Ekspor Korsel Diprediksi Turun pada 2012
Metrotvnews.com, Seoul: Pemerintah Korea Selatan memperkirakan ekspor pada 2012 akan melemah dan surplus perdagangannya juga menurun pada tahun ini. Dampak dari melemahnya perdagangan global di tengah memburuknya situasi ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat.
Kementerian Ekonomi negara itu mencatat surplus perdagangan tahunan 33,3 miliar dolar AS pada 2011 karena total ekspor naik hampir 20 persen menjadi 557,8 miliar dolar. Tetapi, surplus itu akan turun 25 miliar dolar tahun ini karena ekspor menurun akibat melemahnya permintaan dari pasar-pasar utama. Sedangkan nilai impor akan meningkat di tengah naiknya harga minyak mentah dunia.
"Momentum tersebut untuk pertumbuhan global adalah pelemahan dikarenakan krisis fiskal global, dan itu merupakan suatu pukulan langsung terhadap harga minyak global dan juga nilai tukar valuta asing," kata kementerian tersebut.
"Perdagangan akan tumbuh lamban di tengah semakin meningkatnya ketidakpastian ekonomi global," ujarnya.
Eksportir terbesar keempat Asia itu akan tumbuh pada kisaran yang lebih lamban 6,7 persen tahun ini mencapai 595 miliar dolar. Sementara impornya akan meningkat 8,7 persen menjadi 570 miliar dolar.
Ekonomi Korea Selatan yang sangat tergantung pada ekspor itu sangat merasakan dampaknya akibat ketidakpastian penyelesaian krisis utang zona euro dan ekonomi AS yang melamban.
Pemerintah setempat bulan lalu memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi untuk 2012 menjadi 3,7 persen dari proyeksi sebelumnya 4,5 persen. Hal itu dikarenakan pelemahan permintaan global yang menekan ekspor dan juga konsumsi domestik.(Ant/BEY)




Uuh yeah, krisis ekonomi memang harus menyebar. Lalu kapan perang fisik penyatuan Korea? Supaya krisis ekonomi semakin menyebar dan dalam. Lagi pula kejahatan, ketidakadilan, dan ketidakinsyafan belum dibasmi.