Kereta Api Senja Kediri Tabrak Mobil Espass
Metrotvnews.com, Madiun: Kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api yang telah ditutup, di Desa Petung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (1/3) petang. Kereta Api (KA) Bisnis Senja Kediri jurusan Malang-Jakarta menabrak sebuah mobil Daihatsu Espass bernomor polisi AE-1878-NB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Tabrakan merusak KA bernomor lokomotif CC 20322, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan. Sedangkan kondisi mobil rusak parah dan ringsek. Pengemudi mobil, Restu Mukti, warga Desa Tawang Rejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, dan dua rekan lainnya langsung keluar dari dalam mobil sesaat sebelum mobil dihantam kereta.
Komandan Pos Nampu, Satuan Lalu Lintas Polres Madiun, Aiptu Widiatmoko, mengatakan, mobil Espass nekat melalui perlintasan kereta api yang telah ditutup oleh PT KA, tepatnya di lintasan kereta api Wilangan-Saradan KM 134. Saat mencoba melintasi rel, tiba-tiba mesin mobil mati.
"Mobil berhenti tiba-tiba di tengah perlintasan kereta. Pada saat bersamaan lewat KA Senja Kediri hingga akhirnya tabrakan tak terhindarkan. Bahkan mobil sampai terseret hingga 200 meter. Beruntung sebelum dihantam kereta, tiga orang penumpang dalam mobil berhasil melarikan diri," ujar Aiptu Widiatmoko.
PT KA sendiri telah memasang patok rel sebagai halangan agar jalan tersebut tidak dilalui oleh kendaraan. Sebagai gantinya telah ada perlintasan kereta api yang baru serta resmi lengkap dengan penjaga dan palang pintu. "Saya sendiri juga bingung, kenapa mobil tersebut nekat melalui perlintasan kereta api yang jelas-jelas telah ditutup," kata Manajer Humas PT KA daerah Operasional (Daop) VII Madiun, Sugianto.
Kini PT KA Daop VII Madiun sedang fokus menangani KA Senja Kediri yang mengalami kerusakan lokomotif. "Lokomotif mengalami kerusakan setelah menabrak mobil Espass. Saat ini kami sedang berusaha menarik kereta ke Stasiun Wilangan yang hanya berjarak kurang dari satu kilometer. Hal ini agar lalu lintas kereta api tidak terganggu," ujar Sugianto.
Menurut dia, kondisi penumpang tidak ada yang terluka. Masing-masing gerbong juga tidak mengalami anjlok ataupun kerusakan.
Rencananya, menurut Sugianto, lokomotif akan diperbaiki di Stasiun Wilangan, Nganjuk. Jika tidak dapat diperbaiki, maka lokomotif akan diganti dengan lokomotif cadangan yag telah siap di PT KA Daop VII Madiun.(Ant/BEY)



