Imigran Gelap Ditarif Ribuan Dolar Amerika
Metrotvnews.com, Jakarta: Ratusan imigran gelap yang mencari suaka politik ke Australia, teryata dikenakan tarif mahal untuk ongkos penyusupan mereka ke negara tersebut. Hal itu terungkap dari pengakuan imigran yang selamat dalam musibah kapal tenggelam di Perairan Prigi, Trenggalek, Jawa Timur, 17 Desember lalu.
"Berdasarkan pengakuan imigran ilegal, mereka ditarik 4.000 hingga 6.500 dolar per orang dalam keberangkatan, termasuk konsumsi," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (23/12).
Menurut Saud, ongkos dibayar di Indonesia, yang menjadi salah satu negara transit imigran asal Timur Tengah. Dari pungutan itu, pemilik kapal dapat bayaran Rp30 juta untuk dua kali pelayaran. Pemilik kapal berinisial BS dan N serta dua awak mereka telah ditahan di Mapolda Jatim.
Selain menetapkan tersangka, polisi memeriksa sejumlah saksi dan menyerahkan empat anggota TNI ke Detasemen Polisi Militer Madiun untuk diperiksa. Keempatnya diduga bekerjasama dengan jaringan internasional yang menyelundupkan para imigran.
Kapal Motor Haccu tenggelam saat membawa imigran dari Pantai Popoh, Trenggalek, menuju salah satu pulau di Australia. Kapal diduga kelebihan muatan. Kapal berkapasitas 100 orang itu dijejali 215 imigran. Akibatnya, 92 tewas dan 61 lainnya masih dinyatakan hilang.(IKA)




pelajaran berharga bagi TKI_ kagak usah jauh -jauh di halaman belakang Indonesia juga menjanjikan rumput hijau-ngapain ke Saudi ?..?
orang yang sengsara lagi berusaha mencari kehidupan yang aman... malah diperas sampai mati.... dajal