BPS: Angka Kemiskinan di Papua Turun Signifikan
Metrotvnews.com, Jayapura: Kepala Badan Pusat Statistik Propnsi Papua Djarot Soetanto mengatakan, angka kemiskinan di Papua turun signifikan lima tahun terakhir. "Memang angka kemiskinan yang dihitung dengan kebutuhan dasar turun secara signifikan, yaitu dari 40 persen tinggal 38 persen lima tahun terakhir," kata Djarot di Jayapura, Selasa (29/11).
Menurut dia, penurunan itu terkait langsung dengan intervensi pemerintah daerah melalui program Rencana Strategis Pembangunan Kampung ke kabupaten/kota yang sedikit banyak menggerakan ekonomi di pedesaan. "Yang turun angka kemiskinan dalam persen, tetapi absolutnya masih cukup besar. Walaupun pada tingkat kemiskinan mungkin masih miskin, tetapi lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.
Dia menegaskan, ada dua cara untuk mengurangi kemiskinan di Papua, yakni mengatasi keparahan kemiskinan dan mengurangi angka kemiskinan itu sendiri. "Kalau dua-duanya bisa dilakukan saya kira itu tujuan yang sangat berhasil," tandasnya.
Djarot mengatakan, yang menjadi masalah di Papua adalah parahnya kemiskinan. Akibatnya, penurunan angka kemiskinan yang sudah terjadi tidak bisa diterima masyarakat karena keparahannya masih dirasakan sebagian penduduk. Untuk itu aspek pangan maupun nonpangan harus bisa diatasi oleh pemerintah. Satu-satunya cara adalah meningkatkan pendapatan penduduk agar daya beli untuk kebutuhan dasar bisa terpenuhi. (Ant/DOR)




Turun signifikan tapi kenapa teriakan merdeka semakin keras terdengar sampai NKRI repot atasi Papua? Klu data statik pemerintah benar. Kesimpulannya adalah TIDAK ADA HUBUNGAN ANTARA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN RAKYAT PAPUA DENGAN TUNTUTAN MERDEKA! Walaupun sudah sejahtera, tuntutan merdeka tetap jalan terus............pemerintah bingung kan? KARNA BUKAN ITU AKAR MASALAHNYA, TAPI MANIPULASI HAK PENENTUAN PENDAPAT RAKYAT ATAU PEPERA. ITU AKAR MASALAHNYA. CARANYA YA REFERENDUM!
tukang becak sekeluarga penghasilannya 10 000 perak per hari.... oleh BPS sudah dikategorikan makmur..... maka dengan cepat kemiskinan menghilang dari bumi indonesia