2012, Pemerintah Batasi Impor Sapi dan Dagingnya 20 Persen
Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pertanian Suswono menyebutkan akan membatasi impor sapi bakalan dan daging sapi untuk tahun depan. Ia mengatakan akan mengimpor hanya 20 persen dari kebutuhan. Hal itu dikatakan Suswono seusai mengikuti rakor pangan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (14/12).
"Jadi, kalau untuk daging itu sekitar 34 ribu ton, kemudian bakalan 280 ribu ekor yang akan diimpor. Angka ini bukan penurunan lagi tapi turun drastis, selama 1 tahun 2012, jadi kira-kira impor nanti sekitar maksimal yang boleh diimpor 20% dari kebutuhan," kata Suswono.
Penurunan drastis yang dikatakan Suswono melihat dari perbandingan tahun ini. Sampai November ini, jumlah impor sapi yang telah masuk Indonesia berjumlah 380 ribu ekor, sedangkan realisasi impor daging berjumlah 76 ribu ton. Tahun ini, kuota impor daging berjumlah 90 ribu ton, sedangkan impor sapi kuotanya sebesar 600 ribu ton.
Diterangkan Suswono, konsumsi daging ditahun 2012 diperkirakan 1,984 kilogram/kapita/tahun. Dengan hitung-hitungan itu, maka kebutuhan daging ditahun 2012 hanya 480 ribu ton saja. Suswono juga menyebutkan kebutuhan impor daging melalui sapi bakalan dan daging sapi hanya 85 ribu ton.
"Sementara berdasarkan hitungan sensus yang ada, sapi yang bisa dipotong itu bisa mencukupi 399 ribu ton, dengan demikian kekurangan daging sapi dalam negeri melalui impor sapi bakalan dan daging sapi nilainya sekitar 85 ribu ton," urai Suswono.
Peningkatan kebutuhan daging ini berasal dari perhitungan kenaikan konsumsi daging tahun depan menjadi 1,984 kilogram per kapita dari tahun ini sebesar 1,67 kilogram per kapita. (MI/*)



