Disomasi Ical, Ramadhan Pohan Mengaku tak akan Minta Maaf
Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menegaskan tidak akan pernah meminta maaf kepada Aburizal Bakrie. Anggota DPR itu hanya akan menggunakan pengacara pribadinya untuk menghadapi somasi Ketua Umum Partai Golkar yang diwakili 13 orang pengacara ternama di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Ramadhan Pohan di Jakarta, Sabtu (21/1). Ia mengaku kaget dengan somasi yang diterimanya, Kamis (19/1) lalu usai makan siang di gedung DPR, Senayan, Jakarta. Ramadhan menilai, Ical, panggilan Aburizal, terlalu reaktif menanggapi pernyataannya di media mengenai indikasi keterlibatan Ical dengan PT SMN Bima hasil laporan warga dan pengamatannya saat berkunjung ke sana.
Ramadhan menuduh Ical telah mengintimidasi dirinya yang duduk di parlemen sebagai wakil rakyat untuk tidak bersuara dan menyampaikan pendapat serta aspirasi rakyat dengan cara mensomasi. Ical, kata Ramadhan, seharusnya menggunakan media yang memuat pernyataannya seputar indikasi keterlibatan Ical dengan PT SMN di Bima yang beberapa waktu lalu berpolemik dengan warga hingga jatuh korban meninggal.
Kepada Metro TV, Ramadhan memperlihatkan surat somasi yang dilayangkan bos Bakrie Group itu. Somasi itu ditandatangani langsung oleh Aburizal Bakrie. Menurut Ramadhan, ia bukan koruptor atau perampas tanah rakyat, tapi hanya wakil rakyat yang bersuara dan rela serta bangga masuk penjara karena pernyataannya tersebut. (Hhilman Mattauch/DOR)




Setahu sy para polikus itu jrg yg bersih...
Sama-sama manusia perusak bangsa yang sedang saling serang..