Marty Natalegawa: Papua Nugini Terima Penjelasan Indonesia

Internasional / Senin, 9 Januari 2012 15:41 WIB

Metrotvnews.com Jakarta: Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan pemerintah Papua Nugini menerima penjelasan Indonesia mengenai pencegatan pesawat Sukhoi TNI-AU terhadap pesawat yang ditumpangi Wakil Perdana Menteri Papua Nugini Belden Namah pada 29 November 2011.

"Kemenlu sudah menyampaikan penjelasan kepada Perdana Menteri Papua Nugini (Peter O' Neill,red), dan beliau mengaku puas," kata Menlu usai menerima kunjungan Menlu Australia Kevin Rudd, di Jakarta, Senin (9/1).

Marty juga mengatakan, atas penjelasan tersebut pemerintah Papua Nugini menyatakan tidak mempunyai niat maupun tujuan mengusir Duta Besar Indonesia untuk PNG Andreas Sitepu seperti yang diberitakan sebelumnya.

"Kami menganggap persoalan ini sudah selesai. Mereka memahami, kalau ini hanya permasalahan teknis saja," tukas Marty.

Saat ini, lanjut Marty, hubungan kedua negara berlangsung sangat erat meski di negara itu sedang terjadi dinamika politik.

"Apa pun konstelasi (situasi,red)  politik di Papua Nugini, sama sekali tidak mempengaruhi hubungan dengan kita yang sangat erat," kara Marty lagi.

Sebelumnya, Pemerintah Papua Nugini melayang protes setelah aksi pencegatan terhadap pesawat Papua Nugini yang ditumpangi Belden Namah. Dalam siaran medianya, PM mengklarifikasi kalau pesawat Falcon itu merupakan pesawat sewa dan tidak dalam misi kenegaraan.

Sementara itu, TNI-AU berpendapat pencegatan itu dilakukan karena diketahui pesawat Falcon itu tidak mengantongi salah satu dari tiga izin terbang yang dipersyaratkan. Namun, aksi ini baru mencuat setelah Dubes Papua Nugini untuk Indonesia mendatangi Kemenlu pada Jumat, 6 Januari 2012.

Peristiwa di udara itu hanya berlangsung sekitar 37 menit. Prosedurnya pun dilakukan sesuai standar pengamanan wilayah udara Indonesia, demikian pernyataan TNI-AU.(MI/DSY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • udin, Selasa, 10-Januari-2012

    negara yg tdk punya harga diri. masa kita yg memberi penjelasan bukanny png yg harus berpikir ulang atas tindakn tni au, dan nyata itu kesalahn png. saya tdk rela tni jd dipermalukn oleh siby demi kepentingan pengecutny itu. klo saya berpikir kudeta tuh lbh baik. muak puny presiden badut sprti ini boneka amrik dan antek2ny. pesawat sewaan lg. wajar dong diperiksa. buat tni jgnlah takut utk berbuat yg terbaik utk negri ini, jgn lg kau biarkn sejengkl tanh negri diagresi lg. ini cobaan buat tni utk tdk mundur

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *