Oposisi Yunani Menolak Usul Koalisi PM Papandreou
Metrotvnews.com, Athena: Pemimpin oposisi utama Yunani Antonis Samaras menolak proposal Perdana Menteri George Papandreou bagi pemerintah persatuan nasional. Ia justru mengulang desakan pengunduran diri Papandreou dan pelaksanaan pemilu dengan segera.
Dalam pidato di televisi, Samaras menuduh Papandreou berencana mengikat semua orang untuk memilihnya, bukan mundur. Dalam pesan yang jelas kepada mitra Eropa, Samaras menekankan bahwa demokrasi barunya sepenuhnya menerima kesepakatan dana talangan baru Uni Eropa 26 Oktober, target untuk mengatasi utang dan sepenuhnya mendukung reformasi struktural.
Tetapi partai tidak setuju dengan kebijakan keuangan tertentu dan langkah-langkah penghematan yang telah gagal pada masa lalu dan perlu dipertimbangkan kembali.
Sebelumnya pada Sabtu Papandreou menemui Presiden Karolos Papoulias. Ia memberitahukan niatnya untuk meluncurkan tawaran untuk membentuk koalisi persatuan nasional untuk mengimplementasikan pakta Uni Eropa 26 Oktober untuk mengatasi krisis utang Yunani.
Mayoritas warga negara Yunani lebih menyukai pembentukan pemerintah persatuan nasional daripada mengadakan pemilihan umum dini. Ini berdasarkan hasil dua jajak pendapat yang disiarkan pada Sabtu di Athena.
52 persen responden dalam jajak pendapat yang dilakukan koran Yunani "Proto Thema" mendukung usulan Perdana Menteri Yunani George Papandreou, untuk menciptakan koalisi yang akan memimpin negeri itu sampai pelaksanaan kesepakatan pakta bantuan baru 26 Oktober Uni Eropa untuk beban utang Yunani.(Ant/BEY)



