Warga Perbatasan Matim dan Ngada Nyaris Bentrok
Metrotvnews.com, Borong: Warga di perbatasan Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada, tepatnya di Kampong Minsi Leson, Nusa Tenggara Timur, nyaris bentrok.
Warga yang menghuni perbatasan Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada tersebut melakukan aksi saling blokade, dengan cara memasang pagar pada ruas jalan yang diklaim sebagai batas wilayah masing-masing.
Pagar pembatas yang sebelumnya sempat dibongkar sejumlah warga Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (6/1) petangn, ditutup kembali oleh warga Kabupaten Ngada.
Tokoh masyarakat perbatasan Thomas Loma menjelaskan bahwa pemagaran secara sepihak oleh warga Kabupaten Ngada, sudah dilakukan lebih dari dua tahun dan mengakibatkan akses transportasi tertutup sama sekali. Hal tersebut menyulut kemarahan warga Kabupaten Manggarai Timur yang akhirnya memutuskan untuk membongkar blokade tersebut. Namun, Jumat (6/1), warga dari Kabupaten Ngada kembali memblokade perbatasan.
Kepala Desa Wae Rasan Johanes Mbontang membenarkan bahwa warga dari Kabupaten Ngada datang memasang kembali blokade yang pernah terpasang. Hal itu memicu kemarahan warga Kabupaten Manggarai Timur. Beruntung tidak ada aksi kekerasan terjadi jumad petang kemarin.
Tapal batas kedua kabupaten tetangga tersebut hingga hari ini dibiarkan berlarut-larut oleh pemerintah Provinsi NTT. Sengketa tapal batas kabupaten sebelumnya sudah berkali-kali dibicarakan pemerintah kedua kabupaten, namun terus menemui jalan buntu.
Warga Manggarai Timur berpatokan pada keputusan Gubernur Ben Mboi sementara warga Kabupaten Ngada berpatokan pada sejarah tutur tentang hak ulayat mereka. Kini warga kedua Kabupaten tersebut berharap Gubernur NTT Frans Leburaya segera turun tangan.(MI/DNI)



