PPP Peringatkan Dipo Alam Tidak Umbar Ancaman
Metrotvnews.com, Jakarta: Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) DPR meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam bersikap profesional dan proporsional. Ancaman Dipo Alam kepada para menteri dianggap tidak pada tempatnya. F-PPP menegaskan bahwa penilaian terhadap kinerja menteri dan reshuffle merupakan kewenangan penuh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Pak Dipo Alam tidak perlu mengancam. Sebaiknya sesama pembantu presiden bisa berkoordinasi dengan baik, masing-masing bekerja sesuai tupoksinya,” ujar M Arwani Thomafi, Sekretaris FPPP, Jumat (30/12).
Dengan keluarnya pernyataan Dipo Alam ke publik, hal seperti ini bisa ditafsirkan bahwa tengah ada persaingan subjektif di antara menteri-menteri yang ada. Padahal, tambah Arwani, dalam konstitusi sudah jelas bahwa yang mengawasi dan berwenang penuh menilai kinerja menteri hanyalah presiden.
"Bukan kali ini saja Seskab membuat pernyataan yang mengejutkan dan cenderung kurang produktif. Daripada buat kisruh, sebaiknya fokus pada tugas masing-masing yang masih banyak harus diselesaikan," jelas Ketua DPP PPP Bidang Komunikasi itu.
Meski demikian, Arwani tidak merasa ancaman tersebut ditujukan kepada Menteri Agama Suryadharma Ali yang juga Ketua Umum DPP PPP dan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz yang diusulkan oleh PPP.
"Penilaian kami, menteri asal PPP cukup repronsif dan kinerjanya cukup bagus,” ujarnya dengan yakin.
Kemarin, Dipo Alam mengatakan bahwa kabinet tidak hanya berhenti pada Oktober lalu. Menurut dia, reshuffle tetap diperlukan. Sebab banyak menteri yang hanya mau duduk di kursi kabinet, tapi tidak mau membela SBY dari berbagai isu yang belakangan sering mencuat.(MI/DSY)




bukan ancaman......sekedar warning...agar pembantu presiden kerja yang benar untuk kepentinan rakyat dan negara...saya sangat setju sekali statmen dipoalam...jangan senang2 dengan gaji an fasilitas.tanpa peduli rakyat, jangan apa terus ngadu parpolnya dengan alasan kadernya
masaksih tugas mentri harus bela2in sby terus. emang mentri lawyer apa. rakyat tuh yg harus dibela. kredibilitas by hancur krn ulah dia sdri masak mentri yg koruptor dia pertahankn. skrg rasain. jgn by mkn nangka mentri yg lain kena getahny. mentang2 presiden jgn seenakny dong. kerjamu ngurus rakyat bkn rakyat yg hrus ngurus kamu.
Menteri kalau tidak mau membela Presiden karena punya pandangan berbeda, ya kalau masih waras, seharusnya mengundurkan diri donk! Mungkin saja menterinya benar, tapi dia ngapain nongkrong disitu terus kalau gak mau bantu atasan???
org parpol suruh jd menteri ya pecong lah,prototype org parpol itu spt mesin turbo(turunan bloon)suaranya sdh datang ,kendaraannya blum muncul2, bualannya aja yg gede tp kerjaannya sih ga ada,gmn mau maju ngoperasikan kementriannya juga ga tau,apalagi klo ada masalah dikemntriannya,bego aja dia kyk ayam kena sampar puyeng melulu,fasilitas ma gajih aja gagah pdhl dia spt si bego jd menteri,mau mensejahterakan rakyat gimana klo kebisanya hanya sbg tukang ngetik, mau tau menteri yg berkualitas ?? tuh spt DAKHLAN ISKAN itu baru menteri,ga spt org parpol klo kerja spt org bego,klo ngeruk duit jago..apalagi dr pks ,ketakutan banget u direshufle..takut alasnya ga kebagian kale..
sy kira dipo alam bicara apa adanya,menteri2 yg ga becus kerja mending minggir aja lah,kan kesepakatannya sdh jelas tercantum dlm kontrak target kinerja,bicara yg profesional aja.klo presiden minta klasifikasi mobil thn 2010 irit bbm,lari kencang,suspensi bagus,bs segala medan,ya dipenuhi dong ma parpol jgn rekomendasikan oplet si dul disuruh lari dijln renjul amburadul,sama juga rekomendasikan menteri level tukang ngetik.