Dua Skuadron Pesawat F-16 Hibah AS Tiba 2014
Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan dua skuadron pesawat F-16 hibah dari Amerika Serikat diperkirakan tiba di Tanah Air pada 2014.
"Tapi bisa lebih cepat. Dua sampai tiga tahun bisa siap. Ini (proses hibah) sudah jalan," ujar Purnomo usai memimpin peringatan Hari Bela Negara di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Ahad (18/12).
Menhan menegaskan Indonesia memilih mendatangkan pesawat F-16 dari AS melalui proses hibah daripada membeli pesawat baru. Sebab, jika membeli pesawat baru, Indonesia hanya akan mendapat enam unit pesawat.
"Sementara dengan menerima pesawat hibah, Indonesia bisa mendatangkan 24 unit pesawat sekaligus," ujarnya.
Selain itu, Pemerintah menilai anggaran negara dapat lebih dihemat dengan menerima pesawat hibah. Purnomo mengungkapkan, dirinya sudah mengecek langsung pesawat F-16 hibah AS itu, dan bertemu dengan tim yang mengurus dan merawat pesawat-pesawat itu.
Sementara itu Kepala Staf TNI-AU Marsekal Imam Sufaat mengatakan, dari segi efektivitas dan efisiensi, upgrade ke blok 52 akan memakan biaya yang sangat tinggi. Untuk itu, pilihan yang lebih baik adalah melakukan peningkatan kemampuan F-16 blok 32.
Dari segi biaya, lanjut Kasau Marsekal Imam Sufaat, harga satu skuadron pesawat F-16 blok 52 dari pabriknya, Lockheed Martin, mencapai sekitar US$1,6 miliar. Harga enam pesawat F-16 blok 52 adalah US$720 juta.
"Padahal, anggaran yang disediakan hanya US$430 juta," kata Imam.(Ant/DSY)




Lah lumayan bekas2 ya nggak papa, sing penting buatan si paman pastine isa nggo ngejar mungsuh, pokoknye puass dan bebas dari recokannya .........
Tetaoi yaitu ra-ketang mengko yen nggo nyambut gawe ngos2 an apalagi kalau ada yang anjlok ada yang dikambing hitamkan ... Padahal burung2 besi itu dah makan korban berapa ribu orang ...... lah yang penting murah dari pada nggak punya sama sekali ... duh sedihnya bangsa dan tanah airku ......
Lah lumayan bekas2 ya nggak papa, sing penting buatan si paman pastine isa nggo ngejar mungsuh, pokoknye puass dan bebas dari recokannya .........
Tetaoi yaitu ra-ketang mengko yen nggo nyambut gawe ngos2 an apalagi kalau ada yang anjlok ada yang dikambing hitamkan ... Padahal burung2 besi itu dah makan korban berapa ribu orang ...... lah yang penting murah dari pada nggak punya sama sekali ... duh sedihnya bangsa dan tanah airku ......
Naa!!ini dia!kita bilang AS,Israel kafir,tapi barang2 mereka kita sukai,malah diberi dengan hibah.jngn gitu dong!!pesawat canggih lagi lalu dapat gratis.Syukurilah kebaikan orang!
awaaaaaaas ada udang di balik batu, biasanya org yg memberi pasti mengharapkan imbalan siapa saja, tdk terkecuali!!!!!!
lumayan dari pd lumanyun. Kalau beneran hibah tanpa pamrih,bonus karena AS membangun pangkalan militer di Australia. Dapat rezeki. Walau pesawat militer itu sudah kadaluarsa.