Virus Flu Burung Kebal Obat Harus Dibuktikan
Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus meninggalnya korban suspect flu burung yakni AS (5) diduga akibat resistensi (kebal) terhadap obat oseltamivir merek dagang Tamiflu. Hipotesis itu diambil berdasarkan fakta beberapa korban positif flu burung tetap meninggal kendati telah diberikan oseltamivir sejak dini.
Menurut Dr Erlina Burhan dari Laboratorium Mikrobiologi Klinik Persahabatan, resistensi terhadap oseltamivir tersebut masih harus dibuktikan. "Soal resistensi itu mesti dibuktikan dulu secara klinis. Yang resisten itu adalah virus yang membuat diri seseorang kebal terhadap obat yang ada, bukan pada obatnya," kata Erlina, Sabtu (21/1).
Erlina menjelaskan, oseltamivir bukan obat yang dijual bebas di pasaran. Obat tersebut hanya dijual di balai-balai kesehatan milik pemerintah. "Misalnya puskesmas atau yang terutama rumah sakit rujukan," tuturnya.
Saat ini belum ada kebijakan yang cukup efektif untuk menangani masalah pengobatan terhadap pasien flu burung. Oseltamivir masih dianggap sebagai solusi terbaik untuk pasien flu burung.(MI/BEY)



