Investasi 2011 Naik 20,5 Persen

Ekonomi - / Kamis, 19 Januari 2012 14:03 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) selama 2011 mencapai Rp251,3 triliun. Jumlah itu naik 20,5 persen dibanding total investasi 2010, sebesar Rp208,5 triliun.

"Di tengah masih berlangsungnya krisis ekonomi di Eropa dan AS, realisasi investasi di Indonesia menunjukkan perkembangan sangat baik. Ini memperlihatkan perbaikan iklim dan pelayanan investasi serta langkah-langkah kebijakan yang diambil telah membuahkan hasil," kata Kepala BKPM/Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di Jakarta International Expo, Kemayoran, Kamis (19/1).

Gita menjelaskan, sepanjang 2011 realisasi PMA mencapai Rp175,3 triliun, naik 18,45 persen dibanding realisasi PMA 2010 sebesar Rp148,0 triliun. Sedangkan PMDN mencapai Rp76 triliun, tumbuh 25,61 persen dibanding realisasi PMDN 2010 sebesar Rp60,5 triliun. Secara keseluruhan total investasi sebesar Rp251,3 triliun pada 2011 melampaui target yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp240 triliun.

"Pencapaian pertumbuhan realisasi investasi 2011 ini menjadi dasar perbaikan rating Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional, Fitch Rating dan Moody`s yang menempatkan Indonesia pada posisi "investment grade," tegasnya.

Berdasarkan sektor usaha, realisasi investasi PMDN, terbesar pada industri tanaman pangan dan perkebunan senilai Rp9,4 triliun, disusul industri kertas, barang dan kertas dan percetakan (Rp9,3 triliun), listrik dan air (Rp9,1 triliun), transportsi, gudang dan telekomunikasi (Rp8,1 triliun), dan industri makanan (Rp8 triliun).

Sedangkan PMA berdasarkan sektor, terbesar adalah transportasi, gudang dan telekomunikasi (3,8 miliar dolar AS), pertambangan (3,6 miliar dolar AS), listrik, gas dan air (1,9 miliar dolar), industri logam, barang logam, mesin dan elektronik (1,8 miliar dolar AS), industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi (1,5 miliar dolar AS).

Selama tahun 2011, DKI Jakarta masih merupakan tujuan investasi PMA terbesar dengan nilai 4,8 miliar dolar AS, disusul Jawa Barat 3,8 miliar dolar AS, Banten 2,2 miliar dolar AS, Papua 1,3 miliar dolar AS, dan Jawa Timur 1,3 miliar dolar AS.

Dari sisi negara asal investor, Singapura merupakan yang tertinggi senilai 5,1 miliar dolar AS, Amerika Serikat 1,5 miliar dolar AS, Belanda 1,4 miliar dolar AS, dan Korea Selatan 1,2 miliar dolar AS. Adapun penyerapan tenaga kerja Indonesia selama 2011 mencapai 404.039 orang terdiri atas 137.217 orang bekerja pada proyek PMDN, dan 266,822 orang pada proyek PMA.(Ant/ICH)




Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • diwan, Kamis, 19-Januari-2012

    PMA banyak terdapat di sektor yang tidak bisa di daur ulang atau bahan-bahan yang tidak dapat di perbaharui dan bernilai harga tinggi apa itu tidak merugikan negara sebagai objek eksploitasi saja dan mengeruk keuntungan lebih besar dari pada negara sendiri yang hanya menghasilkan tidak sampai 50% keuntungan yang di dapat?

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *