Guru Besar UPH: Penyebab Jembatan Runtuh bisa Ditelusuri
Metrotvnews.com, Jakarta: Guru besar manajemen konstruksi Universitas Pelita Harapan, Jakarta, Manlian Ronald Simanjuntak, mengatakan runtuhnya jembatan di Kutai Kertanegara dapat ditelusuri penyebabnya. Caranya, dengan mengevaluasi melalui uji kelayakan dan kepatutan sebelum jembatan itu dibangun. Dengan cara itu bisa ditemukan siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana pembangunan itu dilakukan.
Hal itu dikatakan Manlian Ronald Simanjuntak di Jakarta, Ahad (27/11). Jembatan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, itu runtuh kemarin sore. Jembatan itu menghubungan Kota Tenggarong dengan Kota Samarinda. Sejauh ini dilaporkan ada 20 orang hilang akibat jembatan runtuh itu.
Selama proses pencarian semalam, tim Search and Rescue (SAR) menemukan dua titik mobil yang tenggelam di dasar Sungai Mahakam. Namun sejauh ini belum diketahui apakah mobil tersebut bisa diangkat hari ini atau tidak.
Sampai hari ini, korban tewas akibat musibah itu mencapai lima orang. Empat di antaranya telah teridentifikasi. Mereka adalah Agus (25), M Firdaus (19), dan Fadlan (16), ketiganya warga Kecamatan Tenggarong. Selain itu ada seorang bayi berusia enam bulan yang diidentifikasi bernama Alisyah.(Ali Hamdan/DOR)




kok bisa hancur yah jembatanya ???
Paling nasibnya seperti jalan ancol yg ambruk. semuanya yg disalahkan alam, bencana, banjir dll.
Padahal semuanya krn anggaran yg terlalu byk sunat, biaya perawatan disunat oleh banyak pejabat tikus2, jadi perawatannya cukup dgn lem glue power tetapi menalan anggaran ratusan milyar. jadi gak heran runtuh.
inilah ciri khas pemerintahan sby semuanya ditutup21 dgn alasan budaya yg kurang baik mencari2 kesalahan, tapi yg korban rakyat bukan ibas, dan yg kaya2 para pejabat tikus yg naik mercy dgn perut bincit.