Liga Arab Serukan Upaya Internasional Akhiri Blokade Gaza

Internasional / Rabu, 28 Desember 2011 08:49 WIB

Metrotvnews.com, Kairo: Liga Arab menyeru upaya Internasional guna mengakhiri blokade atas Jalur Gaza. Masyarakat internasional, terutama PBB dan pemimpinnya dan Kuartet Timur Tengah --yang terdiri atas Amerika Serikat, PBB, Uni Eropa dan Rusia-- harus memikul tanggung jawab untuk mencabut pengepungan tak adil atas Jalur Gaza.

"Israel masih memperketat blokade atas Jalur Gaza. Pengepungan ini bertentangan dengan norma dan hukum internasional," demikian isi pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua, Selasa (27/12).

Dalam kunjungannya ke Kairo pada Senin, pemimpin Hamas Ismail Haniyah menyeru Liga Arab agar mengaktifkan resolusinya yang sebelumnya sehingga rakyat Palestina di Jalur Gaza merasa blokade mulai hilang karena kerja sama Arab-Palestina.

Pada Juni 2006, gerilyawan Hamas dan dua kelompok yang lebih kecil, termasuk Komite Perlawanan Rakyat, menculik tentara Israel, Gilad Shalit, dalam serangan lintas-perbatasan terhadap pangkalan militer Israel.

Sejak itu, Israel telah memberlakukan blokade atas daerah kantung gerilyawan Palestina tersebut, yang direbut oleh gerakan perlawanan Islam, Hamas pada Juni 2007.

Shalit telah dibebaskan HAMAS pada Oktober tahun ini. Pelepasan itu sebagai imbalan bagi pembebasan 1.027 tahanan Palestina.(Ant/BEY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *