Penumpang KA Tahun Ini Turun 17 Persen
Metrotvnews.com, Jakarta: Jumlah pemudik yang menggunakan kereta api mengalami penurunan hingga 17 persen dibanding tahun lalu. Penurunan itu menyebabkan pendapatan PT KA tidak maksimal.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan saat memberikan hasil evaluasi Lebaran 2011, di Jakarta, Senin (12/9).
Menurut Ignasius, penurunan jumlah penumpang terlihat dari volume angkutan Lebaran hingga H+11. Penumpang yang diangkut kereta api tahun ini sebanyak 2.555.314 penumpang. Sedangkan tahun 2010 sebanyak 3.081.532 penumpang.
"Itu karena tiga persen penurunan kelas eksekutif yang disebabkan 34 gerbong yang diperbaiki di INKA. Empat persen penurunan dari kelas bisnis karena 50 gerbong kelas bisnis digunakan untuk gerbong barang pemudik motor. Kenyataannya sampai kemarin jumlahnya hanya sekitar 2.100 unit, padahal mestinya bisa menampung kira-kira 50.000 unit selama 20 hari" kata Ignasius.
Sedangkan penurunan 10 persen disumbang dari kelas ekonomi. "Jumlah rangkaian kereta api kita tidak berkurang, hanya mulai tahun ini kita patuhi regulasi keselamatan," tambahnya.
Untuk menjamin keselamatan, lanjut Ignasius, dilakukan pembatasan jumlah penumpang di setiap kereta. Di antaranya, untuk KA kelas eksekutif sebanyak 100 persen atau 150 penumpang per kereta, kelas bisnis 125 persen atau 80 penumpang per kereta, kelas ekonomi komersial 125 persen atau 100 penumpang per kereta, dan kelas ekonomi nonkomersial 150 persen atau 150 penumpang per kereta. (MI/*)



