2012, Pertamina Targetkan Pendapatan Rp527 Triliun
Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina Persero menargetkan pendapatan usaha pada tahun depan sebesar Rp527 triliun. Jumlah ini naik 15,6 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 2011 senilai Rp456,5 triliun.
Menurut Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, di Jakarta, Senin (19/12), target ini didukung dari produksi migas tahun depan yang diperkirakan sebesar 532,7 ribu BOED. Terdiri dari produksi minyak 244 ribu BOPD dan produksi gas 1.672 MMSCFD.
"Target produksi minyak dan gas ini meningkat 14,5 persen dari realisasi 2011 sebesar 465,3 ribu BOED," kata Karen dalam konferensi pers di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Senin (19/12).
Karen menambahkan, prognosa pencapaian produksi minyak tahun ini sebesar 196,8 ribu BOPD atau 103 persen dibanding tahun lalu. Sementara produksi gas mencapai 1.555 MMSCFD atau sebesar 107 persen dibandingkan 2010. Serta pencapaian produksi panas bumi 2011 akan mencapai 2.188 GWH atau sebesar 103,5% dibandingkan 2010.
"Untuk tahun 2012, produksi panas bumi ditargetkan akan mencapai 2.364 GWH atau meningkat 8 persen dibandingkan pencapaian 2011," katanya.
Dari bisnis hilir, kata Karen, Pertamina menargetkan penjualan pelumas sebesar 596.000 kilo liter pada 2012. Nilai ini meningkat 5,4 persen dibandingkan prognosa penjualan 2011 yang mencapai 565.430 kiloliter.
Prognosa penjualan 2011 ini meningkat 13% dibandingkan angka penjualan 2010. Sebagian merupakan kontribusi peningkatan ekspor pelumas Pertamina.
"Untuk penjualan BBM Retail Non PSO di 2012 ditargetkan mencapai 1,7 juta kilo liter atau meningkat 21 persen dibandingkan prognosa penjualan 2011 sebesar 1,4 juta kiloliter," ucapnya.
Pencapaian penjualan BBM Industri & Marine 2011 sebesar 11,8 juta kilo liter atau 103 persen dibanding tahun lalu. Selain itu, BBM Aviasi juga menunjukkan peningkatan penjualan dengan prognosa pencapaian sebesar 3,38 juta kiloliter atau sebesar 109 persen dari pencapaian tahun lalu.
"Akhirnya, kami optimistis laba bersih tahun depan meningkat 32 persen menjadi Rp23,5 triliun," tuntasnya.
Pertamina optimistis mampu mencapai target 2012 mengingat prognosa pencapaian 2011 sebesar Rp20,7 triliun (unaudited) atau 116,9 persen dari target sebesar Rp17,7 triliun. (Ant/*)



