Pertamina Bayar Pajak Rp50,9 Triliun

Ekonomi - / Minggu, 8 Januari 2012 11:59 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyetor pajak periode Januari-November 2011 sebesar Rp50,9 triliun. Angka tersebut meningkat 11 persen dibandingkan 2010 sebesar Rp45,8 triliun.

Juru Bicara Pertamina, M. Harun mengatakan, setoran pajak tersebut masih akan bertambah setelah memasukkan perhitungan bulan Desember 2011. "Setoran tersebut diharapkan terus bertambah seiring dengan target peningkatan kinerja dan keuntungan perusahaan," katanya di Jakarta, Ahad (8/1).

Menurut dia, setoran Rp50,9 triliun tersebut terdiri dari pajak pertambahan nilai (PPN) Rp33 triliun, pajak daerah Rp9,7 triliun, pajak penghasilan (PPh) dibayar dimuka Rp5,1 triliun, PPh potong pungut Rp2,3 triliun dan custom Rp800 miliar.

Harun juga mengatakan, setoran pajak periode Januari-November 2011 itu 2,5 kali lebih besar dari perkiraan keuntungan Pertamina 2011 Rp20,7 triliun.

Kalau dihitung selama enam tahun terakhir, setoran pajak Pertamina sudah sebesar Rp265 triliun. Perinciannya, tahun 2006 sebesar Rp36,1 triliun, 2007 Rp38,5 triliun, 2008 Rp50,7 triliun, 2009 Rp42,6 triliun, 2010 Rp45,8 triliun, dan tahun 2011 sampai November Rp50,9 triliun.

Setoran pajak itu terdiri dari pajak penghasilan (PPh) potong pungut yang meliputi PPh 21,22,23, 15, 4 (2) Final dan 26, PPh dibayar dimuka yaitu pajak yang dipotong oleh pihak lain (PPh 22 Impor dan PPh 23), PPh Pasal 25, dan PPN. Ditambah setoran custom serta pajak dan retribusi daerah.

Pada periode Januari 2006 hingga November 2011, Pertamina menyetor PPh potong pungut mencapai Rp11,7 triliun, PPh dibayar dimuka Rp33,6 triliun, PPN Rp173,8 triliun, custom Rp5,1 triliun, serta pajak dan retribusi daerah yang terdiri dari PBB, BPHTB, pajak kendaraan bermotor, bea balik nama, retribusi pemakaian air, pajak penerangan jalan, pajak reklame dan pajak daerah lainnya mencapai Rp41,5 triliun.

Sedangkan laba bersih yang dibukukan Pertamina dalam periode yang sama mencapai sekitar Rp111 triliun atau rata-rata Rp18,6 triliun per tahun. Rincian laba bersihnya adalah 2006 Rp21,2 triliun, 2007 Rp16,9 triliun, 2008 Rp19,6 triliun, 2009 Rp16,2 triliun, 2010 Rp16,8 triliun, dan 2011 Rp20,7 triliun.(Ant/BEY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • moch,ridwan,firzy, Minggu, 8-Januari-2012

    sungguh fantastis sekali pajak yang harus dikeluarkan pt pertamina(persero)
    tapi ingat jngan smpai dikorupsi lagi pajaknya..:)
    kalo bukan kita siapa lagi yang akan memajukan indonesia..

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *