Infrastuktur Indonesia Harus Tahan Gempa
Metrotvnews.com, Jakarta: Kondisi Indonesia yang berada dalam zona kegempaan yang tinggi, membuat infrastruktur yang ada di Indonesia harus tahan gempa.
"Negeri kita yang berada dalam zona kegempaan yang tinggi, harus belajar banyak dari Jepang yang berpengalaman terhadap manajemen bencana gempa yang terwujud dalam teknologi pembangunan gedung dan infrastruktur yang mampu bertahan dalam kondisi gempa," tutur Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak saat membuka The 6th Indonesia-Jepang Conference on Construction, di Jakarta, Selasa (22/11) kemarin.
Konferensi konstruksi itu, merupakan tindak lanjut Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEP) yang telah ditandatangani dalam pertemuan bilateral antara Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Hermanto menyatakan perjanjian tersebut bertujuan memacu kerja sama ekonomi Indonesia-Jepang, khususnya di bidang perdagangan dan investasi.
"Kerja sama ekonomi Indonesia dan Jepang sudah lama terjalin dengan baik. Hal itu terlihat dari data sekitar 1.000 perusahaan Jepang di Indonesia yang memperkerjakan sekitar 2.000 warga Indonesia," kata Hermanto.
Konferensi kali ini, akan fokus pada pembangunan gedung tinggi. Dalam pembangunan gedung tinggi, faktor tahan gempa sangat mempengaruhi desain dari bangunan-bangunan gedung tersebut.
"Diharapkan ke depan akan didapatkan perkuatan kerja sama dalam upaya mengembangkan desain bangunan gedung tinggi, khususnya untuk bangunan tahan gempa," tutur Hermanto.(MI/****)



