Ritual Tolak Bala Digelar di Magelang
Metrotvnews.com, Magelang: Berbagai cara dilakukan warga bantara Sungai Putih, Magelang, Jawa Tengah, buat mengusir bala, termasuk bajir lahar dingin. Salah satu caranya melakukan ritual tolak bala, seperti digelar pada Senin (9/1).
Ritual tolak bala dilakukan warga dengan memotong kepala kerbau. Kepala kerbau lalu diarak dari Kampung Gempol ke samping jembatan baru Kali Putih. Selanjutnya kepala kerbau dikubur di lokasi banjir lahar dingin.
Ritual itu sekaligus untuk memperingati satu tahun bencana banjir lahar dingin yang menerjang dan memorakporandakan Kampung Gempol, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Magelang, 9 Januari 2011.
Lewat ritual itu, warga berharap, bencana banjir lahar dingin tak lagi menubruk pemukiman di bantaran Sungai Putih.
"Dengan ritual menguburkan kepala kerbau, kami yakin banjir lahar dingin tak akan mengancam pemukiman warga di bantaran Sungai Putih. Ritual potong kepala kerbau sudah turun temurun dilakukan para leluhur untuk menolak bahaya," jelas Sucipto, sesepuh Desa Gempol.
Sebelumnya, warga juga menggelar kirab tumpengan, nasi ingkung, serta berbagai makanan hasil bumi. Kirab tumpengan dimulai dari hunian sementara, yang mereka tinggali setelah bencana banjir lahar dingin, menuju perkampungan yang diterjang banjir lahar dingin.
Ritual diakhiri dengan makan bersama seluruh warga yang mengikuti prosesi ritual tolak bala tersebut.(Suyono Sugondo/Wtr4)



