Bola Beton Dipasang, Penumpang Atap Kereta Bersih
Metrotvnews.com, Bekasi: Usaha PT Kereta Api Indonesia menertibkan penumpang di atas atap kereta mulai menunjukkan hasil. Hari ini, Rabu (18/1) pagi, penumpang yang biasa naik ke atas atap kereta di perlintasan kereta Bekasi, Jawa Barat, tidak terlihat lagi. Ini terjadi setelah PT Kereta Api memasang halangan bola beton kemarin.
Menurut pantauan Metro TV, sejak pagi pengguna jasa angkutan kereta api dari Purwakarta, Cikarang dan Tambun yang suka naik ke atap kereta tidak ada lagi. Pemasang 22 bola beton dengan berat tiga kilogram rupanya membuat para penumpang kereta di atas, biasa disebut Atapers, ketakutan.
Sejumlah pengguna jasa angkutan kereta meragukan efektivitas bola beton. Menurut Emen, pemasangan bola-bola beton hanya akan efektif beberapa bulan. Sebab, posisi bola beton kurang dekat dengan badan kereta, sehingga masih bisa diterobos oleh penumpang atap.
Selain itu, kata Emen, naik ke atap sudah menjadi kebiasaan bagi sejumlah penumpang. Pengguna jasa angkutan menyarankan menambah jumlah gerbong kereta adalah solusi terbaik mengatasi masalah tersebut.
Kepala Stasiun Kereta Api Bekasi Eman Sulaiman mengatakan, sejak pemasangan gawang bola beton jumlah penumpang di atas atap sudah tidak terlihat lagi di sejumlah kereta dari arah timur menuju Jakarta. Ia menilai, bola beton cukup efektif mengurangi dan menghilang penumpang di atas atap. Pihaknya berniat menambah pemasang bola beton di sejumlah titik di Tambun, Cikarang dan Lemah Abang. (Laode Yohanes/DOR)




Lumayan kena bola beton ! makanya disiplin . :)
lah mana bisa dituntut, orang sebelum naik ud dikasi tau jngn naik karena dipasangi bola beton, kalau ttp ngotot naik ya salah sendiri. tuntutan bisa terjadi kalau memang tidak diberi tau sebelumnya. wong kalau ngomong dipikir dulu
Bayar tiket kereta aja ga bisa, apalagi bayar pengacara. Pake mau nuntut segala
Apa bedanya dng pemasang listrik di pagar ( untuk menjaga pencuri ). PT. KAI bisa ditutut bila terjadi kecelakaan.
Jgn lupa slh itu tambah gerbong pa...biar tdk ada alasan krg gerbong