Pakistan dan India Bertukar Data Nuklir
Metrotvnews.com, Islamabad: Pakistan dan India akan bertukar daftar instalasi dan fasilitas nuklir pada Ahad (1/1). Pertukaran tahunan itu berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada 1988. Saat itu kedua negara bersepakat untuk tidak menyerang fasilitas nuklir masing-masing. Perjanjian itu mulai berlaku pada Januari 1991.
Daftar tersebut akan diserahkan kepada komisi tinggi Pakistan dan India di Islamabad dan New Delhi. Pertukaran pertama terjadi pada 1 Januari 1992. Dan kali ini akan menjadi pertukaran daftar ke-21 berturut-turut antara kedua negara bertetangga. Pakistan dan India saling balas melakukan uji coba nuklir pada 1998. Kedua negara secara de facto menguasai senjata nuklir.
India melakukan uji coba nuklir pertama pada 1974. Aksi itu diikuti lebih lima uji coba berikutnya pada 1998. Pakistan melakukan enam kali uji coba nuklir pada 1998. Baik India maupun Pakistan adalah penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).
India menganggap NPT diskriminatif. Sedangkan Pakistan telah mengindikasikan tidak akan bergabung dengan perjanjian internasional itu sampai tetangganya, India melakukannya.
Pada 2004, kedua pihak melakukan proses perdamaian, yang terhenti setelah serangan teror Mumbai pada 2008. New Delhi menekan Islamabad berbuat lebih banyak untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab atas pembantaian dan menindak kelompok-kelompok anti-India.
Para pejabat senior Pakistan dan India menyimpulkan dua hari pembicaraan nuklir konvensional dan Membangun Keyakinan-Tindakan (CBMs) di Islamabad pada 27 Desember 2011. Ini adalah pertemuan pertama Kelompok Kerja Bersama CBMs nuklir dan konvensional pada lebih dari empat tahun, yang diadakan dalam "suasana ramah dan konstruktif".
Kedua pihak sepakat untuk merekomendasikan kepada Sekretaris Luar Negeri mereka untuk memperpanjang validitas Perjanjian Pengurangan Risiko dari Kecelakaan Berkaitan dengan Senjata Nuklir selama lima tahun. Kelompok-kelompok pakar kedua pihak terakhir bertemu di New Delhi pada Oktober 2007.
India dan Pakistan kembali memasuki proses dialog pada Februari 2011 setelah lebih dari dua tahun terhenti setelah serangan Mumbai pada 2008, yang diduga dilakukan oleh kelompok militan yang berbasis di Pakistan.(Ant/BEY)



