Penerimaan Cukai di Kudus Rp 17,55 Triliun

Ekonomi - / Rabu, 14 Desember 2011 23:22 WIB

Metrotvnews.com, Kudus: Realisasi penerimaan cukai di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Kudus, Jawa Tengah, sampai 14 Desember 2011, sebesar Rp 17,55 triliun. Angka itu lebih banyak Rp150 miliar dari target.

"Awalnya target penerimaan cukai setahun Rp15,08 triliun, kemudian pada APBN Perubahan pada Oktober 2011, ditingkatkan menjadi Rp17,4 triliun. Tapi KPPBC Kudus bisa merealisasikannya, bahkan surplus," kata Kepala KPPBC Kudus Nugroho Wahyu Widodo di Kudus, Rabu (14/12).

Menurut dia, terdapat sejumlah faktor pendukung keberhasilan itu. Di antaranya, kinerja KPPBC Kudus dalam membangun kemitraan dengan segenap pengusaha barang kena cukai (BKC) dengan memberikan pelayanan prima, kemudahan, dan transparan dalam memberikan solusi.

"Dengan memberikan pelayanan prima, maka semua pihak yang berhubungan dengan kami dipastikan merasa nyaman," ujarnya.

Selain itu, kata dia, pangsa pasar rokok yang semakin meningkat juga turut mendukung tercapainya penerimaan cukai sesuai rencana selama 2011. "Demikian pula, pengawasan terhadap pelanggaran cukai yang rutin dilakukan juga turut mendukung, karena pangsa pasar rokok yang sebelumnya dimasuki rokok ilegal bisa dimasuki rokok yang legal," ujarnya.

Hingga saat ini KPPBC Kudus selalu memenuhi rencana penerimaan selama setahun dan bahkan berulang kali melebihi target penerimaan. Realisasi penerimaan cukai selama 2010, berhasil melampaui target dengan jumlah penerimaan sebesar Rp16,83 triliun atau 115,53 persen dari target sebesar Rp14,6 triliun.

Realisasi pada 2009 mencapai Rp15,1 triliun atau 109,42 persen dari target Rp13,8 triliun. Kondisi serupa juga terjadi pada penerimaan cukai 2008 yang mencapai Rp13,53 triliun atau 101,8 persen dari target Rp11,5 triliun yang berasal dari 555 perusahaan rokok.

Jumlah perusahaan rokok pada 2011 yang masih aktif berproduksi diperkirakan mencapai sekitar 200 pabrik. Dari jumlah tersebut, sebanyak lima pabrik rokok merupakan golongan satu (besar), sekitara 90 perusahaan rokok golongan dua (sedang), dan selebihnya golongan tiga atau pabrik rokok kecil.(Ant/ICH)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *