sekarang belum ada laporan ke kita terkait hal ini," ujar Boy.
Boy yang mengaku belum menonton film "?" tersebut, menyerahkan kebijakan penayangannya pada KPI. "KPI-lah yang memiliki kewenangan itu. Kepada FPI tentu silahkan ajukan aspirasi, asal disampaikan secara tertib dan sesuai aturan hukum," tandasnya.(MI/****)




Ngak usah ditanggapi fpi itu isinya binatang semua
Saya si menyArankAn sAma FPI,Tolong Dong di tertib kan dulu di lingkungan pusat FPI SEndiri kAn Ada tEmpat pElACurAn yg namAyA BONGKARAN,nah itu dulu yA yAng andA berAntas ,masa Di halamAn andA SEndiri ada bayAk pElaCur yg ber keliaran!!!!!!!he,he,he,
Sbnar y tak perlu ada ribut2,klo kita smua sadar,bhw kita hidup diIndo yg mayoritas bragama Islam.. Janganlah terjbak dg memburu banda dan ktenarn,dg mngatasnmakn Budya,ato kbbsn berkreasi, janganlah jdi provokatr2 ulung,marilah kita jga keutuhn Ngri Ini..
NKRI HARGA MATI Facebook Melakukan Polling. FPI
Avatar Aangsebagai admin group .
Hasil poling tentang " Pihak SCTV membatalkan penayangan film " ?" karya seorang anak bangsa Hanung Bramantyo pada malam takbiran akibat di datangi oleh seratus preman yng berkedok agama. mereka adalah FPI. organisasi hasil karya intelejen negara yang di dukung untuk mengetahui seberapa banyak jumlah kelompok muslim radikal di NKRI INI. akibat ulah preman berkedok agama ini kebebasan press di NKRI ini hangussssssss....
POLLING diadakan :
setujukah anda jika organisasi preman berkedok agama ini dibubarkan?
adalah sebagai berikut"
Jjumlah suara keseluruhan responden sebanyak 230 suara.
1. setuju sebanyak =121 suara.
2. NKRI bukan negara berdasarkan agama.bhineka tunggal ika harus dipertahankan sebanyak 56 suara.
3. BIN juga harus dibina sebanyak=21 orang.
4. setuju karena FPI anarkis sebanyak=9 orang.
5. sangat amat setuju sekali=8 orang
6. FPI preman berkedok agama..bubarkan= 5 suara..
7. tidak setuju karena FPI melakukan amar ma`ruf nahi mungkar= 2 suara..
8. netral = 1 suara..
9. apalah artinya sebuah tayangan= 1 suara...
10. Dilema kepanjangan karena pemerintah tidak serius mengurusi negara= 1 suara...
11. biarlah lembaga peradilan yng memutuskan= 1 suara....
12. dilema karena mereka diciptaka aparat untuk menyelesaikan masalah diluar undang undang...
13. setuju sekali karena FPI tidak punya hati nurani dan sok kuasa dan merasa benar sendiri= 1 suara..
14. tidak setuju. sebaiknya ahmadiyah saja yng dibubarkan karena jelas kesesatannya =2 suara
Hasil poling menunjukan bahwa mayoritas responden di group NKRI ini SETUJU FPI dibubarkan karena FPI di anggap anarkis dan membajak nama baik agama islam... . semoga NKRI tetap jaya selalu.
http://www.facebook.com/#!/groups/171205896271366/
Lagi2 polisi kl sdh berhadapan dgn fpi pasti nyalinya ciut n lempar t.jwb kpd pihak lain lalu men-cari2 alasan yg gak msk akal...