Kapolri Akan Mengusut Video Pembantaian di Mesuji

Polhukam / Kamis, 15 Desember 2011 06:10 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo menjelaskan soal dugaan pembantaian massal puluhan petani oleh orang berseragam aparat di Mesuji, Lampung. Dugaan itu muncul dari video yang dibawa warga Mesuji ke Komisi III DPR.

Kapolri dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR, Rabu (14/12) malam, mengatakan, ada dua kejadian di wilayah Mesuji. Pertama di wilayah kecamatan Mesuji, Sumatra Selatan, pada 21 April 2011. Kedua di Kabupaten Mesuji, Lampung, 11 November 2011.

"Mesuji memang berada di Sumsel dan Lampung. Keduanya memang satu batas dan berdekatan," kata Timur. Timur juga mengatakan, kedua lokasi itu bisa ditempuh sekitar empat jam.

Menurut Timur, kejadian di Sumatra Selatan dipicu sengketa lahan antara warga dan perusahaan milik Malaysia, BSMI. Tujuh orang tewas dalam kejadian tersebut. Polisi telah menetapkan enam tersangka dan telah diadili.

"Yang 6 orang tersangka itu dari perusahaan ada, dari masyarakat ada. Yang dari masyarakat 1 orang," kata Timur.

Sedangkan kejadian di Mesuji, Lampung, juga dipicu sengketa lahan. Terjadi penyanderaan warga oleh kelompok warga lainnya. Polisi datang untuk mengevakuasi, namun diadang warga. Timur mengatakan, anggotanya terpaksa melepas tembakan dan untuk itu dimintai pertanggungjawaban.

"Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan. Ada satu masyarakat yang meninggal dunia. Dua anggota yang membawa senjata sudah kami periksa dan sekarang dalam proses peradilan," tambah Kapolri.

Timur mengaku belum bisa memastikan kebenaran video yang dibawa oleh warga. Polri, kata Timur, akan mempelajari dan mengusut video sampai tuntas.

"Video itu kan campur-campur. Bisa saja orang melaporkan yang begini, tapi yang ditangani polisi itu ada dua. Yaitu Kecamatan Mesuji dan Kabupaten Mesuji," jelas Timur.

Video memperlihatkan kekerasan yang dilakukan Pamswakarsa. Video memperlihatkan proses pemenggalan dua kepala pria. Seorang pria bersenjata api laras panjang dengan penutup kepala tampak memegang kepala yang terpenggal. video lain memperlihatkan kerusakan rumah penduduk.

Menurut warga, kejadian berawal dari perluasan lahan oleh perusahaan sawit asal Malaysia sejak 2003. Perusahaan itu terus menyerobot lahan warga untuk ditanami kelapa sawit dan karet. Bentrok tak bisa dihindari dan puluhan warga Lampung tewas.(IKA)



Bookmark and Share

KOMENTAR [12]

  • Denmazwardi, Jumat, 16-Desember-2011

    Pak Soekarno....
    Bung Hatta.....
    Apa jadinya indonesia qt kalo begini teruz....
    Negara ini makin bobrok saja nuraninya

  • black, Kamis, 15-Desember-2011

    Tanggung jawabmu mna woi kau SBY,mga2 semua yg ikut dlm mslh it d laknat sma yg ngasih kalian nyawa.inget woi negeri ini msh bobrok blm jg d benahi.tp d buat tmbh bobrok dg kejadian ini.

  • akune, Kamis, 15-Desember-2011

    hanya dengan selembar kertas yang ditandatangani pejabat, hak rakyat yang dimiliki puluhan tahun dirampas dengan keji, lalu rakyat dibantai dengan keji pula negeri apa pula ini, orang utan dibantai kita prihatin, sekarang manusia yang dibantai.....BIADAB.....

  • merpati, Kamis, 15-Desember-2011

    saurip kadi kelihatan banget akan membawa hal ini kearah politik. mosok apapun yg terjadi semua salah presiden. kita harus bisa melihat dengan cara yg arif.Kita sebelum komentar harus mengerti dulu permasalahannya. coba kalau ada ratusan massa datang pakai beberapa truk dengan bersenjata parang linggis dll kemudian menyerbu kelompok lain yg jumlahnya sedikit, Polisi harus berbuat apa???? apa harus diam????? kpd semua orang yg menganggap HAM sbgi barang suci (krn mereka menterjemahkan HAM dengan sudut pandang sendiri)cobalah melihat permasalahannya dengan lebih teliti.

  • "negeri para bedebah", Kamis, 15-Desember-2011

    lihatlah...negeri ini semakin tidak aman untuk warga pribumi sekalipun, aparat negeri ini lebih berpihak pada yg berduit & berkuasa, ini jenis penjajah baru, tdk bangsa lain tp berasal dr negeri sendiri yg katanya sesama anak bangsa tapi aparatnya kini memangsa rakyatnya sendiri, 1 hari rakyat akan "marah besar", tinggal menhitung hari, semua atas ketidak adilan yg semakin menjijikkan yg di pertontonkan di negeri ini!

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *