Perahu yang Ditumpangi Rektor Unhas Terbalik

Nasional / Minggu, 11 September 2011 18:25 WIB

Metrotvnews.com, Makassar: Perahu yang ditumpangi Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar  Prof Dr Idrus A Paturusi terbalik di perairan Pulau Sanrobengi Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Ahad (11/9).

Peristiwa terjadi seusai seusai Idrus menebar bibit kepiting rajungan di Pulau Sanrobengi. Menurut Kepala Humas Unhas Dahlan Abubakar yang mengutip informasi dari wartawan kampus Identitas Rahman yang meliput kegiatan Rektor Unhas, enam penumpang perahu semuanya selamat dalam peristiwa itu.

Ia menjelaskan, insiden tersebut terjadi saat secara tiba-tiba tempat benih yang dipegang Rektor Unhas tersangkut. Beberapa orang di perahu memberi bantuan tanpa memperhatikan
keseimbangan perahu. Akibatnya, perahu oleng dan terbalik kedalaman laut yang diperkirakan berkedalaman antara lima hingga enam meter. "Semua selamat, karena pakai pelampung," katanya.

Di perahu nahas itu selain Rektor Unhas juga terdapat Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Prof Dr Andi Niartiningsih MP, Prof Dr Yushinta Fujaya, dan Prof Dr Dodi Darmawan. Perahu berkapasitas empat orang itu, saat peristiwa ditumpangi enam orang, termasuk kru Celebes TV yang kameranya rusak akibat terkena air.

Mereka dibantu oleh perahu dan speedboat yang mendampingi perahu nahas tersebut. (Ant/ARD) 



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *