Kapolda Tegur Perwira Menegah tidak Bisa Baris-berbaris

Hukum & Kriminal / Jumat, 11 November 2011 12:51 WIB

Metrotvnews.com, Semarang: Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Didiek Sutomo Triwidodo menegur puluhan perwira menengah yang baru dilantik karena tidak bisa melakukan baris-berbaris dengan benar.

"Baris-berbarisnya jelek sekali, perlu banyak latihan lagi itu," kata Kapolda usai melantik enam pejabat utama Polda Jateng dan 17 kapolres di halaman Mapolda, di Semarang, Jumat (11/11).

Kapolda mengaku kecewa dan harus memberi teguran sebagai bentuk perhatian agar diperbaiki di masa mendatang.

"Tadi anda melihat sendiri bagaimana baris-berbarisnya, jelek sekali dan tidak enak dilihat padahal hal itu merupakan `makanan` sehari-hari anggota Polri serta sebagian dari kedisiplinan," tegas Kapolda.

Kapolda juga kembali menegaskan pelarangan penempatan televisi di berbagai pos jaga agar petugas fokus melayani masyarakat.

"Pos jaga kepolisian di seluruh dunia tidak ada televisi, yang ada itu monitor kamera CCTV untuk memantau keadaan di wilayah-wilayah tertentu yang dianggap rawan tindak kejahatan," katanya.

Sementara dalam amanatnya saat melantik enam pejabat utama Polda Jateng dan 17 kapolres, Kapolda mengatakan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di lingkungan organisasi Polri yang bertujuan untuk menjaga dinamika operasional dan penyegaran proses manajerial organisasi dalam melaksanakan misi serta mencapai visi.

Dengan adanya mutasi jabatan, lanjut Kapolda, maka kontinuitas terhadap pelaksanaan program kerja yang telah dirumuskan dapat berjalan efektif dan kinerja kesatuan di bidang pembinaan maupun operasional dapat meningkat.

"Tugas dan wewenang Polri yang diamanahkan Undang-undang harus dapat dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan objektif sesuai dengan kode etik profesi serta moralitas yang tinggi," ujarnya.

Dalam upacara sertijab tersebut, Kapolda menyerahkan secara simbolis 616 unit kendaraan patroli berupa mobil yang dilengkapi peralatan canggih dan merupakan pengadaan pinjaman luar negeri terkait reformasi Polri kepada sejumlah kapolrestabes, kapolresta, dan kapolres jajaran Polda Jateng.

"Bantuan kendaraan operasional ini untuk memberikan percepatan pelayanan yang prima kepada masyarakat," ujarnya.

Terkait hal tersebut, Kapolda meminta kepada seluruh anggota Polri yang menggunakan kendaraan patroli itu untuk menggunakan secara optimal untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat.  (Ant/ICH)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *